Sharing Daily INEB Training (16)

Tgl 17 Juni 2006
Mulai dari hari ini kita akan dibimbing oleh bhikshu Taweesak dan Ms.
Anne.Jadi topiknya adalah tentang "Pendidikan formal" dan "Pendidikan Partisipatoris".Yang dimaksud pendidikan formal disini adalah pendidikan yang bersifat satu arah, hanya memindahkan pengetahuan dari otak guru ke otak murid, mendidik kita supaya jadi orang yang patuh, dan punya pola pikir pekerja.Perhatian kelas tertuju hanya pada guru saja. Guru selalu
benar, terpaku pada buku, kurikulum yang kaku, jika ada yang melanggar;
hukuman adalah jalan keluarnya.
Sedangkan pendidikan partisipatoris sangat mengutamakan informasi 2
arah, jadi mungkin saja terjadi murid yang mengajar di depan (seperti
yang terjadi pada kita). Dan kita diajak untuk berani mengungkapkan
pendapat, mengkritik guru kita (dalam cara yang membangun
tentunya),kita diajarkan untuk berani menjadi diri kita sendiri,
melihat sisi potensial dari kita, untuk mengandalkan diri sendiri. Dan
seorang guru dalam pendidikan partisipatoris ini harus memiliki pikiran
yang terbuka terhadap perbedaan pendapat / pola pikir. Sehingga seorang
guru tidak mungkin berharap di akhir kelasnya akan tercapai satu kata
setuju tentang suatu masalah.
Dia harus mampu menerima perbedaan. Dan dia juga semestinya bersikap
apa adanya, artinya jika tidak tahu yah bilang saja tidak tahu (tentu
dengan cara yang terampil). Yang terpenting adalah SETIAP (tak luput
satu pun) murid harus berani untuk tampil di depan, dan kita juga
dibimbing untuk terbiasa berpikir kreatif dan kritis terhadap segala
sesuatu; tentang diri kita sendiri (self-critize) maupun tentang orang
lain, lingkungan. Dan kita juga tidak selalu belajar dalam kelas yang
konotasinya ruangan tertutup, tapi bisa aja di ruangan terbuka, di alam
bebas. Kita belajar tidak hanya otak yang digunakan, tapi juga hati dan
tangan.Saling mendorong untuk maju, suasana yang tidak kaku, dan masih
banyak lagi.
Apa perbedaan tujuannya, metode yang dipakai, sikap dari para muridnya,
kekuatan atau kelemahan masing-masing sistem pendidikan.

Selanjutnya kita mendiskusikan bersama apa saja perbedaan yang kita
rasakan sewaktu mengajar sendiri dengan mengajar bersama partner.
Jadi kita diminta untuk memilih sendiri pasangan mengajar kita.
Nah, mulai besok kita akan mulai mengajar dengan partner kita.

Sekian dulu yah sharing buat tgl 17 Juni.
Wah, tinggal menghitung hari nih....Hehehe....

metta,
Julie
 


Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke