Dear milis dokter umum,

saya sedang menulis artikel untuk majalah Prevention Indonesia mengenai ritme 
circadian yang banyak mendapat pengaruh dari sinar matahari. Dari sumber yang 
saya baca, ritme ini membuat pola (sistem) biologis kita hari ini bisa terulang 
keesokan harinya. 

Adakah yang bisa menjelaskan kenapa bisa begitu? Bagaimana kalau, misalnya, 
hari ini saya bangun pukul 12 siang. Apa besok saya bangun jam segitu juga 
karena ritme circadian ini? 

Seberapa besar pengaruh ritme ini terhadap kita? Bagaimana mengakalinya kalau 
sudah terlanjur kacau? 

Mohon jawabannya ya...Terimakasih banyak sebelum dan sesudahnya. 

Salam,
Lily Turangan

Wikipedia: 
A circadian rhythm is an approximate daily periodicity, a roughly-24-hour cycle 
in the biochemical, physiological or behavioural processes of living beings, 
including plants, animals, fungi and cyanobacteria. The term "circadian", 
coined by Franz Halberg,[1] comes from the Latin circa, "around", and diem or 
dies, "day", meaning literally "approximately one day." The formal study of 
biological temporal rhythms such as daily, tidal, weekly, seasonal, and annual 
rhythms, is called chronobiology.
Circadian rhythms are endogenously generated, and can be entrained by external 
cues, called Zeitgebers. The primary one is daylight. These rhythms allow 
organisms to anticipate and prepare for precise and regular environmental 
changes.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke