tinu masih report sama si adiguna katanya berkasnya udah di kejaksaan anang udah ndak nyiarin radio lage...beliau udah gabung jadi penari latar-e didi ngepot he..he...joking...............
tinu....mmmmmmmm iya...kemana tuh anak yak????? anang? nang elo dimane??? jawab dunk........... welkome mas Imans, semoga betah........ On Thu, 24 Feb 2005 12:33:49 +0700, Imans <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kulo nuwun kang Mahesa Jenar. > Kulo anggota baru. > Kang Jenar Tinu kok nggak nongol lagi ya kemana? > Kang Anang Penyiar radio po? > > > -----Original Message----- > From: Mahesa Jenar [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: 24 Februari 2005 11:16 > To: Milis Mrongos > Subject: e-ketawa :-) Gw lunch dolo yak...........siapa ngikut?????? > > kalow basi jangan dimakan...ntar saket peyut......... > > MEMBERI > ======= > > Seorang mantan lintah darat telah bertobat dan ingin membagikan > sebagian hartanya. Ia berkeluh kesah kepada seorang pendeta. > > "Pak Pendeta lihat rumahku penuh makanan dan pintuku terbuka lebar > tetapi tak ada tetangga yang mau datang. Padahal, aku yakin mereka > tidak punya persediaan makanan yang cukup di musin dingin ini." > > "Bagus sekali perbuatan saudara, tetapi lihatlah anjingmu itu." > > "Ya, ada apa dengan anjing saya, pak Pendeta?" > > "Ia selalu menjaga pintumu dan "tersenyum" kepada setiap orang yang > mau masuk, sehingga semua lari ketakutan melihat taringnya!!" > > MUKJIZAT > ======== > > Tersebar berita bahwa di sebuah Panti Jompo sering terjadi mukjizat. > Warga kota berbondong-bondong datang berkunjung sambil berharap dapat > menyaksikan mukjizat di panti jompo tersebut. Seorang kaya yang telah > berhari-hari menunggu di tempat itu hampir putus asa karena tidak ada > mukjizat apa pun, padahal ia sudah mengeluarkan banyak uang untuk > biaya penginapan. Dengan sedikit rasa dongkol, ia mengeluh kepada > seorang kakek, salah seorang penghuni panti jompo itu. > > "Kakek, sudah lama tinggal di sini?" > > "Sudah, Cu!" > > "Kakek pernah menglami mukjizat?" > > "Setiap hari!" > > "Ah, bagaimana mungkin? Kakek jangan bohong!" > > "Setiap kali saya bangun tidur, saya pasti mengalami mukjizat! Banyak > teman saya setelah tidur tidak bisa bangun lagi!" > > IMPAS !! > ======== > > Pada suatu sore, seorang tukang becak membeli bakso. > > Tukang becak : "Berapa bang semangkok ?" > Tukang bakso : "Seribu rupiah, mas." > Tukang becak : "Lima ratus saja, boleh 'kan ?" > Tukang bakso : "Boleh, tapi tidak pakai bakso .... mau ?" > Tukang becak : "Mau deh ...!" > > Hari selanjutnya, tukang bakso ingin pergi, lalu dia ketemu dengan si > tukang becak itu. > > Tukang bakso : "Mas ... ke pasar berapa ?" > Tukang becak : "Dua ribu rupiah." > Tukang bakso : "Seribu boleh ?" > Tukang becak : "Boleh!" > > Dalam perjalanannya, becak ini melewati jalan turunan yang curam. > Tetapi anehnya, tukang becak ini melaju dengan tenang saja, sedangkan > tukang bakso yang naik ketakutan. > > Tukang bakso : "Mas ... kok nggak direm sih?!!" > Tukang becak : "Si abang nawarnya 'kan seribu ya ... jadi nggak pakai > rem dong !" > > REBUNG > ====== > > Ada seorang turis yang datang jalan-jalan di Kota Manado, dia melihat > lihat Kota Manado bersama seorang pemandu wisata. > > Waktu jam makan siang tiba, turis ini dibawa masuk oleh pemandu wisata > ke salah satu rumah makan khas manado. Singkat cerita mereka berdua > memesan makanan yang mereka sukai, pemandu wisata ini memesan sayur > bambu muda (sayur rebung) yang dimasak pakai santan. > > Sementara mereka makan, pemandu wisata ini menawarkan sayur tersebut > ke turis tadi untuk mencobanya sambil menerangkan bahwa sayur tersebut > terbuat dari bambu yang masih muda. Turis ini pun mengambilnya. Saat > memakannya turis ini merasakan bahwa sayur itu enak sekali. > > Selesai mereka berdua makan, turis ini berkata kepada pemandu wisata, > "Wah ... orang Manado pintar masak sayur, ya! Bambu yang masih muda > saja sudah enak kalo dimasak, apalagi bambu yang sudah , ya!?" > > Pemandu wisata ini cuman tersenyum saja mendengar komentar turis tadi. > Tapi dalam hati dia berkata dalam logat manadonya yang kental, "Coba > jo ngana masak kong makang tu buluh yang so tua kalo enak he ... he > ... he ...." > > LAMPU MERAH, STOP!!! > ==================== > > Seorang pemuda, pengendara sepeda motor, sedang melaju dengan > kecepatan 180 km/jam melintasi jalan raya di tengah kota. Ketika ia > melihat di depannya ada sebuah perempatan, dan lampu pengatur LaLin- > nya menunjukkan warna kuning, iapun menambah gasnya, hingga pada waktu > lampu merah menyala, ia terus melaju tanpa berhenti. Akibatnya, sang > petugas, polisi LaLin, mengejar sang pemuda itu karena telah menerjang > Lampu merah. > > Beberapa lama kemudian, tertangkaplah sang pemuda itu oleh polisi yang > mengejarnya. Dan, polisi itu berkata, "Selamat siang, Mas!" > > "Selamat siang, Pak!", jawab si pemuda. > > "Mengapa Anda tidak berhenti ketika lampu merah tadi menyala? Anda > tidak tahu, apa artinya merah?" tanya sang polisi. > > "Berani, Pak!!" > > HAPPY VALENTINE'S DAY > Buat yang merayakannya > > Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ > CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ > Yahoo! Groups Links > > HAPPY VALENTINE'S DAY > Buat yang merayakannya > > Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ > CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ > Yahoo! Groups Links > > > > > -- --mJ --the truth will set you free, John 8:32-- HAPPY VALENTINE'S DAY Buat yang merayakannya Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
