Sari adalah gadis muda yang berasal dari keluarga yang sangat miskin dan tinggal di 
desa yang terpencil. Suatu hari ayahnya sakit keras dan harus dibawa ke rumah sakit 
tapi tidak ada uang sepeserpun yang dia miliki. Dalam kebingungannya Sari teringat 
pada pamannya di Jakarta yang pernah berkunjung ke rumahnya dan meninggalkan no. 
telepon dengan pesan :' Sari, kalo ada apa-apa yang kamu butuhkan jangan ragu-ragu 
untuk telpon paman ya!".

Maka secercah harapan muncul dihati Sari, walaupun ada juga yang masih memberati 
hatinya yaitu dia tidak memiliki uang sedikitpun untuk menelepon dan dia juga belum 
pernah sekalipun menelepon. Tapi dengan tekat bulat untuk menyelamatkan ayahnya 
berangkatlah Sari ke satu-satunya wartel di kecamatannya yang berjarak +/- 5 Km dari 
rumahnya. Sesampainya di wartel dengan takut-takut diapun menemui penjaga wartel 
tersebut dam terjadilah dialog sbb:

Sari : " bang, saya mau menelepon ke Jakarta, tapi saya gak punya duit, boleh ya 
bang???"

Penjaga Wartel (PW): (dengan wajah galak) " Wah gak boleh dong, kamu kira ini punya 
bapak moyang mu??"

Sari : (dengan memelas) " Tolonglah Bang, bapak saya sakit keras saya harus telepon 
paman saya supaya bisa bawa Bapak ke RS, saya bersedia melakukan apa saja asalkan saya 
bisa menelepon paman saya"

Mendengar kata-kata tersebut timbul niat mesum dari Penjaga Wartel itu, Matanya mulai 
mengamati tubuh mulus Sari...

PW : (dalam Hati)" Heheheheh mulus bener cewek ini, siapa tau nih cewek bisa gue 
mainin .... "

PW:" Bener kamu mau lakuin apa saja asal bisa telpon???

Sari:" Iya bang apa saja...."

PW:" Baik, kalo begitu kamu ikut saya ke belakang!"

Sari pun mengikuti Penjada wartel itu ke kamar belakang. Dengan tergesa-gesa penjaga 
wartel itu menurunkan celananya dan mengeluarkan penisnya yang sudah berdiri dengan 
kerasnya.

PW:" Ayo jongkok!!!" 

Sari: (dengan takut2 berjongkok dihadapan Penjaga wartel itu...)

Melihat sari yang masih berdiam diri saja Penjaga Wartel itu berkata:" Ayo cepatttt... 
katanya mau lakuin apa saja biar bisa telepon !!!"
Dengan ragu2 Sari mulai memegang penis itu dan pelan-pelan mendekatkannya ke mulutnya, 
kemudian...................

Sari: " Halooo ini paman ya????"



Regard
Bagus Hariyadi




--
http://ketawa.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke