Merujuk email Adi Nugroho tanggal 13-Jul-2006:
> jangan lupa:
> * Di router A, 192.168.0.0/24 di-NAT ke 10.0.0.1
> * Di router B, 10.0.0.0/24 di-NAT ke ip public-nya ISP B
>
> Tapi ya rugi, karena double NAT.
Ya jangan double NAT atuh,
Rancang supaya 192.168.0.0/24 dan 10.0.0.0/24 adalah internal network
(ada tambahan static route 192.168.0.0/24 via 10.0.0.x router A)
toh meskipun di router B pake ip 10.0.0.x tetep aja bisa dipasang rule
NAT untuk 192.168.0.0/24, nggak harus 10.0.0.0/24
-- Informal ISP Technical Discussion.