Kompas, Rabu, 30 Agustus 2006
Longsor di Kaki Gunung Lawu
KARANGANYAR, KOMPAS - Bencana tanah longsor melanda daerah terpencil di kaki Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sebanyak 152 warga Dusun Tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, sekitar 30 kilometer dari kota Karanganyar, hingga Selasa (29/8) terpaksa diungsikan ke tempat aman, menyusul tanah longsor yang terjadi Senin lalu di desanya itu.
Meski tidak ada korban jiwa, longsoran tanah yang berasal dari salah satu bukit bertebing seluas sekitar satu hektar setinggi 25 meter itu menyebabkan jembatan yang menghubungkan Dusun Tasin dengan Dusun Pengkok dan Dusun Pondok ambrol dan jalur transportasi terputus. Mayoritas warga yang tinggal di atas permukaan laut sekitar 1.000 meter itu adalah petani yang selama ini memasok sayur-sayuran di Karanganyar.
Ketika ditemui Kompas kemarin, sejumlah warga menuturkan peristiwa longsor itu terjadi Senin sekitar pukul 07.45 setelah sebelumnya sekitar pukul 05.30 tanah yang ditanami sayur-sayuran itu terlihat merekah. Warga mendengar suara gemuruh yang disusul longsoran tanah dari bukit meluncur ke arah jalan dan dekat permukiman.
"Begitu terdengar suara dan melihat tanah longsor, kami langsung lari menjauh dari rumah menyelamatkan diri," ujar Partini (30), yang rumahnya persis berada di samping lokasi longsor.
Partini bersama suaminya, Marno, dua putrinya, serta warga lainnya sejak Senin tinggal di lokasi pengungsian, yakni di Masjid Hidaya Dusun Tasin. Sekitar 50 warga lainnya tinggal di rumah saudara dan tetangga yang aman dari ancaman longsor.
Warga yang rumahnya di daerah longsor tidak berani mengambil risiko kembali rumahnya karena dikhawatirkan longsoran susulan masih akan terjadi. "Semalam bunyi gemuruh terdengar tiga kali," ujar Kepala Dusun Pengkok Bejo Wignyo Sunarto.
Awasi lokasi
Mengantisipasi longsoran susulan, sejumlah petugas Search and Rescue (SAR) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Karanganyar mengawasi lokasi terjadinya longsor selama 24 jam. Petugas dari Dinas Pertambangan Provinsi Jawa Tengah juga mengunjungi lokasi itu.
Dari pengamatan, longsoran tanah dari areal pertanian sekitar satu hektar, yang menutupi jalan dan merusak jembatan itu, berbentuk lumpur. Hal ini disebabkan di tempat longsoran tanah ada sumber air yang terus mengalir. Umumnya, rumah penduduk dibangun di atas tebing sehingga rawan longsor.
Menurut Bejo, bukit yang longsor itu merupakan areal pertanian yang ditanami sayuran, seperti wortel, buncis, daun bawang, bawang merah, dan pisang. Tahun 2004 tanah di lokasi itu merekah, tetapi karena tidak terjadi longsor warga tidak pindah.
Bupati Karanganyar Rina Iriani kemarin meninjau ke lokasi longsor dan meminta warga waspada serta mengantisipasi longsoran susulan. "Saya meminta warga jangan nekat menempati rumah yang rawan longsor, apalagi melewati jembatan yang ambrol," katanya.
Selain menjamin kebutuhan logistik di tempat pengungsian, Rina memerintahkan agar segera dibuat jalan alternatif di daerah selatan desa itu sehingga petani sayuran dari dua dusun yang terisolasi bisa tetap berjualan sayuran.
Kebutuhan jalan itu mendesak karena di dua dusun tersebut terdapat tiga ibu yang mengandung sembilan bulan. Sedangkan bidan desa berada di desa seberang yang jalannya terputus. (SON)


Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke