|
SEORANG lelaki yang pendek dan buruk rupanya suatu hari
duduk-duduk bersama istrinya yang sangat cantik. Si lelaki
tak berkedip memandang wajah istrinya yang cantik jelita.
Agak tersipu-sipu, sang istri pun berkata, "Kau ini kenapa
sih, kok dari tadi memandangiku saja?"
"Kulihat wajahmu," jawab si suami, "setiap hari kok
semakin cantik saja. Maka setiap kali aku melihatmu,
semakin bertambah syukurku."
"Ya," kata si istri, "dan kita berdua nanti akan masuk
surga."
"Lho, darimana kau tahu?"
"Bukankah hamba yang bersyukur dan hamba yang bersabar
akan masuk surga. Kau bersyukur karena mendapat anugerah
istri seperti aku. Sedangkan aku bersabar mendapat cobaan
berupa suami seperti kau."
Dikutip dari buku:
Canda Nabi dan Tawa Sufi, A Mustofa Bisri, Penerbit
Hikmah, Jakarta, April 2004 |