|
masih ingat kah di taman itu
saat kita bersdua lag makan siomay
ya di mega kuningan ku ingat saat itu
dan kita pun berjalan hingga mall amasador
waktu terus berjalan hingga tak terasa tahun pun mejelang
hingga akhirnya kau putuskan untuk kuliah
aku ingat kata2 mu , ros aku tak bisa seperti ini terus ,
kuingin berubah kuingin hidupku lebih berarti walau kini umurku . . .
kata itu terhenti dan akhirnya 28 tahun dan aku cewek ros . .
apakah aku masih bisa , aku hanya seoarang buruh pabrik yang . . .
tapi aku ingin punya arti di hdapan anakku kelak
seengak-engak nya aku seorang sarjana
nov' masih ingat kah yang pernah ku ucapkan padamu
tirulah orang amerika mereka tak pernah berpatokan pada umur
tapi bagaimana kita punya arti untuk umur kita , hingga kita tak membuatnya sia-sia
dan punya cerita untuk anak cucu kita nanti
waktu terus berjalan hingga kau putuskan untuk keluar kerja
dan serius kuliah dan benar ucapmu kala itu
tuhan tak akan membiarkan kita sengsara bila kita dekat dengan-Nya
kini di badan PBB itu kamu kerja suatu berkat tiada tara
kuliah , kerja dan masa depan dan anugrah tuhan adalah berkat tiada tara
kuingat saat itu ketika ku alami sama aku sempat menangis
ketika hanya dalam hitugan jam aku mendapatkan kerja yang baru
aku ingat ketika kabar PHK itu di layangkan padaku , tampak oleh ku bisa saja
namun ketika aku telah bekerja, aku jadi berfikir bagaimana aku bila tak seberuntung ini
ya tuhan terimakasih atas semuanya terimakasih hanya ini yang hambamu bisa panjatkan dalam setiap doa ku
kini seiring waktu semua itu telah sirna dan hanya jadi masa lalu
dan ku, kau terbelenggu oleh waktu dan lingkungan itu
kini ku hanya bisa ingat canda dan senyum mu serta tingkah manjamu
ku tahu aku hanya pantas jadi adikmu dan tak lebih dari itu
namun apah itu semua kan kau hapus tuk selamanya
hingga tak ada lagi masa lalu
|