Sharing Daily INEB Training (21)

Tgl 23 Juni 2006
Ya ampuunnn....tidak terasa ini adalah hari terakhir pelajaran formal kami....Dan besok training kami sudah selesai....Hiks...sediiihh..(melekat niiii)....

Hari ini sih cenderung santai karena bisa dikatakan semua materi pelajaran sudah kami bahas.

Kegiatan kami di pagi ini adalah bermain "SocioGram".
Jadi di tengah2 ruangan disediakan satu bantal. Bagi siapa saja yang merasa bahwa semua yang berada dalam training ini sudah menjadi bagian dari dirinya, dipersilakan untuk berdiri di tengah bantal tsb.
Pertama si semuanya masi malu2, setelah selang beberapa waktu, akhirnya semua bergerak secara perlahan. Ms.Anne berpura2 menjadi salah seorang wartawan CNN yang sedang bertugas meliput dan mewawancarai peserta. Ada juga teman2 yang bertugas memegang mike, lighting, dll.Hahaha.....
Tujuan dari permainan ini sudah jelas, untuk mencari tahu seberapa dekat/nyaman hubungan antara peserta, untuk me-review lagi apa saja yang sudah mereka dapatkan dari sini. Sociogram ini dapat kita gunakan dipertengahan lokakarya ketika semangat sebagai satu keluarga sedang diciptakan, atau di bagian akhir acara (seperti sekarang ini).

Acara selanjutnya adalah presentasi lagiii.....Hehehe...Masih dengan kelompok bertiga ini...
Kalau kemarin kami mempresentasikan secara keseluruhan lokakarya yang kami rancang, maka hari ini kami diminta untuk memilih salah satu bagian dari lokakarya tsb yang paling penting (klimaks) untuk dipresentasikan selama 45 menit. Jadi kami akan membagi tugas2 pada masing2 anggota. Pada kelompok saya Pee Naam menjadi main facilitator, saya co-facilitator, dan Ven Vutha sebagai nara sumber yang menjelaskan bagaimana Dhamma bisa membantu kita mengolah kekerasan yang saat ini terjadi.

Point yang ingin kami bawakan pada hari ini adalah tentang betapa berbahayanya lobha (keserakahan), dosa (kebencian/rasa tidak suka), dan moha (pengertian yg salah).
Jadi dimulai dari Pee Naam yang menceritakan tentang suatu proyek yang diadakan oleh suatu kelompok penelitian dari Amerika (not Buddhist).Mereka sedang berusaha meneliti bagaimana perasaan benci itu muncul. Intinya adalah karena berawal dari pemahaman yg salah tentang arti dari teman, akhirnya mereka saling memusuhi.Secara tidak sadar (mereka ga notice) timbul perasaan bahwa "kamu hanya milikku". Jadi ketika teman tsb mulai dekat dengan teman yg lain, ada satu orang yang mulai merasa cemburu. Dan hal ini terus berlanjut sampai pada perlombaan basket, dan mereka saling mencaci, kemudian berlanjut lagi pada sesi makan malam yang diwarnai dengan kecurigaan atas makanan yang sudah hancur berserakan. Mereka saling menuduh...
Jika bro&sis tertarik dengan cerita tentang penelitian ini,mungkin akan saya buat dalam satu judul lagi, karena ceritanya cukup panjang dan sedikit berbelit-belit....

Sebenarnya penelitian ini tidak dibuat untuk kepentingan Buddhis, yang mengadakan penelitian juga bukanlah Buddhis. Namun hal ini membuktikan bahwa Dhamma itu universal. Seperti dalam kasus ini, kita bahkan bisa menemukan adanya lobha, dosa, dan moha. Jelas sekali terlihat.

Dan sesi malam seperti biasa, apapun yang terjadi, chanting dan meditasi tetap kami lakukan.
Sekian dulu yah untuk sharing hari ini.
=====================================================================
Tgl 24 Juni 2006
Waduuu...bener deh...sedih banget rasanya...Ini adalah hari terakhir kami bersama, hari terakhir kami tinggal di Wongsanit Ashram.

Memang ini adalah hari terakhir, tapi yang namanya report tetep berjalan kaya biasa. Bro Hendra "Momink" Lim dan Venerable Thoun yang bertugas untuk memberikan report pada hari ini.Reportnya harus mencakup semua materi yang pernah kita pelajari selama 6 minggu disini. Dan mereka melakukannya dengan baik sekali. Kalau dipikir-pikir, teman2 yang kebagian untuk membawakan report dihari-hari setelah kita mendapatkan materi fasilitator lebih enak, karena mereka diminta untuk menggunakan trik :"open question", jadi peserta yang dijadikan sebagai nara sumber. So ga kaya kita di beberapa minggu pertama, yang keseluruhan report itu berasal dari kita sendiri. Mmmm.....but after all, gapapa si...semuanya juga memberikan kita pengalaman koq....Tinggal bagaimana kita yang menjalankan aja....

Sekarang gilirannya Ms.Anne dan Bhikshu Taweesak yang menjadi fasilitator di kelas.Hehehe..Setelah sekian lama kami yang bertugas sebagai fasilitator...Ms.Anne dan Bhikshu Taweesak telah membuat suatu ringkasan di paper (yang gede). Disitu tertulis semua kegiatan kita mulai dari hari pertama sampai hari terakhir. Tak luput juga semua permainan yang pernah kita mainkan. Lengkap deh...
Melihat ini, saya jadi mikir, ternyata mereka sebagai penyelenggara itu tugasnya ampuuunnnn....bejibun....Mulai dari pagi hari mesti membimbing peserta untuk mengerti bahan, mengundang para pembicara dari luar, mengadakan koneksi dengan beberapa desa untuk melakukan exposure visit, mengatur sewa kendaraan, belum lagi ada tour ke Ancient City, menyiapkan makanan, kemudian memberikan evaluasi saat teaching, trus membimbing meditasi, menyiapkan bahan....Belum lagi jika ada beberapa peserta yang nakal,mereka juga sangat menekankan kesopanan kita saat melakukan exposure visit. Salah satu yang sangat dikuatirkan saat kami mengunjungi Ratchatani Asoke, masalahnya mereka sangat ketat dalam hal SILA. Jadi jika kita bertingkah tidak sesuai dengan SILA,untuk waktu yang akan datang mereka tidak akan mengijinkan lagi adanya kunjungan kesana.
Fiuuhhh....Menjadi profesional itu memang membutuhkan waktu...Tidak bisa dikarbit..(seperti yang sering dikatakan ko Jimmy).

Setelah mengulas sedikit tentang hari2 lalu, kami diminta untuk melukis bunga dengan beberapa kelopak, yang didalamnya kami tuliskan pelajaran apa aja yang sudah kami dapatkan, saran untuk training yang akan datang.

Sesi selanjutnya adalah "I give my heart to you..." Hahaha....Jadi kami diminta untuk memilih satu gambar hati, cukup gede, ada 3 warna (klo ga salah). Jadi hati kami ini akan kami gilirkan pada teman2 untuk dituliskan apa saja yang berkesan darinya. Wah....walau pun mungkin terlihat sepele, tapi cukup berbekas loh....Saya aja masih menyimpannya sekarang, masih terjaga dengan baik sekali...Hehehe....
Walaupun Ms. Anne sudah ngomong berkali-kali bahwa waktunya sudah habis, tidak ada yang mendengarnya. Kemudian dia membunyikan "mui", tetap tidak ada yang beranjak dari ruangan kelas. Semua masih sibuk menulis.Hahaa.....Dan Ms.Anne hanya bisa senyum maklum, dan menggeleng2 (padahal Ms.Anne itu galak loh...).

Akhirnya kelas bubar juga, ketika terdengar lonceng makan siang.Hahaha....benar2 memalukan..ternyata tak hanya di Indonesia, tapi di seluruh negara, urusan makan adalah nomer satu....
Akibat molor waktu nulis kesan pesan, waktu makan kami singkat sekali.....Belum lagi mesti beres2...

Siang ini ada satu teman kami dari Tibet (mewakili China) yang langsung pulang, jadi dia diturunkan di tengah jalan (ada temannya yang menjemput). Sekitar jam 14.00 van kami mulai berangkat meninggalkan Wongsanit Ashram untuk pulang ke Charoen Nakorn, Bangkok. Tempat pertama kami datang menginap....

Inilah seri akhir dari sharing saya mengenai INEB Training..
Terimakasih kepada Bhante Dharmavimala dan Dr. Krishnanda Wijayamukti yang telah memberikan ijin pada saya untuk mengikuti training.
Dan thanks banget untuk ko Jimmy Lominto, yang telah merekomendasikan saya untuk ikut. Dari sini sangat banyak sekali yang kami dapatkan. Saya juga sudah sharing banyak dengan ko Jimmy, tapi tetap rasanya ga cukup mewakili....Hehee.....

Satu hal yang ingin saya tegaskan lagi, bahwa keinginan untuk memajukan Buddhis di Indonesia ini pasti bisa kita wujudkan. Mari buka diri kita, tingkatkan semangat, mari kita belajar, berlatih dan berbagi hidup berkesadaran bersama..Mari kita bergandengan tangan untuk saling mendorong, memberikan support, untuk memfasilitasi terjadinya transformasi diri, transformasi sosial, pelestarian lingkungan hidup.

Dan tentu saja, pada semua bro&sis, yang sudah dari awal menyediakan waktunya untuk membaca sharing saya, terimakasih sekali..Bahagia bisa berbagi dengan kalian semua....Jika mungkin ada kata2 yang meyinggung perasaan kalian, saya mohon maaf yah...:)

Oke, see you on next sharing guys....
Thanks all....

metta,
Julie



Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke