dear all,
bagi anda yang ingin tahu lebih jauh soal pembalut ini, silakan baca bahasan 
dan diskusinya di blog mbak lita ini; sebuah bahasan yang cukup netral dan 
membuka wawasan ilmiah, menurut saya.

salam

Berikut bahasanya:

Mitos Ion Negatif dan Pembalut Sehat
Published by Lita September 7th, 2007 in Health.

Email yang sama masuk ke milis Sehat dan milis ASI for baby, bertajuk 'Pemutih 
pada Pembalut'. Berikut ini isinya:

    Subject: PEMUTIH PADA PEMBALUT

    Cek hiegienis produk Napkin yang anda pakai!! karena menurut WHO, Indonesia 
merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim:
    *** NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk 
pembalut yang tidak berkualitas !!!!

        * Di RSCM : 400 Pasien Kanker Leher Rahim baru setiap Tahun.
        * Di RSCM kematian akibat Kanker Serviks sekitar 66%
        * Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut
        * Tingkat Kesadaran deteksi dini masih rendah.

    Cara pengecekan:

        * Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti didalamnya.
        * Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga 
lebih jelas.
        * Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut anda dan celupkan ke dalam 
air tersebut. Aduk dengan sumpit.
        * Lihat perubahan warna air (karena kalo hieginis dan bersih,seharusnya 
air akan tetap jernih).
        * Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp.
        * Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang 
kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih ( byclin ).

    Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan 
di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah:

        * Keputihan,
        * Gatal-gatal
        * Iritasi
        * dan lain-lain.

Bagian yang ganjil berurutan dari awal:

1. Penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas

Apa yang dimaksud dengan 'tidak berkualitas'? Kalau merujuk ke email ini, 
berkualitas berarti higinis dan tidak mengandung pemutih. Err… memangnya kalau 
mengandung pemutih lalu tidak higinis? Pemutih atau bleaching agent adalah 
oksidator kuat, yang beberapa di antaranya populer sebagai disinfektan 
(pembunuh kuman), misalnya peroksida dan hipoklorit.

Dengan demikian ada kejanggalan besar dalam pernyataan tersebut, karena 
seharusnya yang mengandung bahan pemutih justru higinis, terlepas dari efek 
iritasi pada kulit yang mungkin ditimbulkannya. Tapi itu masalah lain.

2. Mengecek tingkat higienisme adalah dengan menguji mikroorganisme kontaminan 
yang ada, bukan dengan menguji adakah bahan pemutih atau tidak.

Penulis artikel tersebut kurang mengerti dunia mikrobiologi. Jika kita 
mensterilkan suatu permukaan dengan disinfektan, katakanlah dengan formalin 
(larutan formaldehid 37%), alkohol 70%, atau hidrogen peroksida, maka permukaan 
tersebut dapat dikatakan higinis.

Higinis memang tidak harus steril (setidaknya jumlah mikroorganisme kontaminan 
tidak cukup untuk membuat kita sakit), tapi steril sudah pasti higinis. 
Mempertentangkan 'higinis' dengan 'pemutih' jelas tidak berguna dan sia-sia, 
karena hubungannya justru saling menguatkan.

3. Artikel ini minim sekali informasi ilmiah, setidaknya rujukan: laporan WHO 
tahun berapa, apa judul surveinya, bahkan kita tidak diberitahu persisnya dari 
mana informasi ini berasal.

Tidak ada nama penulis, bahkan tidak ada SATUPUN nama yang tercantum, kecuali 
Leonard. Itupun saya tidak menemukan Leonard mana yang dimaksud yang berhasil 
mendokumentasikan teori tersebut. Keserba-miniman ini saja seharusnya sudah 
cukup untuk membuat anda bertanya-tanya jika tidak langsung melupakannya 
sebagai hoax.

4. Rilis resmi RSCM dan WHO seharusnya terdokumentasi dengan baik. Memiliki 
atribut wajib: nama orang yang bertanggungjawab, judul/abstraksi/tema/nomor 
dokumen, dan tanggal diterbitkan. Tidak ada satupun yang disebut dalam artikel 
ini.

5. Ketidak-higinisan produk hubungannya adalah dengan infeksi, dan belum tentu 
berujung pada kanker mulut rahim (cervix). Sedangkan pada artikel ini 
seolah-olah SEMUA kasus kanker mulut rahim berpangkal pada pilihan pembalut 
yang salah. Jelas ini NGACO. Anda tidak dapat menyalahkan seorang perempuan 
yang menderita kanker mulut rahim tanpa riwayat infeksi dengan melabelnya 
sebagai 'salah pilih pembalut'.

6. Bagian inti pembalut tidak sama antara satu merek dengan merek lainnya. Ada 
produk yang menggunakan jel sebagai bahan pengikat cairan, ada juga yang tidak. 
Kalau satu pembalut isinya hanya kapas -yang jelas tidak akan hancur ketika 
dimasukkan ke dalam air- apakah kemudian pembalut tersebut serta merta 
dinobatkan sebagai 'berkualitas'? Saya kehilangan 'sesuatu' di sini. Err.. 
hubungan sebab-akibat, mungkin?

7. Ada apa dengan sumpit? Kenapa sumpit? Kenapa tidak sendok atau spatula 
gelas? Ya mungkin ini tidak penting. Tapi karena muncul di bawah bagian 
'pengujian', semua jadi tampak penting bagi saya.

8. Lihat perubahan warna air. Bagaimana kalau jel yang digunakan ternyata 
berwarna? (ngomong-ngomong saya belum pernah buka dan lihat warna dan tekstur 
jel di dalam pembalut, ada yang sudah mencoba?) Higinis sekalipun, jika air 
berubah warna maka pembalut ini dinyatakan tidak berkualitas?

9. Keputihan, gatal-gatal dan iritasi dapat timbul sekalipun tidak memakai 
pembalut yang bermasalah. Sebagian perempuan dikaruniai keputihan yang muncul 
apabila: menjelang haid, stres, atau memakai pakaian dalam dari bahan yang 
kurang 'ramah' (tidak menyerap keringat, misalnya).

Sebab lain keputihan adalah infeksi jamur. Dari pembalutkah? Belum tentu, 
karena infeksi yang berhubungan dengan pembalut umumnya adalah infeksi oleh 
bakteri Staphylococcus aureus. Sedangkan gatal dan iritasi saat memakai 
pembalut dapat disebabkan oleh bahan permukaan pembalut yang langsung menyentuh 
kulit, BUKAN jel yang letaknya di dalam dan terlindung oleh lapisan-lapisan 
luar.

Dari mana artikel ini berasal?

Dengan kata kunci yang tepat (maaf, saya bahkan lupa apa yang saya gunakan saat 
itu), Google memandu saya ke satu situs produk yang dipasarkan lewat jalur 
multilevel marketing (MLM). Dari situs itu saya diberitahu bahwa untuk 
memberikan solusi 'sehat dan aman, bebas nyeri dan penyakit' ada satu produk 
dengan fitur ANION.

    Keajaiban teknologi anion:

    Setiap sentimenter kubik lapisan anion pada pembalut sehat ini dapet 
melepaskan lebih dari 5.800 anion. Dahsyat!

    Intensitas anion yang dilepaskan sangat efektif dalam membunuh dan menekan 
pertumbuhan bakteri dan virus pada permukaan pembalut.

    Lapisan anion tersebut dapat melepaskan oksigen, memiliki kadar pH yang 
seimbang untuk:

        * Meningkatkan metabolisme dan sirkulasi
        * Memperkuat daya tahan tubuh
        * Mengurangi stres
        * Menghilangkan bakteri
        * Mengobati radang
        * Menghilangkan bau
        * Menghilangkan kelelahan

Jujur, saya seperti melihat promosi dukun: segala bisa! Ah tapi ini tidak soal 
dukun atau bukan, jadi lupakan saja perasaan saya.

Anion tidak statis, apalagi jumlahnya

Kondisi daerah vaginal dalam keadaan normal cenderung asam. Dengan diberi 
tambahan oksigen, yang katanya dilepaskan oleh anion, maka keasaman meningkat. 
Jelas tidak dapat dikatakan 'pH seimbang'. Karena lebih asam daripada yang 
dibutuhkan flora vagina untuk bekerja optimal menjaga dan melindungi vagina 
dari infeksi mikroorganisme patogen.

Meningkatkan metabolisme dan sirkulasi dengan cara memakai pembalut yang 
melepaskan oksigen? Anda pasti bercanda, jika yang dimaksud adalah metabolisme 
tubuh. Dan… err.. sirkulasi apa ya? Sirkulasi ion?

Sama tidak masuk akalnya dengan memperkuat daya tahan tubuh. Soal mengurangi 
stres dan menghilangkan kelelahan, masih dapat saya terima, dalam hal: memakai 
pembalut yang tepat (dan cocok) akan mengurangi kekhawatiran dan was-was selama 
pemakaian. Capek kan mikirin 'tembus gak ya?', 'geser gak ya?' selama 24×5 jam? 
Gimana ngga stres kalau kerjaan ngga selesai dan malah mikirin pembalut 
sepanjang waktu haid.

    It should be stressed that ions are always created in pairs—a positive and 
a negative ion. In unipolar field ionizers, one polarity is automatically held 
back, so it appears as if only positive or negative ions are produced, but that 
is not so.

    Ions do not live forever. They recombine with oppositely charged ions, they 
combine with aerosol particles, and they plate out on surfaces. Therefore, the 
reason for a more or less constant ion concentration of some hundred ions of 
each polarity per cubic centimeter (at sea level) is the constant production of 
maybe 5–10 ion pairs per cubic centimeter per second caused by natural 
radiation. So to keep a high ion concentration in a given volume, ions have to 
be constantly produced.

Untuk mempertahankan keberadaan ion negatif, diperlukan 'usaha luar', sedangkan 
kita tahu pemakaian pembalut tidak akan nyaman jika kita harus selalu menempel 
pada satu mesin demi keberadaan ion negatif yang diklaim produk. Hadir secara 
alami? Radioaktif dong, ya. Seram kali pakai pembalut yang mengandung bahan 
radioaktif.

Rasanya cukup sekian. Ada yang bersedia menambahkan? Tolong bantu koreksi saya. 
Mohon dimaklum, menulisnya agak terburu-buru.

Referensi:

    * Ion on Wikipedia
    * Are Ions Good for You? by Niels Jonassen,
    * Bahasan tentang istilah alami di Menyoal kimia organik dan alami
===============================
BananaTalk adalah situs pribadi dalam format weblog.

Informasi yang disediakan oleh situs ini TIDAK untuk digunakan -atau 
dipertimbangkan- sebagai pengganti nasihat medis, diagnosa, maupun perawatan.

Tujuan utama pemberian informasi oleh situs ini adalah untuk mendidik konsumen 
pelayanan (dan produk) kesehatan serta isu medis yang mungkin mempengaruhi 
kehidupan sehari-hari.

Pendapat pribadi dapat berubah. Rujukkan pada pendapat yang mutakhir.

Kecuali kutipan pernyataan, isi weblog ini tidak mencerminkan/mewakili 
pendapat/sikap dari: pihak yang pernah (atau sedang) mempekerjakan saya, rekan 
kerja, agregator, dan institusi yang saya pernah terlibat di dalamnya.

Kami tidak bertanggung jawab atas isi pranala luar yang terdapat dalam situs 
ini. Semua artikel, informasi maupun komentar adalah tanggung jawab penulisnya 
masing-masing.

Akses menuju situs ini dan pemanfaatan informasi yang tersedia dianggap 
sukarela dan atas tanggungan pribadi pengguna.
http://lita.inirumahku.com/health/lita/mitos-ion-negatif-dan-pembalut-sehat/

Diedit utk bisa di sebarkan Mod.
================================
 
----- Original Message ----- 
From: adhistydesita 
To: [email protected] 
Sent: Thursday, September 18, 2008 12:00 AM
Subject: [Dokter Umum] Re: PEMBALUT DAPAT MENYEBABKAN KANKER MULUT RAHIM


Saya mau coba jawab yang saya tau soal virus, maaf sebelumnya kalo
masih kurang. Memang salah satu penyebab kanker mulut rahim (cervical
cancer) adalah virus yang disebut HPV (Human Papiloma Virus), virus
ini sebenarnya ada di bagian genital setiap wanita namun dia menyerang
pada saat imun kita sedang lemah, karena itu dibutuhkan vaksin untuk
meningkatkan imun kita terhadap HPV. Namun, zat dioxin yang ada di
beberapa pembalut wanita juga bisa menyebabkan kanker (menurut data WHO). 
Jadi kalo menurut logika saya, saya umpamakan seperti kita minum obat
dan racun bersamaan, mana yang lebih banyak kita minum itu yang
menang. Seperti kita di-vaksin tapi kita tetap memakai pembalut yg ada
dioxin setiap bulan, tetap saja ada resiko untuk terkena kanker. Nah,
menurut saya lebih baik kita combine kan? Di-vaksin dan pakai pembalut
yang aman.


------------------------------------

[ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ]Yahoo! Groups Links




[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

[ Forum Kesehatan : http://www.medisiana.com ]Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/dokter_umum/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke