Namo Buddhaya, Menurut gue artikel ini menarik, wawancara dengan seseorang tentang sisi lain dari sejarah perang Vietnam. Pengiriman ulang ini sekaligus sebagai ralat posting sebelumnya.
http://www.slweekly.com/editorial/2007/missionary_2007-03-01.cfm The Missionary Position - 1 Maret, 2007 Missionary Position oleh Kate Pappas Benjamin Jones, 51 Pernah bertugas di misionaris Vietnam Selatan, 1975 Insinyur Struktur dan Vice President Young Electric Sign Company (Yesco) Apakah kamu berubah? Di Vietnam, ada satu generasi yang tidak tahu apapun kecuali perang, tetapi mereka masih tetap sangat spiritual, umumnya kalangan Buddhis. Para bhiksu Buddhis bertindak dengan berani menentang pembunuhan dan kekerasan. Waktu itu terlihat integritas dan ketidak egoisan dalam perlawanan mereka, yang menawan hati dan imajinasiku. Beberapa hari sebelum jatuhnya Saigon, kami diberitahu oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk pergi selagi kami bisa. Kami berenam perlu mendapatkan pengesahan visa dan pergi dari satu badan pemerintahan ke badan pemerintahan yang lain sambil menyuap mereka dengan uang dollar yang banyak. Sebelum kami pergi, kami membakar seluruh catatan misionari, sehingga orang-orang yang pernah berhubungan dengan kami tidak akan dikirim ke kamp-kamp pendidikan ulang. Saya sangat mengagumi rakyat Vietnam dan sekarang saya mempraktekkan Zen Buddhisme. Sayalah yang pada akhirnya berpindah agama. ------------ The Missionary Position - March 1, 2007 Missionary Position by Kate Pappas Benjamin Jones, 51 Served South Vietnam mission, 1975 Structural Engineer and VP with Young Electric Sign Company (Yesco) Were you changed? In Vietnam, there was an entire generation who knew nothing but war, yet they were still deeply spiritual, primarily Buddhist people. Buddhist monks acted bravely against the killing and violence. There was integrity and selflessness in their resistance, which captured my heart and imagination. A few days before Saigon fell, we were told by the U.S. Embassy to get out while we could. The six of us needed to get our visa clearances and went from one government agency to the next bribing them with fistfuls of dollars. Before we left, we burned all of the mission records, so those who associated with us wouldn't be sent to re-education camps. I admired the Vietnamese people greatly and now I practice Zen Buddhism. I was the one who was ultimately converted. Legal disclaimer ------------------------- This email may contain confidential and/or legally privileged information. If you are not the intended recipient (or have received this email by error), please notify the sender immediately and delete this email. Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is strictly forbidden.
