--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dearest Bros & Sis,
>
> Apakah Maksud Dari Sang Buddha Seperti Yang Telah Anda Uraikan Itu,
Walaupun DilakukanNya Dalam Bentuk Diam & Tidak Menjawab Pertanyaan, Sudah
Sampai Pada Pengertian Mereka???
>
> Apakah Mereka Akhirnya Menjadi Pengikut Sang Buddha???
>
Contoh biksu yg memberikan penjelasan 'kekosongan' kepada Raja barangkali
sudah memberi gambaran jelas, mohon baca sekali lagi. Karena menyadari jawaban
apapun pada saat itu tidak akan memberikan manfaat apapun, oleh karena itu
Buddha tidak memberikan jawaban, inilah manfaat paling besar yang bisa
diberikan pada mereka saat itu.
Mereka tetap tidak mengerti pada saat itu, karena Buddha tidak memberikan
jawaban kepada para pertapa non-buddhis. Jika memang suatu hari nanti para
pertapa non buddhis sudah siap (menurut kemahatahuan Buddha Shakyamuni), tentu
saja beliau tidak akan diam lagi, namun akan memberikan jawaban sesuai dengan
kondisi pertapa tersebut, bisa berupa analogi atau penjelasan singkat atau
juga penjelasan panjang dan komplit.
Saya tidak tahu apakah akhirnya para pertapa non buddhis itu menjadi pengikut
buddhis atau tidak.
ingatkan tentang orang yg bertanya tentang asal-usul bumi? pada kesempatan
tertentu Buddha tidak memberikan jawaban karena memang org yg bertanya hanya
pada tingkat pemahaman rendah dan tidak bisa maksimal lagi; tidak ada gunanya
memberikan penjelasan panjang lebar, bahkan penjelasan menggunakan analogi
juga tidak memberi manfaat, kemudian di kesempatan lain Buddha menjelaskan
pertanyaan sama dgn mengunakan analogi, dan waktu lain lagi kepada mereka yg
lebih siap, Buddha memberikan deskripsi panjang.
tidak ada gunanya menjelaskan materi kuliah (contoh integral) kepada anak TK,
tapi dengan upaya kausalya, kita mulai memberi penjelasan ttg angka,
penjumlahan pengurangan sederhana kepada anak TK, yg akhirnya secara
perlahan-lahan bisa membantu anak TK menuju kepada pemahanan integral ketika
mereka sudah cukup dewasa dan siap menerima pelajaran integral. ini contoh yg
sering di pakai orang, jadi saya juga mengutipnya, karena sederhana dan sangat
logis menurutku.
Salam dari Dharamsala, India
J u n a i d i
Library of Tibetan Works & Archives
"May I become at all times,both now and forever;a protector for those without
protection;a guide for those who have lost their way;a ship for those with
oceans to cross;a bridge for those with rivers to cross;a sanctuary for those
in danger;a lamp for those without light;a place of refuge for those who lack
of shelter;and a servant to all in need"-- H.H. The 14th Dalai Lama, Tenzin
Gyatso -- Bodhicharyavatara ~ Shantideva
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/