>
> Dearest Bros & Sis,
>
>
> Saya Pikir Hal Tsb Di Atas Sudah Banyak Diketahui Khalayak PecintaSutra2 Buddhis, Bahwa Beliau Telah "Mengumumkan Sendiri" Ttg Pencerahan Sempurnanya Kepada Kawan2 Seperjuangannya Dan Menginstruksikan Mereka Untuk Sejak Saat Itu MemanggilNya Dgn Sebutan "Yang Tercerahkan/Yang Terberkati/Buddha".
>
> Apakah Masih Perlu "Pengumuman" Sepihak Seperti Itu???
Pencapaian spiritual tertinggi yaitu pencerahan sempurna, tidaklah bisa dilihat oleh mereka yang penuh dgn kekotoran batin, buddha yg telah tercerahkan dgn menunjukkan kemampuan spiritualnya, dan menyakinkan kembali dengan pernyataan, sehingga mengusir semua keragu-raguan 5 orang pertapa, tidak lama kemudian mereka ber-5 bisa melihat apa yg terjadi, dan kesesuain ucapan (anda menyebutkannya sebagai mengumumkan sendiri) dan tindakan Buddha.
seorang biksu pada jaman Buddha, bernama Lekpe Karma (saya blom menemukan istilah sanskrit atau palinya), kisah ini bisa ditemukan di naskah 'Liberation in Our Hand', dikisahkan ia adalah murid Buddha Shayamuni yg tidak mampu melihat Buddha sebagai makhluk yg telah tercerahkan sempurna, karena begitu tebalnya kekotoran batinya, Lekpe Karma hanya bisa melihat Buddha sebagai guru dan manusia biasa, walaupun Buddha sudah muncul di hadapan Lekpe Karma, dan bahkan telah menjadi ia telah menjadi murid Buddha, tetap saja ia hanya melihat Buddha sebagai makhluk biasa.
Ia yg telah tercerahkan mengetahui past, present, dan future, Ia yg tercerahkan tahu apakah harus mengumumkan diri atau tidak, itulah kebijaksanaan yg beliau miliki.
>
> Apakah Menjadi Hal Yang Utama "Pengakuan" Pribadi Seperti Itu???
saya pikir paragraf di atas sudah cukup jelas, bagi kita, pengumuman diri bisa jadi bumerang, karena blom bersih total dari kekotoran batin, dan msh byk urusan duniawi yg menempel (8 dorongan duniawi).
bagi seorang yg telah bersih total selevel pencerahan sempurna seorang Buddha, hal itu telah tidak memberi pengaruh apapun, tindakannya tidak dimotivasi oleh loba, dosa, dan moha, maupun dorongan-dorongan duniawi, spontan, murni, dan secara konstan bajik terus-menerus.
>
> Apakah Yang Menjadi Alasan Terkuat Sampai Para KawanNya Akhirnya Menjadi Murid Sang Buddha??? Lebih Karena "Pengakuan" PribadiNya Tsb Atau Lebih Karena Yang Lain Yang Tampak Jelas Terlihat Pada Diri Sang Buddha???
>
pendapat saya pribadi sudah tertuang di paragraf pertama, kekuatan spiritual, ajaran dharma, dan pengakuan pribadi Buddha, membuat mereka yakin sepenuhnya atas pencerahan sempurna. aura Buddha mampu membersihkan kekotoran batin seseorang pada level paling efektif seseorang, sehingga mereka bisa mencapai tingkat kesucian tertentu.
bayangkan saja, kalau ada serangga yg terinjak oleh Buddha, serangga itu akan mencapai maha suka (kebahagiaan tertinggi) selama 7 hari, dan kemudian menninggal, terlahir ke alam manusia, atau alam tinggi sesuai dengan kematangan karma baiknya.
>
>
> with metta, ika.
>
terus terang, saya tidak pernah terpikir urusan spekulasi pengakuan pencerahan sempurna Buddha Shakyamuni, karena kalau msh merasa ragu itu kita masih dalam taraf keyakinan yg dangkal (maaf bukan berarti keyakinan anda dangkal, namun ada bagian lain dari sutta yg menyebutkan boleh meragukan sesuatu yg Buddha ajarkan seperti tertera dlm Kalam Sutta), ini merupakan perkembangan mental masing-masing menuju ke arah yg mana, saya tidak tahu.
Lama Atisa waktu ke Tibet, ada seorang murid datang dan memohon petunjuk, dengan bersujud, memberi hormat, lalu murid itu memohon petunjuk dan intruksi dharma, namun Lama Atisa diam saja, kemudian murid itu memohon utk kedua kalinya, Lama Atisa tetap diam, dan karena sedikit kesal dan merasa di cuekin, murid itu sedikit berteriak memohon instruksi dharma, Lama Atisa tersenyum dan bilang, "Telinga saya masih normal, anda tidak perlu berteriak, yang anda butuhkan adalah, Yakin! Yakin! dan Yakin!".
bagi yg bisa 'Yakin' yah bagus, bagi yg belum bisa Yakin, bisa dengan cara studi intelektual, merenung, berpikir, mencoba menerapkan nasihat-nasihat Buddha, mencoba meditasi sesuai instruksi guru yg berpengalaman, kemudian barangkali bisa membangkitkan keyakinan dalam taraf tertentu.
semoga berhasil, tulisan ini cuman personal opinion saja, belum tentu valid.
J u n a i d i
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
Tibetan Language & Buddhist Philosophy
Library of Tibetan Works & Archives
Centre for Tibetan Studies & Researchs
Gangchen Kyishong Dharamsala - 176215
Himachal Pradesh - I n d i a
Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723
"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva
Phone.: Tel: +91 189 2222 467
Fax.: +91 189 2223 723
"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva
All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done faster. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
