RSUD Soedarso Akui Piutang Askes Rp8,98 Miliar

Pontianak (ANTARA News) - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso 
Pontianak, dr Muhammad Subuh mengakui adanya piutang dari PT Asuransi Kesehatan 
(Persero) Cabang Pontianak senilai Rp8,98 miliar, sesuai hasil temuan Badan 
Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

BPK RI menyatakan disclaimer opinion (tidak memberikan pendapat) terhadap 
Laporan Keuangan Pemerintah (LKP) Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 
2007, karena tidak memperoleh keyakinan yang memadai atas kewajaran laporan 
keuangannya.

"Piutang sejumlah itu memang benar, sementara pihak PT Askes hingga kini masih 
menunggu keputusan dari Menteri Kesehatan RI, untuk melunasi tunggakan klaim 
tersebut," katanya di Pontianak, Senin.

Ia mengatakan, piutang PT Askes tidak hanya di RSUD dr Soedarso saja melainkan 
seluruh Indonesia, karena permasalahannya tergantung pagu anggaran untuk PT 
Askes yang hingga kini masih kurang sekira Rp1,2 triliun untuk seluruh 
Indonesia, sehingga berdampak pada pembayaran klaim.

"Dari informasi yang kita terima, PT Askes akan membayar paling lambat sisa 
klaim piutang tersebut September mendatang. Sementara untuk hasil audit dari 
Irjen Departemen Kesehatan juga tidak ada masalah baik dengan PT Askes maupun 
dengan Irjen itu sendiri," katanya.

Sebelumnya, BPK-RI memberi tenggat waktu 60 hari kepada pejabat yang terkait 
untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan tersebut.

Muhammad Subuh menambahkan, untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes) bagi pasien 
dari keluarga miskin, pihak rumah sakit biasanya "berutang" dengan distributor 
alkes tersebut dan akan dibayar setelah verifikasi disetujui.

Namun distributor kini tidak mau memberi utang pengadaan Alkes karena mereka 
juga terbebani dengan kewajiban pembayaran kepada produsen.

Setiap bulan, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan Alkes pasien dari keluarga 
miskin di RSUD dr Soedarso Pontianak berkisar antara Rp300 juta hingga Rp400 
juta. Rumah sakit rujukan terbesar di Kalbar milik pemerintah itu juga 
membutuhkan Rp2,2 miliar untuk layanan pasien keluarga miskin.

Manajemen RSUD dr Soedarso Pontianak terpaksa menjadwal ulang pelaksanaan 
operasi sejumlah pasien yang menggunakan jasa layanan keluarga miskin karena 
keterbatasan dana dan prosedur pembelian alat kesehatan tertentu yang tidak 
mudah.

(*)
COPYRIGHT © 2008
http://antara.co.id/arc/2008/8/18/rsud-soedarso-akui-piutang-askes-rp8-98-miliar/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke