----- Original Message -----
From: hilea
Sent: Friday, April 23, 2004 8:09 AM
Subject: Karet Gelang

>Karet Gelang
>
>Suatu kali saya membutuhkan karet gelang, Satu saja. Shampoo yang akan saya
>bawa tutupnya sudah rusak. Harus dibungkus lagi dengan plastik lalu diikat
>dengan karet gelang. Kalau tidak bisa berabe. Isinya bisa tumpah ruah
>mengotori seisi tas. Tapi saya tidak menemukan satu pun karet gelang. Di
>lemari tidak ada. Di gantungan-gantungan baju tidak ada. Di kolong-kolong
>meja juga tidak ada.
>
>Saya jadi kelabakan. Apa tidak usah bawa shampoo, nanti saja beli di
>jalan.Tapi mana sempat, waktunya sudah mepet. Sudah ditunggu yang jemput
>lagi. Akhirnya saya coba dengan tali kasur, tidak bisa. Dipuntal-puntal
>pakai kantong plastik, juga tidak bisa. Waduh, karet gelang yang biasanya
>saya buang-buang, sekarang malah bikin saya bingung. Benda kecil yang
>sekilas tidak ada artinya, tiba-tiba menjadi begitu penting.
>
>Saya jadi teringat pada seorang teman waktu di Yogyakarta dulu. Dia tidak
>menonjol, apalagi berpengaruh. Sungguh, Sangat biasa-bisa saja. Dia hanya
>bisa mendengarkan saat orang-orang lain ramai berdiskusi. Dia hanya bisa
>melakukan apa yang diperintahkan kepadanya. Itu pun kadang-kadang salah,
>Kemampuan dia memang sangat terbatas.
>Tetapi dia sangat senang membantu orang lain; entah menemani pergi,
>membelikan sesuatu, atau mengeposkan surat. Pokoknya apa saja asal membantu
>orang lain, ia akan kerjakan dengan senang hati. Itulah sebabnya kalau dia
>tidak ada, kami semua, teman-temannya, suka kelabakan juga. Pernah suatu
>kali acara yang sudah kami persiapkan gagal, karena dia tiba-tiba harus
>pulang kampung untuk suatu urusan.
>
>Di dunia ini memang tidak ada sesuatu yang begitu kecilnya, sehingga sama
>sekali tidak berarti. Benda yang sesehari dibuang-buang pun, seperti karet
>gelang, pada saatnya bisa menjadi begitu penting dan merepotkan.
>
>Mau bukti lain? Tanyakanlah pada setiap pendaki gunung, apa yang paling
>merepotkan mereka saat mendaki tebing curam? Bukan teriknya matahari. Bukan
>beratnya perbekalan. Tetapi kerikil-kerikil kecil yang masuk ke sepatu.
>
>Karena itu, jangan pernah meremehkan apa pun.
>
>Lebih-lebih meremehkan diri sendiri.
>Bangga dengan diri sendiri itu tidak salah.
>
>Yang salah kalau kita menjadi sombong, lalu meremehkan orang lain.
>
 
 
 
Regards,
Hilea
FNS Logistics [IT Team]
---------------------------------------
Telp    : (62-21) 8998 2855 Ext 415
Fax     : (62-21) 8998 2833 ~ 35
Email   : [EMAIL PROTECTED]
Website : Http://www.fns.co.id
---------------------------------------




--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke