Samudra Samsara
Renungkanlah kerugian-kerugian situasi kita saat ini, berhentilah berbuat hal-hal yang terus menjerumuskan kita sehingga tenggelam dalam siklus berulang-ulang ini, kita perlu dan harus merenungkan kerugian-kerugian samsara, lantas ada apa dengan tindakan buruk kita yang telah dilandasi oleh kekotoran batin?
Apabila samudera penderitaan ini tiada akhirnya,
lantas, mengapa engkau sang naif tidak takut tenggelam didalamnya?
(400 Stanza, 151; Aryadeva)
Apakah kita perlu membangkitkan rasa takut terhadap samsara (samudra penderitaan)? Samudra ini bukanlah samudra biasa, ini adalah samudra yang tak mampu kita ukur kedalamannya, lantas apakah samsara itu? Jika berbicara samsara, kita tidak membicarakan dunia sekeliling kita, kita tidak bicara bumi, alam, dan sebagainya; ketika kita menyebutkan samsara, berarti kita sedang membicarakan badan jasmani kita ini, badan jasmani yang telah terinfeksi oleh kekotoran batin, badan jasmani yang berkelana bersama kekotoran batin, terlahir kembali, kembali, dan kembali lagi tanpa dapat dikendalikan.
Samudra ini mengandung semua jenis
penderitaan dan ketidakpuasan, banyak ombak kemarahan, kemelekatan, amarah, mereka bagaikan ular laut, kemudian banyak raksasa; mereka adalah pandangan salah, pemahanan keliru, mereka menyibak samudra dan berbuat semena-mena. Banyak pusaran air bagaikan proses kelahiran dan kematian, ombak ganas menghantam bagaikan penyakit dan proses tua, gelisah, rasa bersalah. Inilah samudra tanpa batas, samudra yang tak akan pernah bisa kita ukur kedalamannya, kita telah terapung-apung, kadang tenggelam, kadang terapung kembali entah sejak kapan terjadinya, Aryadeva berseru: Oh anak-anaku, engkau yang naif! Lihatlah situasimu sekarang ini, mengapa engkau tidak takut akan samsara? Samudra benaran di dunia ini yang bisa engkau ukur kedalamannya saja engkau sangat takut padanya, namun samudra samsara yang tak terbatas kedalamannya, malah engkau tidak takut sama sekali? Badan jasmani, mental, dan batin kita inilah yang disebut samsara sesungguhnya.
Kita barangkali bisa berkilah, Loh..saya sekarang muda, bertenaga, sehat, tidak berpenyakit apapun, tidak ada yang perlu saya takutkan, Aryadeva menyergah, Kesalahan Besar!
Masa muda cepat berlalu dan dengan cepat dia telah maju jauh,
semua orang merasa masa muda akan berlangsung selamanya,
namun tidaklah demikian, masa muda bagaikan sebuan pacuan yang terus maju
(400 Stanza, 152; Aryadeva)
Semua akan berakhir kapan saja, bahkan kehidupan ini, hari ini, jam ini, menit ini, dan detik ini, semuanya akan berakir dengan cepat, Anda bisa mati setiap saat, kita berada dalam taring Raja Yama, Ia sudah siap menelan kita, jadi apa yang bisa engkau banggakan? 'Usia muda' akan cepat sekali berlalu dan ia berada di belakang 'usia tua', kemudian kalau kita lihat ke kehidupan akan datang, sekarang posisinya berbalik, 'usia tua' yang berada di belakang 'usia muda', jadi 'usia muda' dan 'usia tua' tidak ada yang bisa bertahan selamanya, mereka sedang berpacu di sebuah pacuan nyata, mereka sedang berlari sekuat tenaga menuju kematian. Masa muda dan kekuatan fisik tidak bisa diandalkan, oleh karena itu, tidak ada satupun hal yang bisa kita banggakan.
Kelahiran kembali dalam eksistensi dunia ini bukanlah atas dasar keinginan kita,
namun kita berada dalam kendali faktor lain, wahai para intelektual tinggi, takutkan engkau?
(400 Stanza, 153; Aryadeva)
Semua makhluk tidak punya pilihan terlahir di tempat yang mereka inginkan, mereka terpaksa menelusuri jalur yang sudah digariskan oleh karma dan perbuatan-perbuatan sebelumnya, jika kita ingin tahu kehidupan akan datang kita akan terlahir ke alam apa, lihatlah ke dalam batin kita, apa yang sedang kita pikirkan saat ini, engkau akan punya sedikit gambaran tentang itu. Kita telah didominasi oleh kekotoran batin, kita berada dalam
genggaman mereka, jadi, perlukan engkau merasa takut? Sungguh dungu apabila engkau tidak takut!
Kita bagaikan sebatang ranting yang terhempas di samudra samsara, kita tidak bisa mengendalikan arahnya, kita terbawa dan terombang-ambing; begitu juga batin kita yang tidak tekendalikan. Kemudian kita akan berkilah lagi, Tapi samsara ini bagus juga kok! Saya sudah terbiasa, dan juga sangat melekat didalamnya, kayaknya aku tidak bisa membawa diriku bebas dari samsara, jadi apa yang harus saya takutkan? Aryadeva menyergah, Pemikiran Bodoh!
Syair-syair Aryadeva hanya ada empat baris dalam setiap bait, namun empat baris yang sangat ampuh itu bagaikan tombak, tombak yang
menusuk tepat didadamu!
Masa depan tidak akan berakhir jika anda tetap menjadi manusia biasa,
bertindak dan berada dalam posisi ini tidak membuat anda jauh beda dengan kehidupan lalu.
(400 Stanza, 154; Aryadeva)
Manusia biasa seperti kita (maaf saya kalau anda adalah seorang manusia luar biasa) selalu didorong oleh tindakan-tindakan salah, kita hampir tidak pernah merasakan ketenangan batin, berkah, berada dalam kebahagiaan sejati, kedamaian dan sebagainya, apakah engkau akan terus menjalankan kehidupan
seperti ini selamanya?
Berupayalah dan berusahalah untuk keluar dari samsara, kita telah menghamburkan banyak kehidupan hanya tertarik dan sangat melekat pada dunia luar, pengecapan eksternal, pemandangan-pemandangan indah, hal-hal yang menarik saja. Jadi sangat bermakna sekali jika kita sedikit berusaha untuk lepas dari samsara, apakah kita mampu melakukannya?
Jika penderitaan dalam samudra samsara akan berakhir, lantas mengapa kita harus berupaya dan berusaha, toh nanti juga ia selesai kok!
Penderitaan dalam
samsara tidak akan berakhir jika anda tidak berbuat sesuatu untuk mengakhirinya!
J u n a i d i
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
Library of Tibetan Works & Archives
Centre for Tibetan Study & Research
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a
Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723
"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva
Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723
"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva
Get your email and more, right on the new Yahoo.com __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
