Halo, salam kenal dari Semarang... Usia kehamilan kita hampir mirip, masih di belasan minggu. Sedikit saran saja, usahakan Bu Erna makan sesering mungkin, meski sedikit. Tidak harus sepiring atau setengah piring. Beberapa sendok makan cukup. Dan jangan tunggu waktu makan sampe perut terasa sangat kembung atau mual. Pasti akan keluar lagi. Tips lainnya, kadang kalau rasa mual memang sudah sangat susah ditahan, saya justru makan banyak persis setelah mu***h. Dan makanan tsb malah awet dan tertinggal lama di perut...^_^ Coba makannya setiap 2 jam sekali. Karbo kan tidak harus dari nasi. Ada mi-bihun-roti, bahkan 1 butir pisang juga mengandung sedikit karbo. Hindari teh manis, karna kandungan kafein dalam teh cukup menambah rasa mual. Bisa diganti dengan jahe wangi, susu putih hangat atau jeruk hangat. Atau, setelah makan karbo dan kombinasi protein, 2 jam berikutnya diseling dengan makan buah saja. Apel-jeruk-pisang dan banyak jenis buah lainnya (diluar duren-rambutan-sawo) bisa dan boleh koq dimakan ibu hamil... Alhamdulillah, periode terburuk saya di Januari lalu sudah lewat. Absen hanya 3.5 hari. Dan Pebruari ini, 'hanya' baru ijin stengah hari saja...^_^ Mari Bu, kita sama2 berjuang, lewati masa trimester I dengan sukses. Semangat!!...^_^
On 2/9/10, Ernawati Suryadi <[email protected]> wrote: > Dear All, > Dok saya butuh solusi nih.. > Saya hamil 10 minggu tapi sejak awal kehamilan saya mengalami gangguan dalam > mengkonsumsi makanan dan minuman. Memang sempat masuk ke dalam tubuh semua > makanan dan minuman yang saya konsumsi tapi hanya bertahan 10-15 menit lalu > seluruhnya akan kembali keluar. Bidan menyarankan agar diimpus dan dirawat 2 > hari untuk tambah nutrisi karena kondisi kurang baik. Namun karena saya > bekerja...adakah solusi dan saran dari dokter agar saya dapat bekerja terus > tanpa harus dirawat. > > Thx, > erna > > ________________________________ > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > -- -BunSalâ„¢-

