KEMARAHAN ADALAH TAMU YANG TAK DIUNDANG (2)
Ketika kemarahan muncul, bernafaslah masuk dan keluar serta berkata,
"Halo kemarahanku. Bernafas masuk, aku sadar kemarahan itu hadir.
Bernafas keluar, aku berusaha untuk tersenyum." Ketika anda sedang
marah, ratusan otot-otot menjadi tegang, anda terlihat seperti bom,
siap untuk meledak. Akan tetapi jika anda mengetahui bagaimana untuk
bernafas masuk dan keluar serta tersenyum, meskipun itu bukanlah
senyum suka cita, meskipun itu hanyalah senyum mulut-yoga, ia
membawakan ketenangan.
Ini adalah latihan yang sangat penting, karena ketika kita sedang
marah kita memiliki kecenderungan untuk memperhatikan hanya kepada
orang yang kita pikir merupakan sumber kemarahan kita. Akan tetapi
kenyataannya sumber dari kemarahan kita ada di sini di dalam pikiran
kita, di dalam cara kita berpikir.
Kemarahan seperti sebuah benih. Anda memiliki benih kemarahan yang
telah tertanam di dalam diri anda, oleh orangtua anda, seorang
sahabat, atau bisa pula diri anda sendiri, dan anda telah menyiraminya
setiap hari. Setiap kali anda menjadi marah, benih tersebut tumbuh
menjadi lebih kuat.
Bagian di dalam diri kita dimana kemarahan ini menetap disebut "gudang
kesadaran" kita. Gudang kesadaran adalah seperti ruangan bawah tanah
dari sebuah rumah. Di dalam ruang bawah tanah tersebut terdapat banyak
benih-benih; anda dapat membayangkan mereka sebagai tamu. Dari saat ke
saat anda mengundang tamu-tamu ini ke dalam ruang keluarga. Sebagai
contoh, ketika anda ingin bernyanyi, anda mengundang benih-benih lagu
untuk muncul sebagai tamu dari gudang kesadaran anda. Kadangkala, biar
bagaimanapun, tamu-tamu tidak diundang memasuki ruang keluarga anda,
tamu-tamu yang membuka pintu begitu saja dan masuk sendiri.
Sangatlah tidak menyenangkan untuk mendapatkan kemarahan anda muncul
sebagai tamu tidak diundang. Hal itu dapat menjadi sangat tidak
menyenangkan sehingga anda mungkin ingin menekan kemarahan anda. Anda
mungkin memberitahu pikiran-pikiran marah anda, "Diamlah di dalam
sana, jangan datang ke atas sini, Aku tidak menginginkanmu." Secara
sadar atau tidak, anda memutuskan bahwa anda tidak ingin
pikiran-pikiran marah anda datang memasuki ruang keluarga dan membuat
anda tidak bahagia, jadi anda menekan mereka dalam-dalam. Mereka
mungkin akan tetap tertekan untuk beberapa waktu, akan tetapi mereka
akan mencoba untuk muncul ketika anda tidak berada dalam penuh
kesadaran. Mereka dapat menjadi sangat licik dan muncul kembali dengan
menyamar sehingga anda tidak dapat mengenali mereka.
Ketika anda sedang marah, hal itu mempengaruhi pola pikiran anda. Jika
anda tidak mengetahui bagaimana mengendalikan kemarahan anda, ia akan
tumbuh dan menguasai keseluruhan pola pikir. Sekali anda marah, anda
tidak lagi tertarik dalam hal-hal indah yang berlimpah, menyegarkan di
dunia; anda hanya tertarik untuk fokus pada orang yang telah membuat
anda tidak bahagia. Semakin anda melanjutkan berpikir tentang orang
yang telah membuat anda marah, semakin marahlah anda—anda berada dalam
pengaruh, membangkitkan kemarahan anda. Inilah yang kita lakukan
setiap hari.
Diterjemahkan oleh : Dayapala Steven
Diedit oleh : Bhante Dharmavimala
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/