nang, salam penutup lu tuh bikin orang ketawa aja... kalo lu yang posting, pasti langsung gue scroll ampe bawah, mo liat salam penutup lo. eh, ternyata sesuai dengan dugaan gue..
:-))) ----- Original Message ----- From: "Anang" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Heri" <[email protected]> Sent: Wednesday, April 20, 2005 4:08 PM Subject: e-ketawa :-) Buat para jomblo-ers "Virus free by ITP Scan Mail" > > hai para jomblo, bacalah kisah fiktip dibawah ini... > -------------------------------------------------------------------------- -------- > Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan > apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang > asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing. > > Tina: "Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa > berbagi waktu denganku." > > Peter: "kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita > berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang." > (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat) > > Tina: "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?" > > Peter: "Eh? permainan apaan?" > > Tina: "Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi > pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?" > > Peter: "baiklah... lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa > bulan ke depan." > > Tina: "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini > akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?" > > Peter: "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi > maen deh. katanya film itu bagus" > > Tina: "OK dech.... Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke > karaoke ya... > ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru." > > Peter : "Boleh juga..." > (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang > malam harinya) > > Hari ke 2: > Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, > suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa > hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli > sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina. > > Hari ke 3: > Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang > sahabat Peter. > Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli > sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di > foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai > berpegangan tangan untuk pertama kalinya. > > Hari ke 7: > Bermain bowling dengan teman-teman Peter. > Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. > > Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut. > > Hari ke 25: > Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. > Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan > bintang dalam pelukannya. > Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin > berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina > memandang langit, dan melihat bintang jatuh. > Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya. > > Hari ke 41: > Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. > Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul > dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter > terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup > lilin ulang tahunnya. > > Hari ke 67: > Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan > mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy > bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter. > > Hari ke 72: > Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. > Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. > Sang peramal hanya mengatakan "Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang" > > kemudian peramal itu meneteskan air mata. > > Hari ke 84: > Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. > Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. > Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil > berpegangan tangan, > merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. > > Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah > lagi. > > Hari ke 99: > Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan > sederhana. > Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota. > > 15:20 pm > Tina: "Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. " > Peter: "Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. > Kamu mau minum apa?" > Tina: "Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota > hari ini. Sebentar ya" > Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta > selalu macet. > > 15:30 pm > Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. > Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah > panik. Peter : "Ada apa pak?" > Orang asing: "Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan > itu adalah temanmu" > Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. > Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari > siang,tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol > minumannya. > Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. > Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. > Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan. > > 23:53 pm > Dokter: "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. > Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. > Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya." > Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia > segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat > tetapi terlihat damai. > Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina > dengan erat. > Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang > sangat dalam di hatinya. > Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. > Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya. > > Dear Peter... > ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. > Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. > Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, > tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. > Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. > Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi > sebelumnya. > Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa > memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan > pada bintang jatuh malam itu di pantai, > Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi > kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur > hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu. > > 23:58 > Peter: "Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati > saat meniup lilin ulang tahunku? > Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya. > Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah > 99 hari! > Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! > > Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku > kesepian! > Tina, Aku sayang kamu...!" > > Jam dinding berdentang 12 kali.... jantung Tina berhenti berdetak. > Hari itu adalah hari ke 100... > > > > PS: > Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat. > Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok. > Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan > pernah kembali lagi. > > > Demikian dari saya, mohon maaf kalau kata kata saya > terlalu sopan. maap, baru aja lulus dari pesantren. > -- > Cheers > Anang > > ARI LASSO - 08 Keajaiban Cinta > " Anyone who says that air is free is not a diver. " > > > > > > > Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ > CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ > Yahoo! Groups Links > > > > > > > Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
