Penjual Telor
Di sebuah pasar tradisional.
Pembeli: "Mas, telornya berapa sekilo?"
Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"
Pembeli: "Telor ayam."
Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"
Pembeli: "Ayam biasa."
Penjual: "Yang lokal atau yang import?"
Pembeli: "Yang lokal aja."
Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?"
Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).
Penjual: "Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"
Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?"
Penjual: "Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah. Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."
Taruhan Mengejek Orang
3 orang sedang mabuk-mabukan di sebuah kafe, mereka lalu taruhan siapa yang bisa menghina orang yang duduk di kursi paling belakang dan dia tidak marah maka dia yang menang.
Orang yang duduk di kursi belakang itu adalah bekas juara gulat dan adu panco sedunia 10 kali berturut-turut...
Si pemabuk pertama lalu langsung maju menghampiri orang itu... "Hai heheheh!!!! muka-mu jelek sekali!!!" *BRAAAAAAAAG!!!!* orang itu langsung meninju muka si pemabuk itu lalu terlempar sampai sejauh 10 meter.
Si pemabuk kedua,
"Hai otak udang!!!! Dasar dungu!!! Dasar..." *JLAB JLAB!!!!!!* blum selesai kalimatnya si pemabuk itu sudah terkapar dilantai akibat tamparan maut orang itu....
Tibalah saatnya si pemabuk yang ketiga
"Hai kamu!!!! Aku sudah sering meniduri ibumu!!!!!" orang2 se-isi kafe sontak kaget... apa yang kira2 akan terjadi pada sipemabuk yang ketiga ini?
"Aku sudah puas meniduri
ibumu!!!!!!!" kata si pemabuk lagi... namun orang itu diam saja.
"Hai kamu tuliiii ya!!!!!?????" kata si pemabuk itu lagi...
Dan orang di kursi belakang tersebut bilang :
"AYAH, sudahlah! Ayo kita pulang!" ...
Kirim Surat Ijin
Supar sering tidak masuk sekolah tanpa alasan dan berita yang jelas, suatu hari di dimarahi oleh gurunya
Guru,: "Supar kalau kamu nggak masuk karena sakit atau halangan, kan kamu bisa kirim surat!"
Supar: "Dulu Supar pernah kirim surat tapi nggak pernah di balas-balas, jadi malas untuk buat surat lagi..."
Balada seorang Dokter Muda
Seorang lelaki yang kebetulan seorang dokter muda, merasa sangat tidak enak dengan apa yang telah terjadi.
Ia pulang ke rumah dengan wajah suntuk. Setibanya di rumah, ia merebahkan diri di ranjang dan pikirannya kacau.
Lalu ia mendengar suara dalam kepalanya berkata,
"Sudahlah, nggak usah terlalu dipikirkan. Skandal dokter berhubungan intim dengan pasiennya terjadi di mana-mana. Jadi kamu nggak usah kuatir."
Lelaki tersebut mencoba untuk setuju, tapi apa yang telah terjadi pagi itu terbayang kembali dan perasaan tidak enak muncul lagi.
Ia membalikkan badan dan mendengar lagi suara dalam kepalanya,
"Nggak usah kuatir,orang sudah mulai terbiasa dengan skandal hubungan seksual antara dokter dan pasiennya."
Lelaki itu mulai rileks dan perasaannya berangsur-angsur membaik................
Ketika tiba-tiba suara lain dalam kepalanya berkata,
"Tapi masalahnya kamu kan dokter
hewan..."
Kehebatan Orang Yogya
Saya punya pengalaman tentang kehebatan orang Yogya. Sewaktu kami serombongan peninjau keraton Yogya, kami melihat seorang kusir delman tua sedang jongkok baru membersihkan kotoran kudanya, karena saya tidak pakai arloji, saya iseng tanya sama pak tua itu, "Pak sekarang pukul berapa?"
Dengan santainya ia pegang biji kemaluan kudanya lalu digeser sedikit ke kiri lalu ia menjawab "Sekarang pukul setengah dua belas siang".
Sambil nyengir dan tertawa setengah tidak percaya saya kembali ke rombongan dan bertanya jam pada salah satu rekan, ternyata benar saat itu jam setengah dua belas. Wah hebat benar orang itu pikir saya, masak hanya dengan menggoyang biji kemaluan kuda dia tahu waktu.
Saya lantas cerita kepada rombongan dan kita beramai-ramai kembali ke bapak kusir tadi karena penasaran. Sebelum bertanya kami melihat jam saat itu pukul 12.00. "Sekarang jam berapa ya pak?" tanya kami.
Kusir itu
kembali memegang biji kemaluan kudanya lalu digeser sedikit dan dia bilang,
"Sekarang jam 12 pas", spontan saat itu kami kaget dan langsung bertanya,
"Wah bapak hebat hanya dengan pegang biji kemaluan kuda terus digeser sedikit bapak bisa tahu waktu?"
Dia menjawab "Lha kepiye to mas...apa mas ndak tau di sana kan ada jam gede, dari sini ketutupan biji kemaluan kuda saya, makanya waktu mas nanya saya mesti menggeser anu kuda saya biar kelihatan jam berapa..."
Walaaah.....
Ganti Muka Ganti Nama
Di salah satu hotel di kota Yogyakarta dalam suatu seminar, seorang Bapak Tua menghampiri seseorang dan menegurnya, "Saya nyaris tidak mengenalimu lagi. Kau berubah banyak sekali. Rambutmu sudah lain. Kau kelihatan lebih pendek, sudah tidak pakai kacamata. Apa yang terjadi denganmu, Anwar!?"
"Tapi saya bukan Anwar!" jawab laki-laki yang ditegur.
"Luar biasa! Namamu pun sudah kau ganti juga rupanya!"
Dalam kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal mengenal antara guru dan murid.
Aksi Mogok Pekerja
Terjadi sebuah aksi mogok kerja di sebuah pabrik sepatu. Para pekerja menuntut kenaikan gaji. Setelah musyawarah dengan pimpinan perusahaan, para wakil pekerja setuju mengakhiri pemogokan.
Lalu mereka memasang pengumuman :
"Permintaan sudah dipenuhi. Kita akan bekerja lagi seperti biasa. Tapi dengan catatan, hanya membuat sepatu yang sebelah kanan. Sisanya kita buat setelah kenaikan gaji direalisasikan. Terima kasih."
Tanah Rot atau Tanah Lot
Pada suatu hari, sepasang turis lokal pergi berlibur ke Bali. Di sana mereka mengunjungi tempat-tempat wisata seperti, Ubud, Danau Batur dan Tanah Lot. Setibanya di Tanah Lot, Pasangan itu memperdebatkan sesuatu hal yang sepele.
Si suami berkata, "Menurut papan penunjuk arah di depan sana, tempat ini namanya Tanah Rot."
Namun si istri membantah, "Nggak, tempat ini namanya Tanah Lot"
"Tanah Rot!" kata si suami.
"Nggak, Tanah Lot!" bantah si istri lagi.
"Tanah Rot!"
"Tanah Lot!"
"Ta-rot!"
"Ta-lot!"
"TR!"
"TL!"
"Rot!"
"Lot!"
"Rot! Rot! Rot!" balas si suami.
"Lot! Lot! Lot!" balas istrinya.
"Ya, udah, daripada kita ribut, nah ... tuh ada orang berpakaian adatBali, kita tanya aja orang itu. Aku yakin dia tahu banyak akan tempat-tempat wisata di sini," kata si suami.
Lantas si suami bertanya kepada bapak tua yang berpakaian adat Bali tersebut. Katanya, "Pak,
numpang tanya, yach ... tempat ini namanya Tanah Rot atau Tanah Lot? sebab menurut papan penunjuk jalan itu, tempat ini namanya Tanah Rot, sedangkan di peta katanya tempat ini bernama Tanah Lot, karena menurut saya bapak ini orang Bali, jadi saya yakin kalo bapak tahu banyak akan tempat ini. Jadi yang benar namanya apa, Pak?"
"Namanya Tanah Rot", jawab si bapak tua.
"Tanah Rot, Pak?" Kata si suami seolah tidak percaya.
"Ya, benar," jawabnya lagi.
Lantas si suami berkata kepada istrinya, "Tuh kan ... aku bilang juga apa. Tanah Rot, ya, Tanah Rot!"
"Jadi bukan Tanah Lot, khan, Pak?", katanya kepada bapak tua tersebut.
"Bukan!"
"Wah, kalo begitu terima kasih banyak ya, Pak," kata si suami. "Kalo bukan karena bapak, mungkin kami di sini bisa berdebat seharian penuh mengenai hal ini. Sekali lagi terima kasih, Pak!"
"KEMBARI...," jawab si Bapak Tua sambil berlalu dari tempat itu
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'
HAPPY VALENTINE'S DAY
Buat yang merayakannya
Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
