salut deh buat yayank yang manis dan cantik ternyata seorang sexsiolog andal gak kalah sama Dr.Boyke 
sebagai seorang yang harus tahu tentang sex jadi ngfans nih sama ibu yayank.................sinta kemana yah...........salam juga deh 
----- Original Message -----
From: Y2nk
Sent: Wednesday, February 23, 2005 1:42 PM
Subject: e-ketawa :-) Relationship ;-) Pria Juga Punya Banyak Pilihan ber-KB......

Pria ber-KB?? kenafa tidak......boleh dunks..! ^_~

...../Y2nk

Upgrade your email with 1000's of cool animations

 

Hingga kini, wanita diketahui cenderung akrab pada alat kontrasepsi, dibandingkan pria. Kondisi ini disebabkan karena secara umum pria hanya mengenal karet KB atau kondom, atau vasektomi. Namun, pria cenderung memilih kondom sebagai kontrasepsi karena penggunanaan yang praktis dan tergolong ekonomis.

 

Padahal, saat ini alat kontrasepsi pria telah berkembang pesat, seiring perkembangan penelitian dan ilmu pengetahuan. Para ahli telah menemukan berbagai alat kontrasepsi untuk pria.

Seperti halnya, alat kontrasepsi wanita, alat kontrasepsi untuk pria juga dibagi atas 4 jenis, yaitu; hormonal, nonhormonal,  pembedahan dan cara alamiah. Namun apa pun alat kontrasepsinya, yang pasti harus disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing pasangan.

-

Kontrasepsi Hormonal
Alat kontrasepsi ini menggunakan hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh pria. Dikenal dua jenis penggunaan kontrasepsi hormonal;  pertama, kontrasepsi hormonal kombinasi, yaitu menyuntikkan 2 jenis hormon, androgen dan progesteron. Kedua, hanya menyuntikkan 1 jenis hormon, yakni androgen. Proses kerja keduanya mirip, fungsinya menekan pembentukan sel sperma. Padahal, untuk dapat membuahi sel telur dibutuhkan paling sedikit 20 ribu sel sperma. Dengan kontrasepsi metode ini maka cairan mani yang diproduksi ketika terjadi ejakulasi tidak mengandung sel sperma yang cukup untuk pembuahan.  

-
Kontrasepsi Nonhormonal

Kontrasepsi ini bisa digunakan dengan 3 cara, yaitu disuntikkan, diminum, atau penerapan fisik. Alat kontrasepsi ini terbagi menjadi 3 jenis:

Nonhormonal Chemicofarmaka --- Yaitu kontrasepsi nonhormonal yang terbuat dari bahan kimia. Penggunaannya, bisa dengan cara disuntikkan atau diminum. Efek yang diharapkan adalah menghalangi pematangan sperma. Bila pematangannya terganggu maka sperma terhambat melakukan perjalanan panjang membuahi sel telur.

Nonhormonal Phytofarmaka --- Yaitu kontrasepsi nonhormonal yang dibuat dari ramuan tumbuh-tumbuhan yang kemudian diminum. Efek yang diharapkan sama dengan chemicofarmaka. Kontrasepsi jenis ini sering ditemukan oleh masyarakat yang masih mengandalkan pengobatan tradisional. Misalnya kontrasepsi dengan makan/minum jamu, badeg tape, buah nanas muda, arang batok kelapa, air rendaman gambir, buah mengkudu, dan lain-lain.

 

Nonhormonal Fisik --- Bisa dilakukan dengan 3 cara; kondom, pemanasan, dan penutupan memakai polyester. Pertama, Kondom, yang terbuat dari karet yang sangat tipis dan relatif kuat, digunakan. Tujuannya agar ketika ejakulasi terjadi sperma tidak masuk ke dalam vagina. Kedua, dengan cara memanasi buah zakar. Pemanasan bisa dilakukan dengan uap air atau cahaya. Bila buah zakar ini dipanasi hingga 40-410 Celsius selama beberapa menit maka pertumbuhan sperma akan tertekan. Ketiga, buah zakar ditutup oleh polyester selama 24 jam secara terus menerus maka hal ini akan menekan pembentukan sperma. Bila sperma yang terbentuk hanya sedikit, maka kemungkinan pembuahan terjadi sangat kecil. Namun cara ini sudah jarang dilakukan oleh para pria karena berbagai alasan.

 

-

Pembedahan
Kontrasepsi ini dikenal sebagia vasektomi.
Dapat dilakukan dengan cara memotong atau mengikat saluran vasika,  atau bisa dengan memasukkan silikon sebagai penyumbat saluran vasika.

Cara ini disebut kontrasepsi mantap karena ketika memilih cara ini maka pria tidak akan menghasilkan sel telur lagi setelahnya. Pada prinsipnya, vasektomi menutup saluran sperma pada kantong zakar sebelah kanan dan kiri. Dengan begitu sperma tidak bisa keluar dan akan diserap lagi oleh tubuh tanpa efek apa pun. Meskipun tergolong operasi ringan, tindakan ini memerlukan bius untuk mengurangi rasa sakit dan harus dilakukan oleh dokter yang betul-betul terlatih.

-

KB Alamiah
Dikenal sebagai metode coitus interruptus (sanggama terputus) dan sistem kalender
adalah metode paling mudah juga paling digemari para pria meski risiko terjadinya pembuahan masih tinggi. Sanggama terputus dilakukan dengan menarik penis keluar dari saluran vagina sebelum ejakulasi. Sedangkan sistem kalender, artinya pria harus perpuasa melakukan hubungan seksual selama pasangan mengalami masa subur. Sebelum menjalankan metode ini, 3 bulan sebelumnya pasangan harus  lakukan pengamatan untuk mengetahui siklus haid yang akurat sambil berkonsultasi ke ahlinya. 

(Sumber : conectique.com)


 Dove 
Maniezz ;-)
Y2nk
[EMAIL PROTECTED]


Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.

HAPPY VALENTINE'S DAY
Buat yang merayakannya

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/




HAPPY VALENTINE'S DAY
Buat yang merayakannya

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/




Yahoo! Groups Links

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005

Kirim email ke