Seorang sahabat yang adalah putra tanah Batak Toba memberikan respon atas tulisan saya yang berjudul Anak Muda Jerman dan tentu akan sangat menarik untuk melongok kisah dari tanah Batak ini plus sedikit adat - Budaya Batak yang berkaitan dengannya. Silahkan di nikmati tulisan sahabat itu. == Kalau di kampung saya Tapanuli Utara, Anak muda Jerman itu disebut " Doli-doli Jerman" yang artinya secara fisik sudah dewasa dan sudah selayaknya menikah, namun tidak berani menikah atau istilahnya "mabiar mangoli". Banyak faktor yang membuat si Doli-doli Jerman ini mabiar mangoli (tidak berani menikah); mungkin itu bisa karena tidak dapat calon pasangan yang pas, bisa juga karena ketidakmampuan untuk menjadi sebagai kepala keluarga, selain itu bisa juga karena tidak ada biaya perkawinan dengan acara adat yang mewah, dan tentu saja bisa juga karena memang kejantanannya tidak bisa diandalkan, serta faktor -lainnya yang saya tidak bisa sebut satu persatu. Saya jadi tertarik untuk mengamatinya kembali, dengan tulisan pak Irwan, rupanya ada baiknya kita perlu melihat dan memandang sekeliling kita dimana kita berada. Doli doli Jerman biasanya selalu berpakaian rapi, sepatu licin, kadang celana putih, (pokoknya keren deh tampilannya). Saya pernah melihat dan sekaligus mencoba membaca isi pikiran si Doli-doli Jerman ini dan yang sama bisa gali kembali dari memori saya adalah sebagai berikut: 1). Bila si doli Jerman sedang bersiul dan duduk sendiri, di Kedai atau Kapo (biasanya kedai kopi atau semacam restoran kecil, jarang kedai tuak :) ) sambil menghisap sebatang rokok dengan tatapan pandang keluar kedai/Lapo, ini dari bahasa tubuh ini si Doli-doli Jerman ini sedang melihat sasaran dan membuat sebuah rencana untuk malam minggunya nanti (baca: dia sedang membuat rencana siapa yang akan dia kunjungi dengan acara tersendiri tentunya). 2). Bila si Doli Jerman sudah malas bangun cepat dan malas makan,dan susah tidur, plus jarang senyum, itu tanda dia sedang patah hati atau mengalami kegagalan di dalam rencana-rencana yang dia laksanakan rencana kunjungan ke rumah pacar atau martandangnya itu boleh dibilang gagal total. 3). Bila si Doli-doli Jerman menunjukkan perilaku yang merupakan kebalikan point dua diatas, ini berarti semuanya beres - kencannya lancar-lancar sazzaaaaa dan sukses, namun kembali kepada yang diatas dia itu sesungguhnya takut mengambil keputusan artinya "TIDAK BERANI" untuk mengambil keputusan untuk mengahiri masa lajangnya.sehingga bulan berganti bulan, tahun berganti tahun si Doli-doli jerman ini tetap di dalam kesendiriannya atau mungkin sesekali dihibur dengan kencan atau martandang yang sukses, tentu tidak selalu, laaah. Dalam berbisnis pun kalau kita takut mengambil keputusan, berarti peluang bisnisnya pun tidak mungkin sukses didapatkan. Berani itu berarti mampu mengendalikan resiko atau meminimalisir resiko yang besar menjadi sepadan, dan memperoleh hasil yang memuaskan zzuuga. Demikianlah sedikit pemahaman saya, tidak sebanyak yang diamati pak Irwan, namun bisalahÂ… dikit dikit untuk dibagi kepada teman-teman. Malua taru. 150307
--------------------------------- Be a PS3 game guru. Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.
