MENGHORMATI SEKS DAN TUBUH (2)

Ketika anak-anak berumur dua belas, tiga belas, atau empat belas tahun
melakukan seks, apa yang terjadi? Kedua tubuh mereka bersatu, dikuasai
oleh nafsu seksual. Kedua anak tersebut tidak memahami atau mengenal
satu sama lainnya. Dan tidak mengetahui apa itu cinta, mereka memiliki
seks hampa. Hal ini berbahaya, karena kedua anak muda ini akan
menjelajahi jalan nafsu seksual dimana tidak ada apa-apa kecuali seks
tanpa pengertian. Di masa depan, mereka tidak akan mengetahui apa itu
cinta sejati. Mereka adalah buah yang belum matang, bunga yang belum
mekar.

Cara satu-satunya untuk menjadi dekat dengan seseorang adalah melalui
pengertian yang mendalam, berbagi penderitaan dan cita-cita satu sama
lainnya. Ketika kita tidur bersama seseorang, kita mungkin merasakan
bahwa karena kita berada dekat dengannya, kita sedang berkomunikasi,
akan tetapi itu adalah sebuah ilusi. Kenyataannya, bersatunya dua
tubuh dapat membawa perpisahan yang lebih hebat. Banyak orang
mengetahui bahwa jika mereka tidak memahami, mencintai, atau berbagi
secara mendalam dengan pasangan seksual mereka, kekurangan komunikasi
tersebut dapat mengarahkan pada keretakan besar di antara mereka. Hal
ini berbahaya. Kita perlu untuk berlatih komunikasi pertama kali
dengan mendengarkan secara mendalam dan berbicara dengan cinta kasih.

Sebagian besar dari kita memandang rendah tubuh dan jiwa kita, dan
kita tidak melihat kesucian mereka. Jika kita masih muda, kita
seharusnya melindungi tubuh kita dan mempraktekkan tanggung jawab
seksual. Jika kita melakukan seks tanpa melindungi integritas dari
tubuh dan pikiran kita atau tubuh dan pikiran orang yang kita cintai,
kita sedang menyatakan perlawanan terhadap mereka dan diri kita sendiri.


Diterjemahkan oleh : Dayapala Pema Lodoe
Diedit oleh : Bhante Dharmavimala






** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke