MessageCan We learn from it>?
Best Rgrds,
Tristina
MG Sport & Music
--------------------------------------------------------------------------------
Beberapa dekade lalu, saat Mr Lee senior masih menjadi PM S'pore,
dinegara itu pernah terjadi hal yg sangat menghebohkan karena masalah keluarga.
Ada org kaya di sana yg istrinya sdh lama meninggal. Dia mempunyai
seorang anak laki2. Dan setelah anak tsb menikah,
minta ijin kepada ayahnya utk tinggal bersama.
Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal
ber-sama2 dengannya di apartment nya yg luas dan mewah.
Ayahnya ini sangat mencintai anak tunggalnya, dan karena dia merasa sdh
tua, maka dia menghibahkan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yg mereka
tinggali, diatasnamakan ke anaknya itu.
Tahun2 berlalu, seperti biasa, masalah klasik dlm rumah tangga, jika anak
menantu tinggal seatap dgn org tua, entah sebab mengapa,
suatu hari mereka bertengkar hebat, yg pada akhirnya, anaknya mengusir
ayahnya keluar dari apartment mereka.
Karena seluruh hartanya sdh diberikan kpd anaknya, mulai hari itu dia
menjadi pengemis di Orchard Rd.
Bayangkan, org kaya dan terkenal di S'pore, tiba2 menjadi pengemis !
Suatu hari, ada temannya yang waktu mau memberikan sedekah, dia langsung
mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya,
Apakah anda Mr. X. ?
Tentu saja, si ayah malu dan menjawab bukan.
Tetapi temannya curiga dan yakin, bhw Mr X itu adalah temannya yg sdh
beberapa lama tdk ada kabar beritanya.
Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kpd teman2nya yg lain, dan
mereka ber-sama2 mendatangi si ayah.
Ada 1 sahabat karibnya yg langsung yakin bhw pengemis itu adalah Mr X.
Dan dihadapan para sahabatnya, si ayah dgn menangis ter-sedu2, dia
menceritakan semua kejadian yg telah dialaminya .
Maka, terjadilah kegemparan di sana, krn semua org tua merasa sangat
marah terhadap anak yg sangat tdk berbudi itu.
Kegemparan ini akhirnya terdengar sampai ke PM Lee.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu si ayah.
Ke 2 org tsb dimaki2 dan dimarahi habis2an oleh PM Lee dan PM Lee
mengatakan :
"sangat memalukan bhw di S'pore ada anak pu thauw seperti mereka" .
Lalu PM Lee memanggil notaris dan saat itu juga surat hibah itu
dibatalkan demi hukum !
Dan surat hibah yg atas nama anaknya tsb disobek2 oleh PM Lee.
Sehingga semua harta milik si ayah diatasnamakan Mr X lagi.
Lalu, anak menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke apartment ayahnya.
Mr Lee ini ternyata terkenal sebagai orang yg sangat berbakti kpd org
tuanya dan menghargai para lansia.
Sehingga, agar kejadian serupa tdk terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan
dekrit yaitu :
Larangan kpd para orang tua utk tdk menghibahkan harta bendanya kpd
siapapun sebelum mereka meninggal.
Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir
hayatnya, maka dia buat dekrit lagi, yaitu :
Memberi pekerjaan kpd para lansia. Agar para lansia ini tdk tergantung
kpd anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri & mereka sangat bangga
bisa memberi angpao kpd cucu2nya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 th
bekerja.
Caranya ?
Semua toilet di Changi Airport, mall, restaurant, petugas cleaning
service adalah para lansia.
Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih
bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat krn banyak bergerak.
Kenapa mereka tidak diberi pekerjaan di kantor dll ?
Itu tdk mungkin ...karena lansia itu bukan org yg berpendidikan tinggi &
sebagian besar adalah mantan ibu2 rumah tangga 100% ,
Juga dapat memberikan pendidikan sosial yg sangat bagus buat anak2 dan
remaja di sana,
Bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan
pekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan utk tahu menghargai org
yg lebih tua.
************************************************
--------------------------------------------------------------------------------
NOTICE - This message and any attached files may contain information that is
confidential and intended only for use by the intended recipient. If you are
not the intended recipient or the person responsible for delivering the message
to the intended recipient, be advised that you have received this message in
error and that any dissemination, copying or use of this message or attachment
is strictly forbidden, as is the disclosure of the information therein. If you
have received this message in error please notify the sender immediately and
delete the message.