Dear Prita, ataupun siapa yang mengirim forward'an email ini, Saya juga turut prihatin kalau memang benar begitu keadaannya.
Saya jadi bertanya-tanya, apakah mbak prita ini udah mengirimkan komplainan ini ke suratkabar? Atau dimasukkan saja ke surat pembaca kompas online. Kalo mbak prita mau dan ada duit, sebenarnya bisa sewa pengacara yang bagus dan tuntut aja RSnya. Ini masalah nyawa,nggak main-main. Semoga berita ini bukan hoax semata. Salam prihatin, depe

