Assalaamuâalaykum. Apa kabar, semuanya?! Kenalkan⦠Ana 26 tahun. Suami saya dah ikutan milis ini dah lama. Tapi dia malu mau nanya yang pingin saya tanyain. Jadi saya aja deh yang nanya.
Begini, Alhamdulillah sekarang saya sedang hamil 8 minggu jalan 9. Tapi nggak terlalu mulus. Jadi⦠2 minggu setelah saya seharusnya haid, saya mengalami pendaharan. Keluarnya terasa seperti keputihan tapi banyak, dan mengalir seperti ngompol nggak bisa ditahan. Kejadiannya hanya semalam saja. Waktu saya lihat keesokan paginya, memenuhi setengah softex dan di sekelilingnya basah seperti air -bukan ngompol lho!- Setelah itu saya tes, dan hasilnya masih positif. Karena satu dan lain hal seminggu kemudian saya baru bisa ke dokter untuk USG. Alhamdulillah, belum kelihatan apa-apa sih, tapi hasilnya baik2 saja, kantong kehamilannya dah ada. Dua hari berselang, keluar flek2 yang mengingatkan saya pada riwayat kehamilan saya yang pertama, BO alias hamil kosong alias janinnya nggak berkembang (yang karenanya saya harus dikuret). Dan karena satu dan lain hal lagi saya baru bisa ke dokter seminggu kemudian. Alhamdulillah, waktu di-USG saya bisa melihat ada denyut jantung di rahim saya yang tentunya bukan denyut jantung saya :â ) Hilanglah kecemasan saya karena saya dah lolos dari ancaman BO. Saya pun diharuskan istirahat total sampai flek-flek itu hilang. Saya diberi obat penguat duphaston, 2 x sehari. Sekarang sudah hampir seminggu⦠Flek-flek itu sudah berkurang, alhamdulillah. Bahkan hampir nggak ada. Tapi anehnya suka terasa becek -faham becek khan?!-di sekitar vagina waktu mau buang air besar. Dan ya, itu flek2 itu / darah. Saya merasa bahwa stres juga mempengaruhi keluarnya flek2 itu. Karena sejak pertama saya mengalami pendarahan saya stres banget. Fyi, ini kehamilan saya yang ketiga. Yang pertama BO, yang kedua abortus komplit 8 minggu -jadi faham kan kalau saya stress?!- Sebelum saya USG yang terakhir flek2 itu keluarnya cukup banyak dan sering, warnanya merah kehitaman. Tapi sejak saya terakhir USG dan melihat di kantong kehamilan ini ada isinya, alhamdulillah, flek2 itu berkurang padahal saya belum sempat minum obat penguatnya (atau belum sempat beli tepatnya, soalnya mahal! : P) Yang mau saya tanyakan⦠1. Apa sih yang terjadi pada saya? 2. Kemungkinan apa yang mungkin diakibatkannya? 3. Gimana caranya menguatkan kandungan? 4. Gimana efek stres bagi wanita hamil dan bayi dalam kandungan? Mmm, segini dulu isi hati yang bisa saya curahkan. Padahal masih banyak lagi. Mudah-mudahan nggak membosankan. Saya sangat membutuhkan jawabannya, dan juga sharing pengalaman bagi yang pernah ngalamin ataupun yang pernah tau ada yang ngalamin. Terima kasih ya⦠-Ana-

