BERLATIH PERHATIAN MURNI (1)
Tidaklah ada kebahagiaan atau kedamaian tanpa perhatian murni.
Perhatian murni mengingatkan kita untuk kembali ke saat ini. Apapun
yang kita cari-cari telah ada di sini di saat ini. Jika kita
mengijinkan diri kita untuk berada di saat ini, kita memiliki
kapasitas untuk menyentuh hal-hal yang menakjubkan. Akan tetapi jika
kita tidak mengijinkan diri kita untuk berada di saat ini, kita akan
terus menerus bergumul.
Perhatian murni membantu kita untuk hidup lebih bahagia dan untuk
melihat keindahan hal-hal lebih mendalam. Ketika anda memandang bulan
purnama dengan perhatian murni, hal itu menjadi jauh lebih indah.
Ketika anda memeluk seseorang dengan perhatian murni, orang tersebut
akan menjadi lebih nyata dan manis.
Bernafas masuk, ia hidup.
Saat ini, ia ada dalam pelukanku.
Bernafas keluar, Aku sangat bahagia.
Tanpa perhatian murni, anda tidak benar-benar hidup. Berada dalam
keadaan sadar membuat apapun yang anda lakukan lebih cerah, lebih
indah. Ketika anda memandang setangkai bunga dengan perhatian murni,
bunga tersebut menunjukkan keindahannya kepada anda secara mendalam.
Berlatih perhatian murni adalah untuk menjadi bahagia dan untuk
menikmati apa yang dibawa oleh momen tersebut kepada anda, termasuk
semua hal-hal menakjubkan di dalam diri andamata anda, jantung anda,
paru-paru andadan semua hal-hal yang menakjubkan di luarsinar
matahari, manusia, burung-burung, pepohonan. Melalui perhatian murni,
anda akan menemukan bahwa anda ternyata memiliki lebih banyak sebab
untuk menjadi bahagia dari yang anda pikirkan.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/