FW: Pocari Sweat mencegah penyumbatan pembuluh darahPosted by: "Evy Milviani" [EMAIL PROTECTED]Thu Oct 5, 2006 1:14 am (PST)Pocari Sweat Cegah Penyumbatan Pembuluh Darah Bandara internasional di Jepang paling waspada terhadap penumpang pesawat jarak jauh yang mungkin mengalami sindrom deep vein thrombosis (DVT). Dokter di bandar udara itu, dilengkapi peralatan yang memadai, selalu siaga setiap kali ada penerbangan jarak jauh mendarat Maklum DVT yaitu penggumpalan darah pada pembuluh darah balik (vena) bisa mematikan bila ada gumpalan darah yang terhanyut di pembuluh vena tersebut dan kemudian menyumbat paru-paru yang membuat orang jadi terganggu pernapasannya. DVT atau VTE (Venous Thrombo Embolic) dulu banyak terjadi pada penumpang pesawat jarak jauh kelas ekonomi yang selama perjalanan kesulitan atuu tidak banyak bergerak sehingga sindrom ini juga dikenal sebagai economic class syndrome. Gangguan inilah yang beberapa waktu lalu divonis sebagai penyebab meninggalnya seorang wanita Inggris setelah terbang selama 24 jam dari Australia ke London. Bila tidak meninggal penderita gangguan ini bisa mengalami pembengkakan di kaki, kram atau pegal pegal. Kondisi ini bahkan bisa berlangsung sampai berhari-hari setelah turun dari pesawat. Antara lain untuk membantu mencegah terjadinya gangguan tersebut , Saga Nutraceuticals Research Institute (SNRI) lembaga penelitian milik Otsuka Pharmaceutical, produsen minuman isotonik Pocari Sweat melakukan suatu penelitian. Dalam penelitian yang dilakukan bekerjasama dengan Japan Air Line (JAL) tersebut menurut Masao Sakurai Kepala Peneliti di SNRI sebanyak 12 pria berusia 24 - 38 tahun diminta duduk diam (seperti naik pesawat terbang) selama empat jam. Secara acak sebagian dari mereka diberi minum Pocari, sebagian lain air minum biasa, dan sisanya diberi plasebo. Ketika dari kaki subjek penelitian kemudian diperiksa darahnya, terlihat bahwa duduk selama empat jam dengan plasebo ternyata meningkatkan kekentalan darah dan menurunkan plasma darah hingga 40 persen. Sementara air minum biasa terlihat bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang tetapi tak sanggup mempertahankan jumlah plasma darah dan kekentalan darah. Efektivitas air mmnum itu akan hilang bersama terbuangnya cairan tubuh baik melalui urin maupun pernapasan. Sebaliknya volume plasma darah pada mereka yang minum Pocari Sweat tetap terjaga selama dua jam. Tingkat kenaikan kekentalan darah pun bisa dicegah oleh cairan tersebut. Demikian pula ketika penelitian dilanjutkan dengan mengadakan penerbangan selama 9 jam dari Jepang ke Amerika. Dari total sampel 40 orang pria berusia di bawah 40 tahun yang diperlakukan seperti pada penelitian sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa konsumsi Pocari Sweat dalam penerbangan panjang mampu menjaga terjadinya hypovolemia, yaltu kondisi penurunan volume plasma darah. Sebab umum terjadinya hypovolemia adalah dehidrasi, perdarahan, luka bakar, atau penggunaan obat-obatan. Pengobatan bisa dilakukan dengan istirahat selama 30 menit, konsumsi cairan dengan tingkat gula sedang, minum jus buah, dan pada kasus parah bahkan juga dianjurkan untuk transfusi darah. Menurut Masao Sakurai kandungan elektrolit pada Pocari Sweat menjadi kunci mengapa kekentalan dan volume plasma darah bisa terjaga pada mereka yang banyak mengeluarkan cairan tubuh. "Kalau diganti dengan air minum biasa, cairan tubuh memang bisa tergantikan, tetapi elektrolitnya tidak. Jadi, ketika air minum pengganti cairan tubuh itu dikeluarkan lagi, baik lewat urin maupun pernapasan, efektivitasnya ikut hilang," katanya. *** (senior) <http://www.incredim CLICK HERE! Thnk's & Rgrds, Tristina
__._,_.___
MG Sport & Music ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe __,_._,___ |
