Kompas, Selasa, 05 September 2006
Pencemaran Sungai Lawa
Reaksi pertama kita mendengar pencemaran yang terjadi di Sungai Lawa, Kalimantan Timur, adalah tragedi yang menakutkan. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Sejauh yang bisa kita ikuti, pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sedang menyelidiki secara mendalam terjadinya kasus pencemaran itu. Zat kimia apa yang mencemari sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Kalimantan Timur? Dari mana pencemaran itu datang? Bagaimana peran dari perusahaan penambangan batu bara
terhadap pencemaran yang terjadi?
Fakta sementara yang kita temukan di lapangan, warna air sungai berubah dari coklat menjadi hijau. Banyak ikan di sungai ditemukan tiba-tiba mati mengambang. Banyak warga di sekitar aliran sungai pun yang mengalami diare.
Tidak mudah bagi kita untuk cepat mengambil kesimpulan atas apa yang sesungguhnya terjadi. Diperlukan penelitian yang lebih saksama untuk kita sampai kepada kesimpulan dan kemudian melakukan langkah lanjutan untuk memperbaiki keadaan. Yang pasti bisa diambil sebagai fakta adalah kadar keasaman air yang tinggi dan kadar oksigen yang menurun.
Teringat kita akan bencana menakutkan yang terjadi di China, November tahun lalu. Akibat ledakan yang terjadi pada sebuah pabrik kimia, Sungai Songhua yang terletak di Provinsi
Heilongjiang tercemar hebat sehingga tiga juta warga di Kota Harbin tidak bisa mendapatkan pasokan air bersih. Keadaan semakin pelik karena aliran sungai tersebut mengarah ke Rusia sehingga juga menyulitkan negara tetangga.
Dari peristiwa itu kita bisa memetik pelajaran betapa pentingnya kita menjaga kehati-hatian. Terutama yang berkaitan dengan bahan kimia, kita harus bekerja secara teliti dan tidak tidak boleh ada kesalahan sedikit pun.
Mengapa? Karena hal itu akan langsung membahayakan kehidupan manusia, kehidupan masyarakat. Sekali terjadi pencemaran, dampaknya bukan hanya terjadi saat itu saja, tetapi untuk jangka panjang.
Hal lain yang bisa dipetik dari pengalaman selama ini adalah mahalnya biaya untuk memperbaiki keadaan, apalagi teknologi untuk itu sering kali
tidak memadai. Karena itu, semakin pentinglah untuk mencegah jangan sampai pencemaran dan perusakan lingkungan terjadi.
Harus kita terima kenyataan bahwa kita sering kali ceroboh dan menggampangkan persoalan. Kita tidak mau bekerja lebih keras dan bahkan tidak mau mengeluarkan biaya lebih mahal meski itu dijamin bisa lebih aman. Kecenderungan kita adalah bekerja lebih mudah, biaya lebih murah, dan untung lebih banyak.
Itu bisa dirasakan dari semakin menurunnya kualitas lingkungan yang ada di sekitar kita. Semua terasa semakin buruk karena kita hanya mau memetik, tanpa mau menanam. Kita hanya mau mengambil hasil, tanpa mau bersusah payah untuk menjaga lingkungan alam.
Sampai kapan kita akan biarkan keadaan seperti ini terus terjadi? Bukankah orientasi kita dalam
melakukan bisnis, dalam melakukan pembangunan, tidak cukup hanya sekadar melakukan pembangunan itu sendiri, tapi saatnya menerapkan pembangunan berkelanjutan?
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
