dari milis sebelah semoga bermanfaat
 
----- Original Message -----
 
http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A39&cdate=16-FEB-2005&inw_id=346143

Teknologi Informasi
Rabu, 16/02/2005

Konsumen XL diimbau pakai voucher elektronik

JAKARTA (Bisnis): YLKI menyarankan pelanggan kartu prabayar PT
Exelcomindo Pratama (XL) sementara menghindari pengisian ulang pulsa
secara fisik, menyusul dicurinya voucher pulsa bernilai ratusan juta
rupiah milik operator seluler tersebut.

"Besar kemungkinan voucher curian tersebut bakal beredar di masyarakat.
Agar konsumen tidak dirugikan, ada baiknya mereka melakukan pengisian
pulsa secara elektronik dulu," ungkap Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen
Indonesia (YLKI) Daryatmo kepada Bisnis di Jakarta kemarin.

Menurut dia, jika kartu tersebut telah terlanjur beredar di pasar maka
besar kemungkinan akan dibeli oleh para pelanggannya. Pada saat yang
sama, kata dia, XL sebaiknya melakukan penelusuran peredaran voucher
curian di pasaran.

Pernyataan Daryatmo tersebut menanggapi hilangnya 8.122 lembar voucher
isi ulang XL dengan dengan nominal Rp35.000, Rp50.000, Rp100.000 dalam
kasus pencurian di gudang Jelambar, Jakarta Barat. Total pulsa yang raib
senilai Rp479,06 juta.

Pihak XL sendiri kemarin telah mengumumkan kehilangan tersebut melalui
beberapa media cetak. Manajemen menyatakan voucher yang hilang tidak
berlaku dan menolak bertanggung jawab jika voucher tersebut
diperdagangkan kemudian hari.

Berdasarkan pengumuman, voucher yang hilang tersebut meliputi 2.549
lembar bernominal Rp35.000, 3.349 lembar bernominal Rp50.000, serta
sisanya 2.224 lembar senilai Rp100.000 ribu.

Menurut Mirwan Suwarso, General Manager Corporate Communications XL,
kehilangan terjadi pada 9-10 Februari lalu. "Saat itu memang pas libur
dua hari berturut-turut. Kami sudah laporkan kasus ke Kepolisian."

Dia mengatakan dengan mengumumkan kepada publik, XL bermaksud melindungi
pelanggan agar tidak membeli voucher isi ulang yang besar kemungkinan
segera beredar di pasar. Mirwan menyarankan agar pelanggan membeli
voucher pulsa isi ulang dari jalur yang benar.

"Para pencuri barangkali mengira, voucher fisik tersebut ada nilainya.
Padahal begitu kehilangan terjadi kami langsung memblokirnya," kata dia.

Sementara Daryatmo menilai langkah mengumumkan ke publik tersebut
efektif dalam melindungi konsumen. Namun dia menegaskan agar segera
dilakukan penelusuran leibh jauh jika ditemukan kasus kegagalan mengisi
pulsa.

XL merupakan operator seluler terbesar ketiga di Indonesia dengan 4,5
juta pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar yakni 4,4 juta
pelanggan adalah pemegang katu prabayar. (htr)

-----

http://www.xl.co.id/media/id/promo_invalidvoucher.htm

Sehubungan dengan hilangnya sejumlah voucher pulsa isi ulang, PT
Excelcomindo Pratama (XL) telah menyatakan bahwa voucher isi ulang
dengan nomor-nomor seri di bawah ini dinyatakan tidak berlaku lagi :

Voucher 35.000 nomor serial :

0048.5600.0053.0451 s/d 0048.5600.0053.1000
0048.5600.0061.0001 s/d 0048.5600.0070.1000
0048.5600.0165.0001 s/d 0048.5600.0174.1000

Voucher 50.000 nomor serial :

0049.5400.0780.0651 s/d 0049.5400.0780.1000
0049.5400.0787.0001 s/d 0049.5400.0787.1000
0049.5400.0789.0001 s/d 0049.5400.0799.1000
0049.5300.0620.0001 s/d 0049.5300.0626.1000

Voucher 100.000 nomor serial :

0047.0300.0742.0776 s/d 0047.0300.0742.1000
0047.0300.0749.0001 s/d 0047.0300.0761.1000
0047.0300.0771.0001 s/d 0047.0300.0771.1000

Atas kehilangan sejumlah voucher tersebut, telah kami laporkan ke
Kepolisian Republik Indonesia dengan surat no :
0136/K/II/2005/SEKTRO.TJDUREN

Dengan demikian, kami menyatakan bahwa segala bentuk perdagangan
(jual/beli) serta penggunaannya di luar tanggungjawab dan wewenang PT
Excelcomindo Pratama.

Manajemen XL

________________________________________
--
to marry a woman, love her a lot and try to not understand her at all..




HAPPY VALENTINE'S DAY
Buat yang merayakannya

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke