Title: Re: [e-ketawa] Kejahatan oleh Tukang Ojek di Jakarta
sbg abangnya nugi, gue juga gak terima!!!  gue ngojek itu buat berlatih peran....cieeeeee

PAC

From: "Nughi Reeves" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon, 23 Aug 2004 16:23:44 +0700
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [e-ketawa] Kejahatan oleh Tukang Ojek di Jakarta


Tega lu ye.....

itu kan yg nyenderan di motor, abang gue...
kenapa lu kira di penjahat...?!

Padahal dia itu ngojek untuk untuk membiayai nafkah keluarga gue
Karena dia udah nggak maen film Hollywood lagi...



Regard,
Adiknya K. Reeves

-----Original Message-----
From: E-ll-Y [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday - 23 August, 2004 15:46 WIB
To: e-ketawa
Subject: [e-ketawa] Kejahatan oleh Tukang Ojek di Jakarta





Dear Friends,

Saya ingin membagi pengalaman ngeri plus menegangkan yg baru saja
menimpa saya. Kejadiannya begitu cepat, tapi saya pastikan 'bekasnya'

Sepulang dari 'bergaul' di sebuah cafe yang terletak di daerah
bilangan Karet Setia Budi pada pkl 22.30 wib, saya mengambil
inisiatif untuk menyewa> jasa ojek motor yang banyak mangkal di bawah jembatan layang dekat Gd. Danamon Aetna. Saya perhatikan banyak berjajar tidak rapi motor2,
kebanyakan motor varian bebek keluaran Honda. Meskipun ingin segera
sampai ke tempat kost di daerah Palmerah, tapi bathin saya mengatakan untuk
tetap memilih satu ojek yg 'aman'.
Setelah 5 menitan menilai, pilihan saya jatuh pada seorang tukang
ojek yg terlihat cukup bersih dengan motor hitamnya. Saya langsung datang
mendekatinya, menanyakan ongkos ke Palmerah. "Sepuluh ribu, neng!"

jawabnya datar tanpa melihat ke arah saya. Menghormati etika, saya mencoba
menawar,"lima ribu, deh." Tukang ojek itu tiba2 mengangkat mukanya dan
berujar, "oke!" sambil menyiapkan motornya dg bersemangat. Matanya
tampak seram dan tajam. Entah mengapa saat itu saya mendapat firasat kurang baik dan hati kecil saya berulang2 berkata, "sudah, naik taksi saja!". "Oh maaf,
tidak jadi deh Bang!" ujar saya sambil dg gerak cepat ngeloyor dan segera
menghentikan sebuah taksi yg melintas pelan. Begitu sampai di
dalamnya, saya perhatikan tukang ojek itu mengepalkan tinjunya ke tangannya sendiri. Rupa2nya sopir taksi yg saya tumpangi memperhatikan dan berkata bahwa saya
beruntung tidak naik ojek itu. Ia langsung menunjukkan sehelai foto yg katanya ia
dapat dari penumpang sebelumnya. "Dia berbahaya, non! Untung non

tidak diapa-apakan," katanya.

Untuk teman2 yg sering memakai jasa ojek motor di bawah jembatan
layang Danamon Aetna, mohon perhatikan gambar tukang ojek yg sudah
saya scan dan saya attach di email ini. Jangan ambil risiko, lebih
baik pilih saja tukang ojek berjaket dekil dg motor bebek lainnya. Kejahatan di Jakarta
makin parah!




--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor   ADVERTISEMENT



Yahoo! Groups Links
  • To visit your group on the web, go to:
  • http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/
  • To unsubscribe from this group, send an email to:
  • [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
  • Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/> .






--
http://ketawa.com/



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke