hebat oei,
tapi sepertinya saya salah kirim minta maaf
harus e-ketawa harusnya lucu2 tapi malah saya bikin yang lucu buat saya sendiri
tapi engak lucu buat yang lain
btw soal capres, engak bisa kasih komentar dech
mungkin team suksesnya aja yang berhak jawab
agak kecewa juga kemarin aku lihat ada tim sukses yang bilang bahwa calonnya kalau di lihat wajaknya sejuk
dan ngayomi atau ada yang mengatakan telah di akui oleh dunia internasional
yang jadi pikiranku kok ada ya calon yang hanya karena muka doang
ha haha ha ha a modal wajah
kayaknya perlu isu satrio piningit lagi kali ya
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, May 25, 2004 6:46 PM
Subject: Re: [e-ketawa] milis tentangga lagi tentang capres yang kedua

Hallo,

Gua cuma mau ngomentari email ttg Wiranto & keluarganya. Emangnya kalo anak2nya pake kerudung & menantunya berjenggot kenapa? Apa jadi keliatan islami? Perampok & tukang palak di pasar juga jenggotan. Lalu Jilbab juga nggak menjamin kalo pemakainya cantik luar dalam. Cewek berjilbab memang dianggap plus & lebih baik oleh masyarakat, dan cara itulah yg coba dimanfaatkan sama WIranto cs. Lagipula, itu semua khan hanya image yg coba ditampilkan Wiranto sekeluarga biar keliatan keluarga baik2. 

Lagian, program yg diajukan Wiranto (maupun capres2 yg lainnya)keliatan klasik, krn semua capres juga pasti kurang lebih punya program yg sama, tetapi sama2 juga lemah penerapannya di kehidupan nyata masyarakat Indonesia skrg ini. Lalu satu hal yg gua liat, tidak ada satu caprespun yg dekat dengan rakyat. Mereka semua bagaikan orang2 yg tak tersentuh sama tangan2 rakyat, & dan anehnya masyarakat nganggep itu semua biasa. Coba inget2, mana ada capres kita pas kampanye pemilu partai kemaren yg salaman dan ngedeketin pendukungnya? Semuanya dikerubungi bodyguard & itu nggak memungkinkan rakyat buat neglakuin body touch spt salaman atau cuma sekedar nyentuh pundak. Coba bandingin sama kanselir jerman misalnya. Dia mau berhadapan sama rakyatnya & selalu ngelayanin ajakan salaman pejalan kaki. Ini cuma contoh kecil aja. Kalo capres kita nggak dekat dengan rakyat, gimana bisa tau kondisi rakyat sebenernya di lapangan? Mereka selalu mengklaim kalo tau kondisi akar rumput, tapi itu sebenernya hanya berita yg datang dari laporan2 orang lain. Mereka nggak pernah turun sendiri ke lapangan, meninjau keadaan sebenarnya, contohnya kalo ada bencana alam, atau kerusuhan, atau bahkan inspeksi mendadak. Kalopun ada yg mengunjungi wilayah2 tersebut, minimal beberapa hari setelahnya setelah keadaan sudah cukup normal, ya buat apa dong?

Gua yakin member maillist ini kebanyakan tau permainan "Kata Berantai". Satu pesan disampaikan dari satu orang ke orang yang lain, kemudian orang itu menyampaikan pesan yg sama kepada orang lain, begitu selanjutnya pesan itu disampaikan sampai orang terakhir. Pesan yg disampaikan ke orang terakhir akan dicocokkan sama pesan yg disampaikan oleh orang pertama. Harap diingat bahwa sebenarnya pesan itu adalah pesan yg sama. Tetapi hasilnya (hampir selalu) berbeda/nggak cocok; kebanyakan isi pesan tersebut nggak lagi sampai ke orang terakhir.

Ini yg terjadi di negara kita selama ini. Pemimpin negara kira yg sekarang dan yg sudah2 selalu menjadi penerima pesan terakhir tentang keadaan riil, faktual mas�arakat kita. Ini yg paling gua sesalkan.

--

--------- Original Message ---------
DATE: Mon, 24 May 2004 09:52:05
From: "rosi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>

 
 
Kok dijuluki mr Whiskey yach...?? Apa suka bawa bedil
sambil nyekek botol wiski?? ;-)

btw, ini ada berita profil mr Wirz...ternyata dia 'islami'
lhooo...;-) hayooo...yang anti Wirz karena alasan dia
tidak islami, gimana nich counternya?? jangan cuma tereak2
doank lah...mulutmu mambu...:p ;-)


Silahkan klik:
http://www.wiranto.com/news.php?id=184

Keluarga Wiranto rapet [istri dan kedua putrinya
berkerudung]. Menantunya berjanggut [gambar kiri]. Dan, di
bawah adalah program Wiranto [ada 4 program yang saya
ajukan ada di sana].

Ada pun agenda dimaksud adalah kesatu, penegakan hukum dan
hak asasi manusia. Kedua, good governance. Ketiga,
pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat termasuk
penyediaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta
penyediaan kesehatan di desa-desa terpencil seluruh
Indonesia. Keempat, perbaikan sistem pendidikan nasional.
Kelima, rekonsiliasi nasional.

Di sini sudah banyak yang promosi capres. Meski saya bukan
anggota Golkar dan pendukung Golkar, saya kutipkan program
yang disodorkan Wiranto dan saya cuplikan riwayat
hidupnya. Ini hanya being fair saja. Kalau nanti kutemukan
program Capres lain, akan saya fwd-kan juga.

Attitude saya dalam pemilu kali ini...siapa pun yang
menang jadi RI-1, adalah kemenanganku juga. Aku milih
capres krn program-2 yang mereka tawarkan [yang karenanya
SBY sudah saya coret, krn hanya penuhi 3 dari 5 program
yang saya ajukan. Sudah dikalahkan Wiranto].

ada juga kok di www.tokohindonesia.com 


____________________________________________________________
Find what you are looking for with the Lycos Yellow Pages.



--
http://ketawa.com/







--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke