thx b4,.. tapi saya masih bingung dok jadi apakah yg saya alami itu suatu penyakit biasa(warna lidah hitam kehijau-hijauan) saya juga tidak pernah minum obat maag krn tidak ada turunan maag demam "scarlet" itu penyebabny apa? lalu masalah membersihkan sudah saya lakukan tapi hanya bertahan sebentar saja (tidak sampai sehari) lalu muncul lagi o iya saya juga suka memakai sbun muka, sering kali busa sabunny masuk k mulut apakah itu berpengaruh satu lagi dok, kalo m0 periksa lidah ini periksanya di mana ya apakah ada dokter spesialis mulut di rumah sakit2 umum trims bgt utk smua infowny
----- Original Message ---- From: Irma Handayani <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, September 3, 2008 8:08:13 AM Subject: Re: [Dokter Umum] lidah saya hitam selamat pagi maatmaandy, penyebab perubahan warna pada lidah itu beragam. lidah juga akan tampak berambut setelah demam, setelah pengobatan antibiotik atau jika terlalu sering menggunakan obat kumur peroksida. Pangkal lidah bisa terlihat kehitaman jika eseorang menggunakan sediaan bismut untuk sakit maag. Menyikat lidah dengan sikat gigi dapat menghilangkan perubahan warna tersebut. Suatu selaput putih pada tepi lidah yang bila diusap menimbulkan perdarahan mungkin menunjukkan suatu thrush. Lidah yang kemerah-merahan bisa merupakan tanda dari anemia pernisiosa atau suatu kekurangan vitamin. Anemia karena kekurangan zat besi juga membuat lidah terlihat pucat dan licin (karena lidah kehilangan jonjot-jonjotnya) . Gejala awal dari demam scarlet bisa merupakan perubahan warna lidah yang normal menjadi seperti strawberi dan raspberi. Bercak-bercak putih, bisa timbul pada demam, dehidrasi, sifilis stadium 2, trush, liken planus, leukoplakia atau pernafasan melalui mulut. Lidah licin dan kemerahan disertai nyeri merupakan pertanda dari pellagra, suatu jenis malnutrisi karena kekurangan niasin dalam makanan. Pada lidah geografis, beberapa daerah lidah tampak putih dan daerah lainnya tampak merah dan licin. Daerah yang mengalami perubahan warna sepertinya berpindah-pindah selama beberapa tahun atau seumur hidup pendeirta. Hal ini biasanya tidak menimbulkan nyeri dan tidak memerlukan pengobatan. Benjolan kecil di kedua sisi lidah biasanya tidak berbahaya, tetapi benjolan pada salah satu sisi lidah bisa bersifat ganas. Daerah kemerahan atau keputihan, luka terbuka atau benjolan di lidah tanpa sebab yang pasti, terutama jika tidak menimbulkan nyeri, merupakan pertanda dari kanker dan harus diperiksa. Sebagian besar kanker mulut tumbuh di tepi lidah atau di dasar mulut. Kanker hampir tidak pernah tumbuh di pangkal lidah. Luka terbuka di lidah bisa disebabkan oleh virus herpes simpleks, tuberkulosis, infeksi bakteri atau sifilis stadium dini. Luka terbuka juga bisa disebabkan oleh alergi atau penyakit sistem kekebalan. Glossitis adalah suatu peradangan pada lidah (kemerahan, pembengkakan dan nyeri). Glossodinia adalah suatu perasaan terbakar atau perasaan nyeri di lidah. Biasanya tidak memiliki penampakan yang khusus atau penyebab yang jelas; tetapi mungkin disebabkan oleh tekanan pada gigi oleh lidah, reaksi alergi atau bahan iritan (misalnya alkohol, bumbu dapur atau tembakau). Mengganti pasta gigi, obat kumur atau mengunyah permen karet dapat menghilangkan rasa nyeri. Glosodinia kadang-kadang merupakan pertanda dari gangguan emosional atau penyakit mental. Bisa diberikan obat anti cemas dosis rendah. Tanpa memandang penyebabnya, keadaan ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya. semoga bermanfaat, terima kasih,,.. salam, irma 1On Mon, 2008-09-01 at 05:12 +0000, maatmaandy wrote: > halo dok, sbelumny trims kalo dibaca (syukur2 ditanggepin. ..) > bgini dok saya punya masalah dengan lidah saya... ko warnanya agak > khitam-hitaman sudah lama skali saya alami ini padahal saya tidak > mengkonsumsi makanan/minuman yq mengandung pewarna, saya sudah coba > membersihkan dgn alat pembersih lidah, namun hilangny cuma sesaat > saja > lalu timbul lagi. > jadi mohon informasiny dok, penyakit apa ini? apa berbahaya? adkah > kanker lidah? > kalau memang penyakit, biasanya karena apa ini saya bisa > terkena "ini"? lalu bgmn supaya sembuh? > skali lagi trima kasih banyak atas p'hatiannya -salam- > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]

