" PARTY "
Tulisan ini adalah hasil analisa terhadap kejadian asli di dunia ini bukan mencerminkan kehidupan penulis yg sebenarnya. Foto-foto diambil langsung dari tempat kejadian. Foto dari si anak_top hanya diperagakan saja.
Selamat datang kembali ke artikel MBDC yg kesekian kalinya. Kali ini kita akan membahas tentang party. Sebelum baca artikel ini lebih lanjut, yang dimaksud dengan party disini adalah : ngumpul-ngumpul sama temen-temen di disco / club sambil dengerin musik electronic ( house, deep house, techno, trance, drum n bass, dsbnya , hiphop dan rnb tidak termasuk! ) dan bersenang-senang dibawah pengaruh bahan-bahan yg membuat kita agak tidak sadar, atau bahkan bisa menjadi "orang lain" dimalam itu.
Kenapa kita nulis artikel ini ? Karena party tersebut udah menjadi fenomena yg terjadi dewasa ini, ya intinya udah bukan hal yg tabu lagi deh, semua kalangan sudah tau kalau party-party kaya gitu tuh biasanya pol banget, dari yang positifnya sampe ke hal yang negatifnya. Jadi MBDC akan melihat dan menganalisis segala hal yg vital yang berhubungan dengan party itu.
Sebelum lebih lanjut kedalam, kita musti ingat, bahwa dari kecil kita sudah kenal yang namanya party, tapi hanya sebatas party ulang tahun alias pesta ulang tahun. Mari kita liat sama-sama perbedaan party yang kita kenal jaman dulu dengan party yg telah kita kenal sekarang.
Party sekarang Party jaman dulu waktu kita kecil 1. Undangan berupa flyer dengan disain-disain dari yg paling keren sampe yg paling sok asik. 1. Undangan yg sok imut kecil itu yg ada gambar jam masih kosong, yg jarum jamnya bisa kita gambar sendiri . 2. Musik berasal dari DJ 2. Musik berasal dari badut yg main gitar lagu-lagu dengan kunci C F G doang. 3. Hiburan : stripper, Go Go Girl, dll 3. Hiburan : Tukang sulap, badut gitaran ( lagi ). 4.Alkohol, e, cimenk, cokes, dll. 4. Kue tart, permen-permenan, chiki-chikian. 5. Kalau pulang dapat pasangan bawa kerumah. 5. Kalau pulang dapet keranjang kecil dari host yg isinya cemilan enak-enak.Nah, jadi sebenarnya intinya tuh sama saja, cuma bedanya ya beberapa hal kecil doang itu, yg disesuaikan dengan usia yang semakin nambah.
1. Sebelum party
Namanya juga acara, pasti ada yg buat, dan yg buat ingin supaya orang pada datang. Jadi yg paling penting adalah tau dimana kapan dan kaya gimana acara yg ingin didatengin, jangan sampai salah. Salah yg dimaksud adalah salah tempat, salah kostum dll.
Contoh flyer, dengan disain menarik dan informasi yg tertera ada semua.Di flyer itu biasanya tertera segalanya, dari tempat, waktu dan dress code (kalau emang ada tema malem itu yg membutuhkan dress code).
Untuk masuk sebuah club yang "beradab" musti rela mengeluarkan uang yang tidak terlalu sedikit. Ada yang sudah ditetapkan harga masuknya atau terkadang para pengunjung diharuskan membeli 1st drink sebelum memasuki club tersebut.
Tujuan hal ini adalah untuk mencegah orang yang cuman "numpang asyik" yang dapat memenuhi tempat acara tanpa menguntungkan pihak penyelenggara acara tersebut. Yang bisa dibilang orang "numpang asyik" adalah para "muke gratisan" yang gak mau keluar duit banyak atau bahkan sama sekali gak mau keluar duit tapi ingin senang-senang bersama orang lain yang mengeluarkan duitnya dari hasil keringat sendiri selama kerja full saat weekdays.Cara lain memasuki club dapat juga dengan meminta free pass atau guest list bagi pengunjung yang ternyata kenal dengan panitia acara tersebut.
Pengunjung club yang "muke gratisan" biasanya mengemis-ngemis untuk mendapatkan cara masuk gratis. Terkadang bisa kita lihat di dekat pintu masuk club ada segerombolan orang yang sedang menunggu temennya yang belum datang, biasanya hal itu terjadi bukan karena solideritas tapi karena temennya yang megang free pass tersebut belum datang sehingga mereka rela menunggu di depan agar dapat memasuki club tanpa mengeluarkan uang.Begitu udah masuk, tangan nanti akan dikasih kaya tanda gitu. Jangan takut, itu hanya tanda untuk menunjukan bahwa kamu sudah didalem, jadi kalau mau keluar, ga perlu repot-repot ngantri masuk dan menjelaskan ke penjaga pintu bahwa kamu sudah didalam dan hanya keluar sebentar.
Kalau sudah, taruh jaket/barang bawaan kamu ditempat yg disediakan. Supaya bisa pol ntar didalem dan gak ribet sendirian bawa barang banyak kaya abis belanja. Abis itu, keliling deh liat-liat keadaan, dimana sofa, wc, dll, supaya gak merasa asing. Adaptasi dikit sama "medan perang" yg akan dialami malam ini.2. WC
WC termasuk bagian paling penting. Kenapa ? Karena ini adalah "base camp" orang-orang untuk melakukan segala hal. Dari buang air kecil/menengah/besar, transaksi, make, melakukan hubungan, tepar, tidur, dll. Jadi biasanya, orang-orang mencari tau dulu letak wc ini, supaya nanti kalau udah asik atau "tidak sadar" terus mau jackpot/muntah bisa langsung dilakukan, tanpa perlu repot-repot mencari / bertanya letaknya.
WC juga menjadi tempat favorit buat ketemuan sama temen, pacar, BD, pacarnya temen atau bahkan ngumpet dari polisi misalnya ada razia. Sebagai tempat buat telepon juga enak, karena suara yang tidak terlalu bising seperti diluar dan juga letaknya yang tidak sejauh pintu keluar.
Dari jackpot sampai tepar, paling cocok didalam bilik WC
Ngumpet di wc, atau nyamar jadi penjaga WC, semua bisa dilakukan.Rata-rata di club yang bagus mereka mempunyai orang yang bertugas untuk menjaga WC. Orang-orang yang menggunakan wc tidak sesuai dengan fungsi utamanya sebaiknya bersikap lebih ramah kepadanya, karena dia telah memberikan "visa" bagi mereka untuk berlama-lama di dalam sana, dan memberikan uang tip dirasa tidak berlebihan.
3. DJ
Inti dari pergi ke party ini selain buat asik-asikan sama teman adalah mendengar musik yg dimainkan oleh sang DJ. Jadi...DJ adalah inti dari segala�nya ( di party ini doang loh...bukan di kehidupan sehari-hari ), karena dia yg akan mengatur semua mood para pengunjung yg datang ke acara tersebut. Kalau kamu kurang puas dengan sang DJ, kamu boleh kasih jari tengah ke DJ tersebut. Karena memang merupakan tugas dan tantangan bagi seorang DJ untuk dapat memuaskan seluruh pengunjung acara tersebut.
Kalo orang ada yg lagi kaya gini, pasti itu DJnya.Kalau kamu gak tau diantara sekian banyak orang di Club itu mana yg dimaksud dengan DJ, kamu bisa cari 1 orang, yg ditempat cukup renggang dimana dia tidak terlalu desak-desakan dengan pengunjung yang lain, biasa tangannya satu sibuk megang headphone, posisi kepalanya agak miring ke samping untuk menahan headphone tersebut, dimana tangan yang satu lagi sedang memainkan plat sambil mengutak ngatik mixer (walau terkadang hanya sedikit memutar tombol-tombol yang sebenernya tidak terlalu berpengaruh pada sound musik yang sedang dimainkan). Sambil sedikit bergoyang mengikuti beat dan terlihat cukup sibuk sampai-sampai kalau kamu tegur jawabnya aga sedikit lama. Nah itu dia yang namanya DJ.
Paul van Dyk dan Tiesto yg sedang "mengaduk massa".Dj yang bermain dalam sebuah club tidaklah selalu sama, terkadang DJ yang dipakai pun berbeda-beda, ada DJ dari luar, DJ tamu, DJ kolaborasi dan lain-lain.
1 Malam bisa dihabiskan oleh 3 ampe 4 DJ, tergantung acaranya dan lamanya event itu berlangsung. Jam-jam POL ato biasanya DJ yg ditunggu-tunggu main adalah sekitar jam 2 - 3 pagi. Jadi biasanya bagi pengunjung yang ingin makan "vitamin" biar bersemangat pas DJ favoritnya tampil, mereka biasanya menenggaknya sekitar jam 12 agar pas dengan jam tampil DJ tersebut.4. Pelengkap party
Apaan sih maksudnya pelengkap ? Pelengkap disini adalah benda-benda yang biasa dibawa bagi beberapa/banyak orang, dimana benda tersebut adalah bahan-bahan yang bisa membuat mereka bisa menikmati malam tersebut, karena kalau sampai tidak ada "pelengkap" tersebut, malam tersebut akan terasa basi bagi mereka.
Sejauh pengamatan kita berikut ini adalah "pelengkap" yang bisa ditemukan pada para pengunjung club :
Alkohol Drugs ( e, vitamin, amunisi ; cokes ) Botol aqua Permen Karet Lightstick, Lightsaber, dot buat dimulut, dan aksesoris lainnya. Pasangan (jenis kelamin berbeda/sama tergantung selera)Banyak pengunjung yang sudah membawa e dari rumah, atau baru akan mencari disana. BD penjual e banyak yg berkeliaran didalam club. Tapi dari mereka tersebut banyak yang menjual barang palsu juga. Bagi beberapa pemilik club, kasus ini bisa dijadikan "bisnis" oleh mereka, yaitu dengan memelihara BD di club, dan membiarkannya berjualan sembari memberi uang pelicin ke pihak keamanan supaya "melicinkan" bisnisnya itu.
Bar juga merupakan tempat favorit, karena para pengunjung bisa duduk santai disana sambil memesan minuman-minuman, mulai dari minuman yang dapat membuat tak sadarkan diri, minuman pelepas dahaga hingga minuman penambah stamina supaya bisa kuat sampai siang (kalau acaranya sampai siang).
Terkadang para pria suka menggoda para bartender wanitanya, karena lebih mudah menggoda bartender dari pada menggoda pengunjung yang lain, karena awalnya suka lebih susah sedangkan dengan bartender mereka hanya perlu memesan minuman untuk memulai percakapan. Apalagi kalau flirtingnya itu berhasil, si pria tersebut akan mendapat 2 hasil : si bartender itu dan minuman yang mengalir terus.
Para pengunjung yg ingin membeli barang, tapi belom dapet BDnya, biasa terlihat gelisah, partynya tidak enjoy, jalan bolak balik sana sini, liat-liat tampang pengunjung lain yg sudah kenceng / sudah on, tanya sana sini "Eh, masih ada barang ga lo ?".. "Loe tau gak yg jual disini sapa ?" .."Setengah-setengah dong sama gue.." dsbnya.
Bertolak belakang dengan orang yang sudah "neken" dari awal, mereka terlhiat riagn gembira, bergoyang non stop tanpa henti dan terlihat capek, tetap energik dan bersemangat, saling berpelukan dan saling peduli antara satu dengan lainya. Hal ini terjadi karena efek dari e yang membuat rasa gembira dihati jadi berlebih. Kalimat berikut ini pun akan mulai terdengar : "Eh gila, gue udah kenceng bgt nih...lo gimana ?"..."Iya nih, gue juga, barangnya bagus.".
Crowd yg terlihat makin pagi makin bersemangatDi dalam sebuah party biasanya sering ditemukan orang-orang dengan baju yang basah karena keringat, mata yang melotot, bibir yang pecah-pecah, rahang yang tidak henti-hentinya mengunyah permen karet sambil memegang botol air mineral setengah kosong (atau setengah penuh?) Yang tidak memperdulikan keadaan sekitarnya dan tampak begitu menyatu dengan musik yang sedang dipasang dan suasana party yang semakin memanas.
Vitamin, amunisi, e, pelor, dll.
Gambar dari mdma.net/club-drugs/uk.html
Pandangan kalau sudah diatas jam 3, atau udah neken 1,5 lebihSetelah jam 3 atau 4 pagi para pengunjung club mulai berkurang, tapi terkadang di tempat lain jam ini justru baru ramai-ramainya, tetapi suasana akan menjadi lebih panas karena semua orang sudah menyatu pikirannya. Mereka lebih mudah akrab sama sama lain. Yang sebelumnya belum kenal sekarang terlihat seperti lama, walaupun sound di dalam berisik mereka tetap saling berbicara seperti tak bisa berhenti.
Para pengunjung yang pada awalnya masih dance sendirian, sekarang sudah terlihat asik nge-dance bersama teman barunya, ini semua diakibatkan oleh efek "pelengkap" yang membuat orang kembali ke naluri hewan yaitu seks. Pikiran mereka sekarang hanya tertuju dan berkonsentrasi untuk mendekati pasangan lawan jenis dengan tujuan akhir yang berbeda-beda. Ada yg emang hanya mau supaya disana ada pasangan dance aja. Ada yg bertujuan dibawa ke WC buat disalahgunakan, dsbnya.
Dancer yang biasa dapat membuat para pria yang sudah jauh ke dimensi lain memikirkan hal yang ga bener.Tapi yg paling penting buat para pengunjung tersebut adalah kalau dapat pasangan jangan dibawa sampai keluar club tersebut. Karena segala kegemerlapan yg orang lihat dan orang rasakan didalam club itu tidak sama kalau orang tersebut sudah keluar. Ketemu udara luar, tidak ada musik, cahaya yang lebih terang. Faktor ini yang bisa membuat jadi kecewa.
Kenapa kecewa ? Karena kalau dapet pasangan didalem, keliatan cantik, seksi, ganteng dll, terus pas udah dibawa keluar, ternyata tidak sebagus seperti kalau menggunakan cahaya minim, alias darkgenic.
. After Party
After party jamnya berbeda-beda tergantung club dan lokasinya. Misalnya di Jakarta ada yang jam 5 sudah tutup, tapi ada juga yang sampai jam 12 siang masih ramai, bagi pengunjung yang keluar club jam 5 biasanya ada after party club, yaitu club lain yang memang baru buka sekitar jam-jam itu.
Club tersebut biasanya memasang musik-musik chill untuk membantu proses "pendinginan" keadaan mereka yang mulai terkena fase basian, dimana mereka mulai kehabisan e karena sudah dikonsumsi habis atau penjualnya sudah tidak ada. Cimbi mulai dibakar untuk membantu menurunkan efek dari sisa E tersebut, yang hasilnya adalah membuat kepala menjadi berat, pikiran menjadi lambat tapi bagi mereka semua terasa lucu. That's not funny....kids!
Atau mereka langsung menuju kerumah temannya untuk berkumpul bersama teman-temannya agar bisa barengan supaya perasaan ngga bt, parno, merasa bersalah dan lainnya. Rumah yang dipilih biasanya yang menyediakan cd, cimbi, sofa, bantal, susu atau the anget manis. Semua ini adalah perlengkapan yang biasa dipakai untuk mengembalikan tubuh seperti keadaan semula.
Tak terasa bagi mereka, hari ternyata sudah menjelang pagi dan terang, padahal semangat dan serunya dari malam kemarin masih terasa. Keesokan harinya tidak jarang banyak yang jadi pusing-pusing kepalanya, alias hang over...itulah efek negatifnya. Jadi....moral dari artikel ini adalah : kamu harus pintar-pintar menghabiskan malam seru tersebut dengan segala pilihannya, jangan sampai dikemudian hari berakibat jelek bagi kamu
TAMAT
Terimakasih buat : glend, pirton, dan semuanya buat suplai info dan gambar.(Sumber : Malasbanget.com)
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Find what you need with new enhanced search. Learn more.
SELAMAT HARI RAYA NATAL bagi yang merayakannya
& SELAMAT TAHUN BARU 2005 untuk semuanya.
May God Loves You All Especially me, PAC
Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
