*Gorong-Gorong Cegah Pencemaran Air Baku*
Kamis, 16 November 2006 | 15:15 WIB
*TEMPO Interaktif*, *Jakarta*:Kepala Seksi Saluran Tarum Barat Perusahaan
Umum Jasa Tirta (PJT) II, Sumardi, mengemukakan salah satu jalan keluar
untuk mencegah terulangnya kasus pencemaran air baku adalah dengan
pembangunan gorong-gorong. "Tapi, sekarang ini masih dibahas di pusat
(Departemen Pekerjaan Umum)," kata dia, Kamis (16/11).

Menurutnya konstruksi ini memiliki dua fungsi vital untuk kelestrarian
saluran air baku air minum. Fungsi pertama adalah mengalihkan air langsung
ke Kalimalang Jakarta, meningat selama ini, air distribusi dari waduk
Jatiluhur, Purwakarta ini, terpotong oleh air Bendungan Bekasi. "Nanti, air
bisa langsung ke Jakarta, tanpa campur dengan air sungai," katanya kepada
Tempo.

Fungsi kedua, untuk mengalihkan konsentrasi (pertemuan) air Kali Bekasi dan
Tarum Barat di Bendung Bekasi. Kasus pencemaran yang mengakibatkan ikan mati
dan mabuk di saluran air baku yang terjadi baru baru ini, kata Sumardi,
ditimbulkan oleh limbah kiriman dari hulu sungai Bekasi saat menumpuk di
Bendungan Bekasi.

Rencana pembangunan gorong-gorong ini sebenarnya sudah diusulkan sejak 2002
lalu.


*Siswanto*

Kirim email ke