Sewaktu ibu kami hamil kami,anak2nya, supaya bayi tidak terlalu
besar,dokter menganjurkn diet dgn mengurangi makan nasi, menggantikn
nasi dgn roti tawar, krn roti tawar karbohidrat nya lbh sedikit
dibanding nasi n  roti mngandung ragi utk mengembangkn roti, shg
memberi rasa kenyang. Semoga membantu.
Salam,
Hn MJ.

On 10/13/08, Firman Juliansyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Anak pertama kami lahir melalui bedah sesar di kab.
> Cianjur. Saat kehamilan putra pertama itu, kami sering
> kontrol kepada bidan dan dokter spesialis, sering juga
> periksa USG. Namun tidak ada yang memberi sinyal
> perlunya treatmen khusus untuk kelahiran putra pertama
> kami.
>
> Menjelang kelahiran, saat mulai kontraksi, kami
> kembali mengunjungi bidan. setelah kontraksi
> berlangsung hampir dua hari, bahkan sampai bukaan
> ke-10, putra kami belum juga brojol. ketuban juga gak
> pecah-pecah. Tenaga si ibu sudah lemah.
>
> Akhirnya sang bidan menyerah dan menyarankan kmi ke
> seorang dokter spesialis anak. di sana, langsung
> diupayakan tindakan vakum (kepala bayi ditarik dengan
> semacam sedotan besar). setelah dua kali gagal, sang
> dokter pun memberikan pilihan terakhir berupa bedah
> sesar.
>
> Menurut dugaan beberapa orang, ada kemungkinan jalan
> lahir si ibu lebih kecil daripada kepala si bayi.
> sebenarnya asaya menyayangkan kenapa para bidan dan
> dokter spesialis tidak memperingatkan kami jauh-jauh
> hari, sehingga mungkin, si ibu bisa melakukan diet
> tertentu.
>
> Saat ini kami tinggal di Bandung. Dengan pertimbangan
> penghematan biaya, kami sangat ingin agar kelahiran
> anak kedua kami bisa berlangsung normal. saat ini usia
> kehamilah telah mencapai empat bulan. kami mohon saran
> dan masukan agar kelahiran anak kami yang kedua dan
> selanjutnya dapat berlangsung normal. kami sedang
> merencanakan diet nutrisi si ibu agar si janin tidak
> terlalu besar. adakah cara lain  yang dapat kami
> tempuh?
>
>
>
> Terimakasih
>
> Firman Juliansyah
>
>
>
>

-- 
Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

Kirim email ke