Dyah Mustikaningsih wrote :
Masalah biaya yang terasa begitu membebani bagi masyarakat yang kurang
mampu, memang selalu terpikirkan oleh para tenaga medis. Sampai saat ini,
selalu dicari solusi dari masalah tersebut. Solusi yang sudah ada salah
satunya adalah kartu miskin. Hal ini memang belum memberikan manfaat yang
begitu besar. Namun, saya yakin dengan adanya kartu miskin, masalah biaya
dalam urusan pengobatan bisa sedikit teratasi walaupun belum semuanya. Untuk
penyakit-penyakit tertentu, sejauh yang saya ketahui, ada beberapa yayasan
yang menaunginya dan bersedia membantu biaya pengobatan yang dibutuhkan.

=========
Memang benar adanya soal kartu miskin / JPKM sedikit solusi pembiayaan bagi
kaum tak mampu dalam hal pelayanan kesehatan.
Tetapi tetap saja perlakuan para aparatus kesehatan di institusi ( fakta
yang saya jumpai di RS Terbesar di Purwokerto) mereka terkesan ogah-ogahan
melayani pasien dengan menggunakan kartu miskin/JPKM .

Yang lucunya ketika ada dokter yang orang tuanya kebetulan sakit dan dibawa
ke RS tersbut dengan memanfaatkan kartu ASKES juga dilayani
ogah-ogahan..akhirnya dokter tersebut ( kebetulan saya kenal) mengeluarkan
"ajian-nya" ...gak jadi pake ASKES :)

Salam dan Tetap Semangat!

~ Yogha


----- Original Message -----
    Posted by: "Dyah Mustikaningsih" [EMAIL PROTECTED] ko_nenk
    Date: Sun Feb 3, 2008 8:15 pm ((PST))

Assalamualaikum wr. wb
Maaf kalau saya ikut bicara.
Mungkin saya memang belum begitu banyak pengalaman dalam dunia kedokteran.
Namun sejauh ini yang saya tahu bahwa ilmu kedokteran itu terus berkembang.
Bukan hanya berubah setiap tahun atau setiap bulannya. Tapi hampir setiap
hari ada saja perkembangan dari dunia kedokteran yang muncul. Semakin banyak
alat-alat kedoktern yang diciptakan untuk membantu mendiagnosis suatu
penyakit. Betul apa yang dikatakan Dr. (Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA.
PhD bahwa diagnosis yang teliti dapat mengurangi faktor risiko kematian dari
suatu penyakit. Apalagi di zaman sekarang ini, masyarakat kita sudah semakin
pintar dalam menghadapi suatu problem kesehatan. Sehingga para tenaga medis
pun diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat.
Untuk mendiagnosis suatu penyakit tidaklah semudah yang kita bayangkan.
Karena semakin banyak penyakit yang ditemukan, maka semakin banyak pula
penyakit yang memiliki gejala yang sama. Dan terkadang untuk memastikan
 diagnosis yang disimpulkan oleh seorang dokter, diperlukan pemeriksaan
penunjang seperti laboratorium, X-Ray, USG, CT-scan, bahkan MRI. Pasti
dibutuhkan biaya tambahan untuk melakukan pemeriksaan-pemeriksaan ini, namun
jika kita melihat hasil yang kita dapat ( yaitu diagnosis yang tepat
sehingga dapat membantu pengobatan ) maka saya rasa sebanding. Tingkat
ketelitian dari CT-scan memang sudah terakui. Dan memang ada beberapa
kelainan pada tubuh yang hanya dapat terbaca jelas oleh CT-scan.
Masalah biaya yang terasa begitu membebani bagi masyarakat yang kurang
mampu, memang selalu terpikirkan oleh para tenaga medis. Sampai saat ini,
selalu dicari solusi dari masalah tersebut. Solusi yang sudah ada salah
satunya adalah kartu miskin. Hal ini memang belum memberikan manfaat yang
begitu besar. Namun, saya yakin dengan adanya kartu miskin, masalah biaya
dalam urusan pengobatan bisa sedikit teratasi walaupun belum semuanya. Untuk
penyakit-penyakit tertentu, sejauh yang saya ketahui, ada beberapa yayasan
yang menaunginya dan bersedia membantu biaya pengobatan yang dibutuhkan.
Semoga apa yang saya tulis ini bisa membantu.
Wassalam.


Kirim email ke