Hutan Bersemi Kembali Kecuali di Indonesia Kamis, 16 November 2006 | 01:38 WIB
TEMPO Interaktif, New York:Kabar gembira: hutan-hutan di atas bumi akan bersemi kembali. Sekelompok peneliti internasional menyatakan dalam edisi terbaru jurnal di Amerika, Proceedings of the National Academy of Sciences, bahwa akan ada 'titik balik' dari bencana hilangnya hutan. Studi yang dinamakan Identitas Hutan itu tidak hanya mengkalkulasi luasan lahan yang tertutup hutan tapi juga volume kayu, biomassa, dan tangkapan karbon. "Trennya ternyata tidak seperti yang kita pikirkan selama ini," kata Pekka Kauppi, anggota tim peneliti dari Universitas Helsinki. "Kami tidak mengira-ngira, tapi ini benar ada prospek berhentinya laju deforestasi." Kauppi dan kawan-kawannya dari Eropa, Amerika Serikat, dan Asia menerapkan parameter-parameter itu terhadap data laporan pengkajian hutan global Organisasi Pangan dan Pertanian PBB. Hasilnya, mereka menemukan cadangan hutan telah bertambah selama 15 tahun belakangan di 22 dari 50 negara pemilik hutan terbesar di dunia. Mereka juga menunjukkan kapasitas simpanan biomassa dan karbon meningkat di setengah jumlah negara itu. Sayang, setengah yang tidak bertambah termasuk Brazil dan Indonesia, dua negara kaya huta hujan tropis. Di kedua negara ini, kerusakan hutan masih menjadi masalah serius dan terus memburuk. Trennya masih negatif (bbc/nytimes)
