Re: Pertanyaan iseng-iseng Posted by: "nyana bhadra" [EMAIL PROTECTED] nyana.bhadra Thu Mar 8, 2007 9:26 pm (PST) Dear all,
Special Bro Andy T, Pemberitahuan, Atisa dan Padmasambhava berasal dari India, Jey Tsongkhapa, Marpa, Milarepa, Gampopa dll, mereka berasal dari Tibet. Atisa dan Jey Tsongkhapa sekarang berada di Tushita, mereka belajar mendengar pelajaran dharma yg diberikan oleh Maitreya di Tushita. Tahu tentang Than-ka (lukisan kain) kan? biasanya Maitreya dilukiskan dalam posisi duduk di kursi, siap bangun dan turun ke dunia, kemudian di bagian bawah thang-ka itu pada umumnya ada lukisan yg lebih kecil yaitu Atisa dan Jey Tsongkhapa. Pilihan bisa terbagi 2 umumnya, apakah mau ke Pure Land atau kembali menjadi manusia. Jey Tsongkhapa sebelum parinirvana menyatakan bahwa ia akan terlahir ke Tushita (Tib. Ga-den), bagi para murid yg ingin bertemu lagi dengan beliau, maka berlatih dan bertekad utk terlahir ke Tushita, karena itu ada sadhana bernama Ga-Den hLa-Gya-Ma, banyak praktisi tibetan yg melakukan praktik ini. karena Atisa dan Jey Tsongkhapa dianggap telah mencapai kesempurnaan setingkat dgn Sammasambuddha, maka mereka bisa beremanasi, walaupun mereka berada di Tushita, tapi Nirmanakaya mereka bisa beremanasi, dalam beberapa naskah Tantra disebutkan bahwa Para Buddha (Atisa, Nagarjuna, Asanga, Jey Tsongkhapa, dll) bisa beremanasi, dan pada jaman seperti ini, mereka akan muncul dalam wujud seorang Guru, apakah itu Guru dalam wujud sangha maupun bukan sangha, bahkan bisa dalam wujud seorang sahabat spiritual, karena sahabat ataupun guru paling memungkinkan memberikan manfaat besar pada jaman seperti ini, cobalah bayangkan kalau Jey Tshongkapa beremanasi dgn Nirmanakaya- nya di depan kita, tentu saja kita tidak sanggup mencerap dgn panca indera kita, oleh karena itu mereka memilih tubuh yg paling visible utk kita pada jaman seperti ini. para bodhisatwa yg menelusuri paramita, kemudian berlatih dalam jalur bodhisatwa, menempuh 5 marga dan 10 tingkat bodhisatwa bhumi; banyak yg bertekad utk terlahir kembali menjadi manusia, juga bahkan dlm bentuk binantang, dll; bodhisatwa avalokiteshvara adalah salah satunya, ia bertekad utk terus beremanasi dalam di manapun ada penderitaan, karena ia telah mencapai Arya bodhisatwa, maka ia sedang menyempurnakan sampai Sammasambuddha, dan terus berkarya sepanjang jalan itu. manusia gagal menemukan mereka karena kekotoran batin kita yg semakin tebal. seorang Guru besar hadir di depan kita, namun kita tak sanggup melihatnya sebagai Guru besar. contoh, kita tidak mampu melihat Nirmanakaya para Buddha, sedangkan mereka yg mencapai kesucian tinggi dan telah mempurifikasi sebagian besar karma buruknya, mereka mampu melihat Nirmanakaya para Buddha. Contoh lain, Asanga harus meditasi di Goa selama 12 tahun baru bisa melihat Maitreya, padahal Maitreya selalu ada dekat dengan Asanga, namun karena tingkat kekotoran batin yg sangat tebal, Asanga tak mampu melihat keberadaan Maitreya, akhirnya selama 12 tahun Asanga membersihkan kekotoran batinnya, dan mampu melihat kehadiran Maitreya dalam bentuk seekor anjing kurap, penuh nanah dan ulat. anjing itu berubah wujud menjadi maitreya, kemudian Sangha memohon utk mengendon Maitreya di punggunngya, ia berkeliling dan lari2 di pasar utk menunjukkan kepada orang2 ramai, tapi semua orang hanya melihat Asanga memanggul seekor anjing kurap, mereka bilang Asanga sudah gila karena meditasi 12 tahun di goa, jadi masyarakat pada umumnya juga tak sanggup melihat anjing itu sebagai maitreya. masih byk contohnya, tapi sepotong kisah Asanga cukup memberi gambaran dan menjawab pertanyaan Bro Andy. --- In Mahayana_Indonesia@ yahoogroups. com, andy tanoko <Andytanoko@ ...> wrote: > > Dear rekan-rekan sedharma, > Entah kenapa hari ini saya jadi sangat tertarik dengan ide reinkarnasi tulku di Tibetan Budhisme. Sepengetahuan saya lama-lama besar seperti: > Athisa Dipamkara, Jey Tsongkapa, Padmasambhava, Milarepa, Gampopa, dsb..dsb... > > koq mereka itu tidak pernah ber-inkarnasi kembali ya? padahal kalau menurut paham Bodhisattva, bukankah seharusnya mereka terus-menerus berinkarnasi untuk menyelamatkan seluruh umat manusia? > Atau.... mungkinkah mereka memang berinkarnasi. .. tapi kita umat manusia ini gagal menemukan mereka? > > Salam, > Namo Amitabha. ____________________________________________________________________________________ Never miss an email again! Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/
