Sedikit gambaran mengenai spasmofilia. Mudahan bermanfaat. Minggu, 07 Agustus 2005 Konsultasi oleh Prof dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM Apa Itu Spasmofilia?
Assalamualaikum wr wb Prof Zubairi yang baik, Adik saya laki-laki, 25 tahun, akhir-akhir ini terlihat agak tegang dan kemudian kadang-kadang ada semacam kekakuan pada jari-jari tangan kanannya. Saat berobat ke dokter, ia kemudian dirujuk ke neurolog. Setelah diperiksa EMG, kemudian dinyatakan spasmofilia. Sebelumnya, adik saya juga pernah berobat ke dokter lain dan dikhawatirkan sakit epilepsi. Apakah sebenarnya spasmofilia itu, bagaimana pengobatannya, apakah bisa disembuhkan? Alina, Jakarta Waalaikumussalam wr wb Bu Alina, Spasmofilia, atau disebut juga tetani laten, berarti otot mudah berkedut, kaku atau kejang dengan rangsangan mekanik atau elektrik yang ringan. Pada keadaan ini, syaraf menjadi mudah terangsang. Penyebabnya diduga akibat ketidakseimbangan elektrolit (ion-ion) di dalam darah. Derajat perangsangan syaraf ini ditentukan oleh perbandingan ion K+ (kalium), Na+ (natrium), OH- (hidroksid) dengan Ca++ (kalsium), Mg++ (Magnesium), H+ (hydrogen). Syaraf akan lebih mudah terangsang bila kadar ion kalium, natrium, hidroksid meninggi, atau kadar ion kalsium, magnesium, dan hidrogen meninggi. Gangguan perbandingan elektrolit ini dapat terjadi pada diare, muntah-muntah hebat, kehamilan, demam, serta gangguan fungsi diensefalon (salah satu bagian otak). Gejala spasmofilia bermacam-macam, jika sudah parah memang dapat menyerupai epilepsi. Yang sering dijumpai ialah lesu, lekas lelah, mudah kesemutan, mudah kram, nyeri kepala, dan otot-otot pegal. Mungkin pula terjadi sukar tidur, mudah terkejut, kegelisahan sampai depresi. Dapat pula terjadi nyeri perut hebat yang hilang timbul (kolik). Sebagian menunjukkan gejala kejang, dapat terjadi kejang umum sehingga menyerupai epilepsi, disertai penurunan kesadaran. Diagnosis spasmofilia dapat ditegakkan dengan pemeriksaan fungsi syaraf/neurologis (Refleks Chovstek, Weiss, dan Trousseau), laboratorium (kadar kalsium dan magnesium di darah), dan EMG (elektromiografi). Untuk membedakannya dengan epilepsi dilakukan pemeriksaan EEG (elektroensefalografi). Pengobatan spasmofilia biasanya cukup dengan rawat jalan, namun jika jika dipandang perlu mungkin diperlukan rawat inap. Biasanya diberikan obat yang mengandung kalsium atau obat penenang. Jika belum membantu akan diberikan obat yang mengandung magnesium. Diet adik Anda juga harus diperhatikan. Makanlah makanan yang banyak mengandung kalsium seperti susu dan ikan. Selain itu, jangan lupa untuk makan buah dan sayur, tiga porsi setiap harinya. -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Kuswo Wahyono Sent: 29 Juni 2006 9:53 To: [email protected] Subject: [Dokter Umum] Tanya SPASMOFILIA Selamat pagi bapak/Ibu Dokter yang saya hormati; Beberapa bulan yang lalu anak saya (wanita, 18 tahun) menderita demam tinggi dengan temperatur naik-turun, mual-mual dan muntah. Kami bawa ke rumah sakit dan menginap beberapa hari. Pemeriksaan darah di laboratorium menunjukkan thrombosit turun dari hari ke hari. Namun, penyakit tersebut dideteksi bukan akibat virus DBD, melainkan virus lain. Pada hari pertama di rumah sakit diberi infus antibiotik dan primperan untuk mengatasi muntah (setiap makan muntah). Hari berikutnya tiba-tiba otot-otot sekuruh badan kejang dan mengalami kesulitan bernafas, sehingga memerlukan Oxygen. Oleh dokter jaga, kedua jenis infus tersebut.dicabut. Kekejangan otot dan kesulitan bernafas tersebut sampai saat ini masih beberapa kali dialami, terutama apabila mengalami stress, mencium bau asap rokok, atau alergi lain. Satu bulan yang lalu diperiksa oleh dokter, dites EKG, EEG, roentgen. Namun, hasilnya menunjukkan tidak ada kelainan. Setelah dites EMG dinyatakan SPASMOFILIA 3+. Dokter yang memeriksa menerangkan bahwa pada kondisi tertentu akibat rangsangan sesuatu, maka unsur kalsium (Ca) tubuh akan melepaskan diri dalam darah dan menyebabkan kekejangan otot. Pertanyaan saya adalah: 1. Gejala penyakit apakah Spasmofilia dan bagaimana cara penanganan yang tepat? 2. Saat ini setiap hari minum Calcium Sandoz Forte 2 X 1 tablet/hari, apakah sudah tepat? 3. Apakah Spasmofilia bisa sembuh dan berapa lama pengobatan tersebut diperlukan? Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu Dokter yang berkenan menjawab pertanyaan tersebut. Salam, --ksw-- -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.6/378 - Release Date: 6/28/2006 [Non-text portions of this message have been removed] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/wrSolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

