Hello, Lampu yg dipakai di diskotik adalah lampu UV utk spotlight, jenisnya sama dg lampu utk deteksi watermarknya uang kertas. Jadi bisa anda gunakan lampu UV dg bola yg berwarna ungu/biru tetapi harus yg fluorescence bukan lampu pijar, karena yg pijar frekwensinya berbeda lagi. Utk tehnya sendiri, sebaiknya menggunakan teh hijau bukan oulong tea atau black tea karena keduanya ini malah memicu cancer bagi golongan darah tertentu. Semoga menabah pengetahuan anda, Wassallam,
eko.s piko wrote: > selamat pagi > > terimakasih sekali atas informasi yang sangat baik ini > semoga banyak yang baca.... > salam pada semua milis dokter umum untuk sering menulis dan kirim email > yang sangat bermanfaat seperti ini > > salam > Eko.S Piko > > > aco_syamsu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Hati-hati dengan Teh Celup : BERBAHAYA > > Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, > mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia > yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, > khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan > pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning > yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi > chlorine gas. > > Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM > lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah > kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang > berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna > putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis > rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat > keras sekali! > > Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau > anda mo uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti > malam bawa tissue ke Studio East (diskotek) atau ke > studio foto, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya > saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti > masih mengandung chlorine tinggi. > > Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan > proses Neutralization dgn biaya cukup mahal agar > terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. > > Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet > label Depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb > saat kena UV. Kertas rokok samimawon, bahkan ada > calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan > tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di > Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap > berhati-hati. > > Pls protect your families! > > Minumlah Teh, Bukan Klorin... > > Saran: > Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake > saputangan 'merah jambu' lagi biar mesra! Merokok > dengan daun atau cangklong lagi! atau for advance > tinggalkan Rokok sama sekali Back to 60's style....he. > ..he...he Minumlah Teh, Bukan Klorin... > > Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda > tentu suka segala sesuatu yang praktis, kan ? Nah, > Anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. > Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh > karena > yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah > untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh > hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda > terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? > > Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh > dicelupkan dalam air panas,makin banyak khasiat teh > tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang > terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat > klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi > jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari > 3 - 5 menit. > > Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan > dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, > hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan > lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak > lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah > besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun > serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara > asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan > pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan > kanker. > > Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda > tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara > yang sedikit repot, gunakan daun teh. > > -- "Absolutely Drug less Health Care solution Organization"

