|
Menjadi pria ideal
Bagaimana pria ideal di benak
Anda? Ganteng, maskulin, tinggi, bersih, berdompet tebal, pandai merayu,
romantis, atletis, punya tongkrongan mewah, dan super boros? Atau pesolek,
lelaki metroseksual? Wah, kalau begitu, berapa banyak pria jenis itu dapat
ditemukan? Padahal, pria ideal di mata wanita, duh, gampang amat kok.
Sungguh!
Di mata wanita, tentu wanita yang matang,
yang bukan ABG lagi, yang siap untuk Anda nikahi, pria yang ideal itu
sangat sederhana, cuma mampu membuat dia nyaman, membanggakan secara batin
(bukan visual, ketampanan misalnya), dan ngemong. Wanita akan lebih
"tunduk" dengan pria yang tegas, mampu mengambil keputusan, percaya diri,
sangat konsisten, dan gampang meminta maaf jika bersalah. Pria jenis ini
akan membuat wanita betah berlama-lama berbicara dengannya, memandang
matanya, dan mencari-cari, adakah cinta di mata lelaki semacam itu. Ah,
Anda masih tak percaya?
Selain rasa kagum, wanita nyaman bersama pria
yang cerdas, menguasai banyak hal dan bidang tertentu, dan mampu
beradaptasi dengan cepat, tak minderan meskipun miskin. Berani, berjiwa
besar, dan jujur.
"Saya selalu nyaman bersama pria yang
memandang saya dengan sikap hormat, tak merendahkan, meskipun memang dia
lebih pintar dari saya. Pria yang semacam ini membuat saya merasa berharga
berada di sampingnya," aku Putri Meilena, SE, Account Eksecutive sebuah
biro iklan di Semarang.
"Sayang, sekarang kian sulit mendapatkannya.
Dalam pergaulan saya, pria jenis itu justru datang dari lelaki yang
rata-rata sudah menikah. Saya sulit memilikinya," tambah Putri.
Nah, lihat, itulah kelemahan pria muda, gagal
menangkap keinginan wanita, tak sabar dan tak tahu cara memperlakukan
wanita.
"Mereka banyak menganggap, jika kaya,
perlente dan bersih, otomatis wanit akan menyukainya. Cara pandang semacam
itu membuat saya justru memandang rendah mereka," kritik Putri. Ya,
sebagian pria, merasa ideal karena kantong atau busananya, atau cerita
tentang liburannya, bukan karena sikap diri dan batinnya.
Nah, lihat, tak sulit kan menjadi pria ideal?
Sangat, sangat sederhana, sangat, sangat gampang, yang penting sikap batin
Anda, dan rasa rendah hati untuk selalu membuat diri sempurna dengan
balutan kejujuran. Tak susah kok, sungguh! (cn02)
"Suara Merdeka
Online" |