menyebutkan bahwa dari pisau cukur, kita bisa saja kita terlular virus
aids. Namun hal ini memungkinkan jika yang dicukur/dikerok sebelumnya
berdarah dan mengandung virus HIV/AIDS.

Pertanyaan saya:
1. Bukankah virus HIV/AIDS ini tidak tahan dengan udara terbuka??
2. Bukankah penularan virus HIV/AIDS ini harus langsung kontak darah??
Jadi jika ada jeda lama dengan udara terbuka seperti pada pisau cukur
mestinya tidak bisa menular donk????
3. Jadi solusinya klo kita cukur rambut, kita sebaiknya tidak usah
dikerok jambang, kumis donk?? Atau ada solusi yang lebih bagus mungkin?? 

Mohon pencerahan lebih lanjut.. Maklum kami orang awam...

coba jawab ya
1. benar, dalam kurun waktu tertentu, virus akan mati jika tidak menemukan 
induk/sarang barunya.sebab virus merupakan parasit obligat, alias tidak dapat 
hidup mandiri diluar inangnya.
2.benar virus HIV hanya dapat menular melalui kontak langsung. darah(+/- 90%), 
air mani(=/- 90%), ludah(kemungkinannya <1%){lihat referensi anda untuk 
persentase pastinya}.tapi, karena alat cukur itu sering sekali digunakan dan 
mungkin saja tukar pinjam.sebaiknya anda tidak menggunakan alat cukur secara 
bergantian, sebab kita juga tidak dapat tahu dengan pasti temen anda yg 
menderita HIV kapan meminjam pisau cukur anda, jadi memang biasa tidak 
disengaja.
3.solusinya ya jangan pinjam/tukar-tukaran alat pencukur, sikat gigi dan alat 
pribadi lainnya.
semoga membantu
regards, 
anggie, dr. 
 


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke