Title: FW: (Ksehatan) Ketagihan onani

Subject: (Ksehatan) Ketagihan onani

Ketagihan onani



Banyak yang salah paham dengan onani. Ada yang beranggapan "kegiatan" itu dapat menyebabkan impotensi, kemandulan, sperma encer, sampai dengkul yang keropos. Kebingungan ini tentu berkaitan dengan kebiasaan di masyarakat, yang menangkal onani dengan menciptakan mitos yang kadang tak selalu tepat.

Kasus:

Saya pemuda berusia 23 tahun. Dan saya punya masalah yg cukup membingungkan. Hampir setiap hari saya melakukan onani, dan terkadang saya melakukannya bisa sampai 3 kali dan sehari. Jujur saja, saya sulit menghilangkan kebiasaan itu.

Yang ingin saya tanyakan, apakah kebiasaan onani terlalu sering seperti saya yang lakukan bisa mengakibatkan impotensi, dan apakah bisa mengakibatkan ejakulasi dini saat berhubungan seks?Dan faktor negatif apakah yang akan saya dapat, kalau saya tidak menghentikan kebiasaan buruk saya itu?

Mohon jawabannya, dan terimakasih banyak.

[EMAIL PROTECTED]

Jawab:

Masalah onani ini memang cukup membingungkan, apalagi bagi yang telah terbiasa melakukannya, sampai ketagihan. Beronani sampai tiga kali dalam satu hari menunjukkan betapa ketagihannya Anda, dan betapa besarnya hasrat seksual Anda. mengingat usia Anda yang cukup muda, barangkali hal itu dapat dimaklumi. Apalagi jika sekeliling kehidupan Anda selalu memunculkan berahi, yang pada akhirnya memacu Anda untuk menuntaskannya, ya melalui onani tersebut.

Dampak onani yang terlalu sering sebenanrya tidak ada. Tentu jika hal itu disertai dengan kondisi tubuh yang terjaga alias bugar. Jika konsumsi vitamin sangat tidak mencukupi, protein sedikit, tubuh sakit alias tidak bugar, dan Anda onani terus, jelas sangat berpengaruh pada kesehatan Anda. Karena, onani itu nyaris sama dengan melakukan hubungan seksual, yakni "membuang" energi yang cukup besar. Itulah sebabnya, sehabis berhubungan seks, biasanya tubuh terasa sedikit lelah dan mengantuk.

Tapi jelas, onani tidak akan membuat impotensi. Jika onani ini dilakukan terus, dengan frekuensi dan fantasi seksual tertentu, hal itu dapat membuat onani menjadi "ukuran ideal" kenikmatan seksual. Akibat terjauh adalah perasaan yang tak nikmat dikala melakukan hubungan seks yang sebanarnya. Banyak kasus bagi pelaku onani adalah perasaan, "kok lebih enak dengan onani daripada hubungan intim?" Nah, kondisi hal semacam itulah yang harus dihindari karena membuat hubungan seks menjadi hambar, ejakulasi dini terjadi, dan tak dapat memuaskan pasangan.

Sebenarnya sulit juga untuk menghentikan onani. Olahraga, mengisi kegiatan lain agar sibuk, akan sia-sia saja sepanjang tidak ada niat yang sungguh-sungguh dari Anda untuk benar-benar berhenti onani. Jadi, berhentilah jika memang Anda ingin berhenti, apalagi di usia Anda, sudah sangat tidak pantas onani itu menjadi kebiasaan.



:-P

Mau tebakan sama temannya?
Ketik TTH Kirim ke 3911 - IM3, Mentari, Matrix, ProXL, Telkom Fleksi
Rp. 1000,-/SMS

Ketawa dot Com - http://ketawa.com/
CV Global Intermedia - http://www.g-im.com/




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke