Tambahan dari milis Samaggiphala.

Semoga bisa menambah wawasan...

Metta,



Note: forwarded message attached.

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
--- Begin Message ---

Memfollow up posting tentang Osho, maka saya rasa relevan untuk
mempostingkan ulang artikel yang menjelaskan tentang
karakteristik/definisi sebuah cult. Saya merasa bahwa hal ini sangat
penting untuk diketahui oleh khalayak kita terutama dari generasi muda
agar mereka berhati-hati untuk bergabung dalam suatu kelompok
spiritual tertentu yang bisa saja menghancurkan kehidupan masa muda
mereka, disamping memberikan trauma-trauma berkepanjangan pada masa2
usia lanjutnya. Oleh karena itu, mohon bantunannya untuk menyebarkan
informasi ini untuk membantu memberi penerangan / pendidikan kepada
masyarakat kita (indonesia) yang rupa-rupanya masih belum bisa
membedakan antara cult dan agama.

Salam.

-------------------------

Fenomena "Cult"

"Orang-orang yang mengikuti cult adalah orang normal. Mereka pada
umumnya cerdas, berpikiran terbuka dan jujur. Mereka bersedia untuk
berkorban untuk manfaat yang lebih besar dari suatu grup. Mereka
tertarik pada pengembangan diri dan perbaikan dunia. Orang-orang
terbaik, biasanya, menjadi target dari cult ini. Kekurangan mereka
menyebabkan mereka sangat dibutuhkan sebagai anggota cult.
Dr J W West, Professor of Psychiatry, University of California
Definisi "Cult"

The Concise Oxford Dictionary mendefinisikan cult sebagai : "suatu
system pemujaan religius; devosi /penyembahan, penghormatan kepada
seseorang atau sesuatu". Menurut C.T Russel : A religion or religious
sect generally considered to be extremist or false, with its followers
often living in an unconventional manner under the guidance of an
authoritarian, charismatic leader.

Sekarang, didalam benak masyarakat, kata-kata "cult" adalah cenderung
lebih diasosiasikan sebagai kegiatan cuci-otak (brain-washing),
manipulasi kepada para pengikutnya, skandal public dari para pemimpin
cult, pemerasan dan pembunuhan masal; daripada sebuah kegiatan
penyembahan religius.

Salah satu kesulitan mendefiniskan sebuah ajaran sebagai cult, karena
organisasi mereka berada pada kondisi yang mengalami tahapan
perkembangan. Sebuah cult religius biasanya pada tahap awal,
pertengahan dan akhir dari sebuah evolusi perkembangan organisasinya.
Pada awalnya, cult terdiri dari sedikit kelompok orang yang
memfokuskan diri mereka di sekeliling seorang pemimpin religius dimana
memiliki kharisma tertentu yang menyebabkan mereka tertarik. Pada
akhirnya, hal itu dapat menjadi bersifat manipulatif, eksploitatif dan
bahkan menjadi organisasi multi-nasional. Apa yang biasa orang
perbincangkan sebagai sebuah "cult" biasanya adalah NRG (New Religius
Group) yang mana biasanya berawal dalam bentuk perguruan, kelompok
doa, atau unit2 kecil lainnya yang memiliki karakteristik hubungan
kekeluargaan. NRG dapat berupa sebuah organisasi yang memiliki tahap
pertengahan-akhir dari evolusinya.

Ada sekitar 40 macam karakteristik dari sebuah cult. Meskipun
demikian, untuk mengidentifikasikan sebuah cult yang berevolusi
menjadi cult yg berbahaya, seseorang cukup menilai / mendiagnosisnya
dilihat dari lifestyle pemimpinnya dan sikap para member terhadap
pemimpin tersebut.

Biasanya, ketika NRG telah berevolusi pada tahap pertengahan-akhir,
pemimpinnya akan bersikap otoriter, mengumumkan dirinya sebagai
titisan Allah / Buddha /Dewa, mengaku punya hubungan khusus dengan
Allah/Buddha/Dewa dan dipercayai demikian oleh para pengikutnya.
Mengikuti / mempercayai pimpinan diyakini sebagai salah satu jalan
pencerahan / keselamatan. Para pemimpin hidup dalam kemewahan dari
hasil pembiayaan murid2nya, melepaskan dirinya dari tubuh organisasi
secara eksklusif. Pemimpin adalah tak terjangkau terkecuali oleh
segelintir anggota `elite'.

Pemimpin akan membuat nubuatan tentang kejadian2 dikemudian hari
dimana grup tsb bersiap-siap utk menghadapi. Para pengikut tunduk tak
bersyarat kepadanya dan memperlakukannya sebagai orang suci, titisan
Dewa, santo/santa, Buddha Hidup, dll.

Setiap cult memiliki paling tidak 5 karakteristik dibawah ini"
1. Memiliki penyimpangan / deviasi dengan doktrin ajaran agama yang
ortodoks (host)-nya.

2. Menggunakan taktik psikologis (iming-iming kesaktian, bujukan,
janji-janji, tekanan, intimidasi, sumpah, ancaman, menakut-nakuti,
emotional abuse, dsb) untuk merekrut anggota, mengindoktrinasi, untuk
mempertahankan kesetiaan dan untuk mengendalikan anggotanya.

3. Membentuk sebuah kelompok kemasyarakatan yang elit / eksklusif/
khusus (contoh: kelompoknya adalah orang2 terpilih; sumpah2 tertentu,
segregasi kelas keelitan tertentu, gelar2 spiritual, kemampuan
supranatural tertentu; dsb) yang bersifat totaliter (dikontrol oleh
otoritas dengan power yg absolute; menolak system distribusi kekuasaan
dan kontrol; tunduk pada semua aspek kehidupan secara tak bersyarat
kepada otoritas pemimpin).

4. Menunjuk dirinya sendiri sebagai Pemimpin / pendiri
(self-appointed), bersifat dogmatic, messianic, pernyataan2nya tak
dapat dipertanggungjawabkan secara riil (unaccountable), dan memiliki
kharisma. Kecenderungan narcissistic pada pemimpin dan kelompok elitenya.

5. Mempercayai 'the end justifies the means' (menghalalkan cara) untuk
mendapatkan dana, merekrut orang2, menginfiltrasi dan merusak nama
baik musuh-musuhnya.

6. Kekayaan dan assetnya (tangible dan intangible) tidak memberi
manfaat kepada masyarakat secara luas (hanya terbatas pada kelompoknya).

7. Grup memiliki pandangan elitist tentang dirinya dan dalam
hubungannya dengan pihak lain : merekalah yang paling benar, setiap
orang lainnya adalah salah; hanya merekalah yang melakukan kehendak
Tuhan/Dewa/Nabi secara benar.

8. Mengekang hak personal dan kebebasan individu anggotanya. Abuse ini
dapat dilakukan secara theologis, sosiologis, psikologis maupun spiritual.

9. There will be great emphasis on loyalty to the group and its
teachings. The lives of members will be totally absorbed into the
group's activities. They will have little or no time to think for
themselves because of physical and emotional exhaustion. This is also
a vital part of the mind control process.

10. Setiap keraguan atau pertanyaan kritis tentang ajaran grup akan
mendapatkan tentangan, ejekan, atau tidak dilayani. Kritik dianggap
pengkhianatan. Penekanan2 pada otoritas , kepatuhan tak bersyarat,
tunduk.

11. Usaha untuk meninggalkan atau mengungkapkan fakta memalukan
tentang kelompok akan berhadapan dengan ancaman. Beberapa bahkan
mengambil sumpah kesetiaan untuk menjaminkan hidupnya dan merasa
terancam dengan hal itu. Orang yang mengungsi dari grup biasanya
menghadapi konfrontasi, pelecehan, pengucilan ataupun cara-cara
penekanan lainnya.

12. "US VERSUS THEM" MENTALITY - Isolation from the community in
general. Anyone and everything outside the group is seen as "of the
devil" or "unenlightened" etc.

"Kultus Individu dalam suatu sekte agama"
a. Memiliki unsur yang berbeda / menyimpang / tambahan dari ajaran
Ortodoks.

b. "...adalah sekelompok orang..." Hanya satu orang saja yang
berpandangan menyimpang tidak dapat disebut cult. Itu disebut
`heretic' (sesat).

c. Beberapa cult jumlah anggotanya hanya kecil saja, dan sebagian lagi
memiliki anggota yang jutaan dan tersebar di seluruh dunia.

d. "...mengklaim sebagai Tuhan atau Penyambung Lidah..." Adalah
penting untuk membedakan sebuah cult dan agama:

i. Sebuah aliran terkualifikasi sebagai cult dari suatu agama karena
mengaku sebagai aliran suatu aliran agama atau menggunakan icon2 /
istilah2/ simbol2 agama tertentu.

ii. Tidak memiliki otorisasi maupun kualifikasi otentik dari institusi
mainstream ataupun tidak memiliki aliran yang absah.

e. "....memiliki suatu system doktrin tertentu yang khas..." (misal:
tentang titisan Dewa tertentu atau titisan sang Penyelamat yg dikirim
kedunia, menyatakan sebagai aliran spesial, paling asli / tersembunyi,
ilmu2 khusus, pengujian oleh Tuhan,. dsb)

f. "...diajarkan / diturunkan oleh pemimpin "khusus", untuk suatu
peristiwa /misi "khusus",..."

g. "...menolak (secara eksplisit maupun implicit) suatu doktrin
sentral tertentu.

h. "...memiliki kitab suci sendiri yang "khusus"..." (yang tidak
diakui oleh mainstream agama tertentu yg diakuinya).

i. "…memiliki posisi istimewa dalam sejarah yang berbeda dengan
mainstream..."…tanpa suatu referensi / dukungan bukti2 faktuil…

j. "…pewarisan tahkta berdasarkan like or dislike, inner circle,
nepotisme dll yang dibungkus oleh revelasi2 khusus……."

k. "….memiliki sistem tertutup dan ambigu, sensitif terhadap
kritik2/masukan/ ide2 segar dari luar, monopoli, rekayasa anggota
(ancaman, adu domba, pengucilan, iming2 , perlakuan istimewa,
pujian-pujian narcissist, dsb)…"

l. "….tata cara khusus, kode etik khusus, aturan khusus..."


--- End Message ---

Kirim email ke