Fren, 
ini ada artikel bagus tentang pilek, apalagi sekarang
lagi musim. Btw, belakangan ini saya sering sakit
kepala, eh, ternyata setelah dicek ke dr.THT ternyata 
ada infeksi di kuping krn pilek yg berkepanjangan,
lho. Baru cek ke dokter krn sdh 2hr sakit kepala yg
cukup berat. Buat peringatan juga, supaya segera cek
saja de kalo pilek2 trs berkepanjangan. Jangan anggap
remeh.
-----------------

Senin, 08 Januari 2007 00:33

Sering Pilek, Awas Sinusitis

SETIAP terkena pilek Andi (34) warga Jalan Piere
Tendean Banjarmasin mengaku sulit sembuh, terkadang
bisa berbulan-bulan meski sudah diobati dengan obat
flu atau influenza.

Selain mengganggu, ia merasa pilek yang dideritanya
tak lazim. Karena biasanya pilek akan cepat reda
setelah diberi obat flu sejenisnya.

Karena kekhawatirannya itu akhirnya Andi pun
mengunjungi dokter spesialis THT di RSU Suaka Insan
Banjarmasin.

Antara bingung dan heran dengan penjelasan dokter
kalau ia menderita sinusitis. Selain tidak tahu dengan
penyakit yang dimaksud, ada ketakutan apakah penyakit
yang dideritanya bisa sembuh.

Lebih ngeri lagi ia harus menjalani penyedotan cairan
dari dalam hidungnya. Tak menyangka dari sebuah pilek
bisa menjadi penyakit yang lebih serius. Karena itu,
jangan anggap remeh pilek apalagi sampai lama tak
sembuh-sembuh, sinusitis bisa mengancam Anda.

Menurut Ahmad Rofi’i, dokter spesialis THT, sinusitis
sering terjadi pada orang yang sering pilek. Pilek
yang sering bisa disebabkan oleh alergi, atau infeksi
hidung berulang yang tidak diobati sampai tuntas.

Prosesnya biasanya tahunan, dan keluhan sinusitis
umumnya dimulai dengan hidung sering terasa buntu,
nyeri kepala, dan infeksi hidung kerap kambuh
berulang.

Mulut pun bisa menjadi penyebab sinusitis, yakni gigi
berlubang yang terlalu lama terutama di bagian geraham
atas. Karena letak geraham atas sangat dekat dengan
rongga sinus. Jadi jangan anggap remah jika gigi
berlubang atau pilek. "Biasanya pilek lebih dari 1
bulan dikhawatirkan terkena sinusitis. Selain hidung,
mulut pun bisa jadi penyebab sinusitis seperti gigi
berlubang terutama di bagian geraham atas," jelasnya.

Sinusitis juga disebabkan oleh infeksi virus atau
bakteri, dan alergi berkepanjangan. Alergen yang
terhirup seperti debu, spora jamur, bulu binatang,
serbuk sari bunga, dan lain-lain menimbulkan reaksi
alergi dan pembengkakan yang dapat berpengaruh atas
timbulnya serangan sinusitis.

Sinusitis merupakan radang yang berada di dalam rongga
sinus, sekitar hidung. Rongga yang kosong ini dapat
terisi cairan infeksi yang berasal dari hidung. Cairan
infeksi di hidung yang sering dan berlangsung lama
dapat masuk ke rongga sinus. Di sana cairan infeksi
yang biasanya kental kuning hijau berbau akan terjebak
tidak bisa keluar lagi, lalu menumpuk.

Dari Banjarmasin Post

Best regards,
Neysa Natalia

Kirim email ke