Hello Auliah,

Dua2nya benar.
Kalau kucing khususnya kucing hidupnya dialam bebas, maka tdk perlu ada 
yg memandikannya kerana mereka bisa urus diri sendiri.
Persoalan muncul karena sang kucing di pelihara oleh manusia, dan juga 
bila sang kucing peliharaan ini hidup bebas dlm rumah tanpa dipeluk, di 
elus dan mungkin dibawa tidur, maka hal2 yg dipengaruhi oleh sang kucing 
terhadap kehiduapan manusia yg memeliharanya tdk perlu diperhitungkan, 
toh ndak ada yg terjangkit penyakit misalnya, atauy terpicu alergannya 
dflsbnya.

Yg menjadi masalah adalah sang bulu yg sering bisa terhidup dan masuk ke 
saluran pernapasan n menimbulkan rekasi tubuh seperti broncho problem, 
atau reaksi alergan astma, demikian pula dg kandungan liur yg sdh anda 
sebutkan dg baik disini.

So, dimandikan merupakan salah satu cara utk menguranginya tetapi bukan 
penyelesaian masalah; karena kalau masih terjadi kontak, dan misalnya 
rumahnya cukup kecil sehingga dimana2 seolah ada kucing, maka 
kemungkinan terlemparnya bulu dan masuknya aleregan lebih dimungkinkan 
lagi, walau pun sang kucing dimandikan sekali pun setiap hari layaknya 
manusia.
Demikian juga dg ventilasi yg tertutup, closed circuits air flow, maka 
akan semakin dimungkinkan terjadinya kontaminasi antara sang kucing yg 
dipelihar dg sang manusia yg memeliharanya, karena bukan saja masuk 
lewat saluran pencernaan tetapi juga bisa melalui air minum, makananan 
dlsbnya (inilah kenapaa bisa mempengaruhi kehamilan).
Sebaiknya bila sdh ada gejala seprti yg anda sebutkan maka akan lebih 
baik kalau jumlah kucing dlm rumah dikurangi, atau memberikan ruang 
gerak kepada mereka hanya pada daerah tertentu saja tanpa melanggar hak2 
perikebinatangan.

Jadi kalau mau menjawab pertanyaan anda ttg perlu n tdknya kucing 
dimandikan maka semuanya benar, tetapi kalau dilihat dari sisi kusingnya 
senidir, apakah sang kucing suka utk dimandikan???? tanya dan liat saja 
kalau dia happy atao tdk dimandikan, karena abis mandi pun dia tetap 
akan menjilati bulunya lagi, sebaliknya dari sisi eksehatan manusia saya 
pikir kupasan saya diatas sdh menjawabnyaa.

Demikian, semoga bermanfaat,
Wassallam.

PS. thanks to donation member for this connectivity to enable the answer 
posted


auliah azza wrote:

>Pagi dokter...
>
>Di milist ini ada dokter hewan ?
>
>Mau tanya ...
>
>Perlukan kucing kita mandikan ? Dari kecil saya diharuskan memandikan kucing
>minimal dalam 1 minggu itu 1 kali, dibersihkan sampai ke telinga, kuku dan
>sebagainya. Saya juga pernah tanya dokter hewan juga harus dimandikan
>walaupun itu kucing kampung
>
>Karena 2 saudara saya beranggapan kucing itu tidak perlu mandi karena di
>lidahnya/liurnya mengandung sesuatu yang membuat kucing menjadi bersih.
>Padahal satu orang dari saudara saya punya asma dan satu orang lagi punya
>brochitis
>
>Setelah saya cari ada di wikipedia <http://id.wikipedia.org/wiki/Kucing>
>Kucing termasuk hewan yang bersih. Mereka sering merawat diri dengan
>menjilati rambut mereka. Saliva <http://id.wikipedia.org/wiki/Saliva> atau
>air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tapi dapat memicu
>alergi<http://id.wikipedia.org/wiki/Alergi>pada manusia. Kadang kala
>kucing memuntahkan
>*hairball* atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perut mereka.
>
>Jadi yang benar yang mana ?
>
>
>
>  
>

-- 

   "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"


Kirim email ke