Terima kasih penjelasannya. Ada satu pertanyaan lagi, apa resikonya jika kita terkena Idiopathic Scoliosis dengan kelengkungan lebih dari 40 derajat dan tidak diobati. Salam
--- On Wed, 9/3/08, Irma Handayani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Irma Handayani <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Dokter Umum] Re: Help me please ..... Scoliosis ... To: [email protected] Date: Wednesday, September 3, 2008, 12:52 AM mengenai scoliosis, sebenarnya scoliosis adalah kelainan bentuk pada tulang belakang yang ditandai dengan melengkungnya tulang belakang ke arah samping (lateral curvature of the spine). Klasifikasi penyebab Scoliosis dari sisi non struktural karena kebiasaan postur tubuh yang kuran baik, nyeri pada tulang belakang ataupun karena tungkai bawah yang tidak sama panjang. Scoliosis jenis ini bersifat dapat berubah embali seperti sedia kala (reversible) apabila penyebabnya diatasi. Dari sisi struktural, penyebabnya karena kelainan bawaan dari lahir ataupun yang didapat pada masa perkembangan tubuh. Kelainan tersebut dapat berasal dari kelainan tulang (osteopathic scoliosis), kelainan pada sistem syaraf (neuropathic scoliosis), kelainan pada otot (myopathic scoliosis), ataupun scoliosis yang tidak diketahui penyebabnya (idiopathic scoliosis). Penegakan diagnosis scoliosis pada klasifikasi berdasarkan usia penderita, terdiri atas tipe Infantive, yaitu terjadi pada usia 0 hingga 3 tahun, tipe Juvenile, yaitu kelainan ini muncul di antara usia 4 hingga 9 tahun dan tipe Adolescent, kelainannya muncul di antara usia 10 tahun hingga akhir masa pertumbuhan tulang (16-17 tahun). Idiopathic scoliosis adalah kelainan bentuk pada tulang belakang yang cukup sering dijumpai, yaitu sekitar 0,5% dari seluruh populasi. Idiopathic scoliosis terjadi secara perlahan, tiba-tiba dan tidak disertai rasa nyeri. Pada awal perkembangan kelainan penderita biasanya tidak menyadari dan karena ditutupi oleh pakaian, orang tua ataupun orang-orang di sekitar penderita pun tidak menyadarinya. Pada akhirnya, biasanya oran tua penderita barulah menyadari apabila bau anaknya tidak lagi sama tinggi, punggungnya menonjol pada satu sisi dan tulang panggulnya yang juga menonjol pada satu sisi. Bila gambaran klinisnya sudah sampai pada fase seperti ini, biasanya lengkung tulang belakang sudah mencapai 30 derajat. Pemeriksaan biasanya dilakukan dari arah belakang penderita dan kelainan ini akan lebih jelas terlihat jika penderitanya menundukkan badan ke arah depan. Sedangkan untuk penanganan nonoperative. Pada penderita dengan derajat kelengkungan tulang belakang antara 20 hingga 40 derajat dan diperkirakan masa pertumbuhan tulang masih bersisa 2 tahun lagi atau lebih, penggunaan brace tulang belakang biasanya dapat mencegah bertambahnya derajat kelengkungan. Penangan operative. Idiopathic scoliosis dengan kelengkungan tulang belakang lebih dari 40 derajat, sebaiknya dilakukan tindakan operasi untuk mengoreksi kelainan tersebut.Tindakan koreksi ini memerlukan instrumentasi (alat) yang dipasang pada tulang belakang penderita. semoga penjelasan ini bermanfaat, terima kasih,,.. cheers, irma On Fri, 2008-08-29 at 12:04 +0000, yustin1465 wrote: > ada alat yang namanya inversion, (visa dibeli di toko alat olah raga) > mungkin bisa membantu. > > cara kerjanya, bergelantung pada alat itu, kaki diatas, kepala > dibawah. > > buat yang punya sakit punggung, juga membantu. steching lah... > > coba pergi ke fisio therapy. mumpung masih anak. bisa diluruskan kok. > > gimana dok........apa bisa dipertanggungjawabk an. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]

