Pemakaman Arafat Disiapkan di Ramallah
RAMALLAH - Bangsa Palestina bersiap-siap memakamkan presiden mereka, Yasser Arafat (75), yang Selasa lalu dikabarkan mengalami perdarahan otak saat dirawat di RS Militer Percy, Prancis. Sumber-sumber Palestina mengatakan, para pemimpin menunggu seorang ulama senior untuk memberikan izin guna menghentikan penggunaan alat bantu penopang hidup Arafat di RS Percy. Delegasi tiga pemimpin senior - PM Ahmad Korei, Sekjen PLO Mahmoud Abbas, dan Menlu Nabil Saath - telah kembali ke Ramallah di Tepi Barat dari Paris, Rabu pagi. Merebaklah perkiraan, mereka bakal mengeluarkan pengumuman resmi tentang Arafat. Seorang pejabat PLO mengatakan, kematian Arafat akan diumumkan secara resmi pada Rabu petang waktu setempat di Ramallah. "Kematian presiden akan diumumkan Rabu, setelah pertemuan antara Komite Sentral Fatah dan Komite Pelaksana PLO," katanya. Gerakan Fatah pimpinan Arafat merupakan komponen utama PLO. Pengumuman kematian pemimpin Palestina itu telah diperkirakan sebelumnya, setelah kepulangan tiga tokoh penting Palestina ke Ramallah dari membesuk Arafat. Disemayamkan di Kairo Para pejabat mengatakan, jenazah Arafat kemungkinan disemayamkan di Kairo, ibu kota Mesir, tetapi keputusan akhir tentang rencana pemakaman diperkirakan muncul dari rapat kabinet Palestina, Rabu petang (semalam WIB). Suha (istri Arafat) dan wakil-wakilnya telah menelepon para pemimpin dunia yang diperkirakan akan menghadiri upacara persemayaman di Kairo, menjelang pemakaman di markasnya di Ramallah, Tepi Barat. Di kompleks markasnya itulah gerak Arafat dibatasi oleh pasukan Israel selama dua setengah tahun terakhir, sampai dia dibawa ke Paris pada 29 Oktober karena sakit. Sumber-sumber Palestina mengatakan, upacara persemayaman tersebut kemungkinan bakal diselenggarakan Kamis ini dan dilanjutkan dengan acara pemakaman, Jumat besok. Setelah menolak keinginan Arafat agar dapat dimakamkan di kota suci Jerusalem, para pejabat Israel mengisyaratkan mereka akan mengizinkan jenazahnya dikebumikan di Jalur Gaza yang dikelilingi pagar pembatas buatan Israel. Mesir telah bersedia menjadi tuan rumah bagi persemayaman jenazah Arafat. Para pejabat Palestina mengatakan pemimpin Palestina itu diyakini dilahirkan di Kairo, ibu kota Mesir. Menurut mereka, Arafat belum dapat dikatakan sudah meninggal. Namun para pembantu dekat sang presiden menegaskan bahwa tokoh Palestina tersebut sudah wafat. "Mesir memenuhi permintaan rakyat Palestina untuk persemayaman Presiden Arafat di Kairo, mengingat hubungan dekat antara Mesir dan Palestina," lapor koran Al-Ahram terbitan Kairo, pada halaman pertamanya. Para pejabat Palestina sebelumnya mengatakan, kemungkinan besar upacara pemakaman yang dipimpin Liga Arab akan dilakukan di Kairo, disusul penguburan di Ramallah. Mesir, yang dijadikan markas besar Liga Arab, merupakan mediator utama dalam konflik Palestina-Israel, setelah Kairo menandatangani perjanjian damai dengan Isreal pada 1979. Di Jerusalem, kabinet Israel kemarin sepakat mengizinkan jenazah Arafat dimakamkan di Ramallah. Keputusan tersebut dibuat, meski ada keberatan dari sebagian kepala staf militer yang mengatakan pemakaman Arafat di Tepi Barat akan menimbulkan ancaman keamanan. (Sebagian besar wilayah Tepi Barat dalam pendudukan Israel). Israel semula menginginkan dia dimakamkan di Jalur Gaza, tetapi para pejabat Palestina bersikeras akan memakamkannya di Ramallah. Sumber-sumber politik Israel mengatakan, para menteri memutuskan untuk mengizinkan pemimpin Arab dan para tamu asing kehormatan mendapatkan akses bebas untuk menghadiri upacara pemakaman di Ramallah. Namun Israel melarang kehadiran anggota kelompok militan Palestina, yang telah mengobarkan perlawanan selama empat terhadap negara Yahudi tersebut, di kota itu. "Saya kira tidak akan ada pembatasan, bahkan bagi mereka yang tidak punya hubungan dengannya, seperti pemimpin Libia Muammar Gaddafi," kata sumber politik senior Israel. Namun warga biasa Palestina dari Gaza tidak akan diizinkan menyeberang ke Tepi Barat. Warga Yahudi Israel yang ingin ikut melayat, akan bertanggung jawab atas keselamatan diri mereka, kata sumber-sumber politik tersebut. Mereka mengatakan, Israel memperkirakan polisi Palestina akan mengamankan Ramallah selama pemakaman. Israel akan menempatkan pasukannya sendiri di luar kota itu. (rtr-ben-30) (sumber: suara merdeka online) | ||||
Do you Yahoo!?
Check out the new Yahoo! Front Page. www.yahoo.com
PAC is out there...
--
CV. Global Intermedia - Information Technology for Everyone
Pahlevi Building 1st floor
Pogung Dalangan SIA XVI/IX/25 Yogyakarta 55663 Indonesia
Phone : +62 274 511859
Website : http://www.g-im.com/
Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
