Fitonutrisi / phytofactors / phytochemicals adalah nutrisi yang berasal dari
unsur tumbuhan selain vitamin dan mineral.
Fitonutrisi berbeda dengan zat gizi yang terkandung dalam makanan yang telah
umum dikenal sebelumnya, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral,
dll.
Fitonutrisi merupakan senyawa non-gizi yang sarat manfaat. Fitonutrisi
bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan
kerusakan sel akibat radikal bebas, seperti asap rokok, polusi udara, racun
pada makanan berupa zat pengawet, pewarna, penyedap, sinar ultraviolet, dan
banyak lagi.
Bagi tumbuhan, fitonutrisi bermanfaat sebagai pemberi warna (diantaranya daun,
buah dan bunga), pemberi aroma serta melindungi tumbuhan dari serangga,
bakteri, virus, dan sinar ultraviolet.
Bagi tubuh kita, Fitonutrisi penting untuk membantu efektivitas kerja vitamin.
Fitonutrisi tidak dapat diekstrak, hanya bisa kita dapatkan, bila kita
mengkonsumsi seluruh sayuran atau buah-buahan (pada buah-buahan, termasuk biji
dan kulitnya).
*****
FITONUTRISI BISA MENJADI PELINDUNG RADIKAL BEBAS
Pengaruh gaya hidup yang kurang baik, stress dan polusi lingkungan meningkatkan
kebutuhan tubuh akan zat gizi dan fitonutrisi sebagai pelindung dari radikal
bebas. Kajian kesehatan menemukan bahwa kini fitonutrisi memegang peranan
penting untuk kesehatan.
“Fitonutrisi disebut juga fitokimia, yakni komponen kimia yang berasal dari
tumbuhan. Fitonutrisi bukan vitamin ataupun mineral, tetapi memiliki manfaat
bagi kesehatan, ujar dr Samuel Oetoro MS SpGK, spesialis gizi klinik, di
Jakarta, kemarin.
Fitonutrisi tidak termasuk ke dalam senyawa gizi yang terkandung di dalam
makanan, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan lainnya.
Fitonutrisi bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai
penyakit dan kerusakan sel akibat radikal bebas seperti asap rokok, polusi
udara, racun pada makanan berupa zat pengawet, pewarna, penyedap, maupun sinar
ultraviolet.
Pada tumbuhan, fitonutrisi berperan melindungi tumbuhan dari serangga, bakteri,
virus dan sinar ultra violet (UV). Demikian pula fitonutrisi pada tumbuhan,
pada manusia fitonutrisi juga berperan penting bagi kesehatan. Fungsi
fitonutrisi inilah yang terus menerus diteliti oleh peneliti dunia.
Fitonutrisi, menurut dr Samuel Oetoro, dapat meningkatkan metabolisme sel untuk
membantu fungsi organ dan sistem tubuh sehingga diperoleh keseimbangan optimal.
Fitonutrisi juga membantu tubuh untuk memproduksi enzim perlindungan terhadap
racun yang berasal dari makanan yang dikonsumsi, serta membantu enzim fase II
yang aktif di hati yang akan menyaring racun dalam darah.
Berperan untuk menjaga vitalitas sel tubuh, fitonutrisi akan memelihara sel-sel
tubuh dalam kondisi baik sehingga akan dihasilkan tenaga dan stamina sepanjang
hari.
Disamping itu, asupan vitamin setiap harinya juga perlu diperhatikan untuk
menunjang kesehatan. Sebagai pemenuhan kebutuhan tenaga, vitamin B dapat
membantu metabolisme karbohidrat, protein dan lemak menjadi tenaga.
Vitamin B kompleks pun merupakan bagian dari ko-enzim yang diperlukan untuk
menghasilkan adenosine triphate (ATP) atau tenaga. Sedangkan multimineral
berfungsi sebagai penguat sel agar metabolisme tubuh berlangsung dengan baik.
(izn)
Health News Tue, 15 Jan 2008 08:52:00 WIB
Sumber: PdPersi, wordpress.com
*****
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
[ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ]Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/